- Wagub Jihan Dorong PJ91 Wujudkan Semangat Bersatu, Berbaur, dan Berdampak
- Lampung Resmi jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Petani Nelayan 2029
- Wabup Soroti Kerusakan WC dan Saluran Pembuangan di RSUD Batin Mangunang
- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
Wagub Jihan Dorong PJ91 Wujudkan Semangat Bersatu, Berbaur, dan Berdampak


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung,
Jihan Nurlela membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Purna Jambore Nasional
1991 (PJ91) dengan tema "Nengah Nyappur Dalam Aksi: Bersatu, Berbaur,
Berdampak", di Gedung Dekranasda Provinsi Lampung, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum berkumpulnya
kembali keluarga besar Purna Jambore Nasional 1991 dari berbagai daerah di
Indonesia sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam merumuskan
program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan0
- Bunda PAUD Provinsi Lampung Ajak IGTKI-PGRI Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Emas Lampung0
- Gubernur Mirza Dorong Guru TK Perkuat Komunikasi Bangun Mental Anak0
- Pemprov Lampung Perkuat Transparansi Pengadaan Melalui Digitalisasi dan E-Katalog0
- Nobar Piala Dunia 2026 di Lampung Disiapkan jadi Penggerak Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat0
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela
menyampaikan apresiasi atas terjaganya ikatan persaudaraan para purna peserta
jambore yang telah terbentuk sejak puluhan tahun lalu. Menurutnya, semangat
kebersamaan yang terus terpelihara hingga saat ini merupakan salah satu warisan
paling berharga dari Gerakan Pramuka.
Wagub Jihan menilai, pengalaman yang paling
membekas dari sebuah jambore bukan semata-mata lokasi kegiatan ataupun
rangkaian acaranya, melainkan hubungan persahabatan, kebersamaan, serta
nilai-nilai kehidupan yang tumbuh selama proses tersebut berlangsung.
"Ketika orang mengenang pengalaman
jambore, yang paling diingat biasanya adalah kebersamaan yang terjalin, sahabat
yang ditemui, dan pengalaman yang dijalani bersama. Itulah yang kemudian
menjadi ikatan kuat hingga puluhan tahun kemudian," ujar Wagub yang saat
ini juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka
Lampung.
Menurut Wagub, Rakernas PJ91 memiliki makna
yang lebih besar dibandingkan sekadar agenda organisasi. Pertemuan tersebut
menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan yang ditanamkan sejak Jambore Nasional
1991 masih terus hidup, dirawat, dan menjadi kekuatan yang menyatukan para
anggotanya hingga saat ini.
Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun para
peserta telah menempuh perjalanan hidup yang berbeda selama lebih dari tiga
dekade, semangat untuk tetap terhubung dalam satu keluarga besar tetap terjaga
dengan baik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai kepramukaan tidak
berhenti setelah seseorang menyelesaikan kegiatan jambore, melainkan terus
tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bekerja, bermasyarakat,
maupun mengabdi kepada bangsa.
Lebih lanjut, Wagub juga mengapresiasi tema
Rakernas tahun ini yang dinilai selaras dengan nilai budaya Lampung. Konsep Nengah
Nyappur, menurutnya, mengandung makna penting tentang kehadiran di tengah
masyarakat, membangun hubungan yang harmonis, menghargai keberagaman, serta
berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial.
Wagub menambahkan bahwa berbagai persoalan di
masyarakat sering kali dapat diselesaikan melalui semangat kebersamaan,
kepedulian, dan kemauan untuk saling mendengar serta membantu satu sama lain.
Oleh karena itu, budaya gotong royong harus terus dijaga sebagai kekuatan
sosial yang mendukung pembangunan daerah.
'Ketika ada masyarakat yang membutuhkan
bantuan, ketika lingkungan memerlukan perhatian, atau ketika generasi muda
membutuhkan pendampingan, yang dibutuhkan adalah kepedulian dan kemauan untuk
bergerak bersama," ucapnya.
Menutup arahannya, Wagub berharap Rakernas PJ91
mampu melahirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,
memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan partisipasi generasi muda, serta
mempererat persatuan dan persaudaraan yang telah terbangun selama puluhan
tahun.
"Saya percaya apabila semangat bersatu,
berbaur, dan berdampak terus dijaga, maka keluarga besar Purna Jambore Nasional
akan senantiasa menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang
harmonis, peduli, dan berdaya," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Purna Jambore
Nasional 1991 Teguh Santosa berharap Rakernas dapat menjadi ruang untuk
memperkuat silaturahmi sekaligus memperkokoh komitmen organisasi dalam
memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk
terus mewariskan nilai-nilai persatuan, persaudaraan, dan pengabdian kepada
generasi muda sebagai bagian dari semangat yang telah dibangun sejak Jambore
Nasional 1991.[MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)