- Jembatan Perintis Garuda di Desa Wates Mulai Dibangun
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda
- Pantau Pemilihan Kapekon Serentak, Bupati dan Wabup Pringsewu Tinjau TPS
- Pemkab Lampung Timur Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98
- Pemkab Lampung Barat Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 98
- Wabup Serahkan Bantuan Rp25 Juta untuk Korban Kebakaran di Pekon Balak
- Wabup Tekankan Pengawasan BBM dan Pemberantasan Narkoba
- Pesisir Barat Bekali Relawan PMI dengan Keterampilan Kemanusiaan
- Bupati Ikuti Rakor Lintas Sektoral, Pengawasan BBM Subsidi jadi Perhatian
- Polres Tanggamus Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98
Wabup Tekankan Pengawasan BBM dan Pemberantasan Narkoba

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Wakil Bupati Lampung
Barat, Drs. Mad Hasnurin, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Ketersediaan dan
Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Peredaran Narkoba yang dipimpin
langsung oleh Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Yustan Alpian, bersama jajaran
pejabat utama Polda Lampung melalui video meeting di Aula Rupatama Mapolres
Lampung Barat, Selasa (27/10/2026).
Rakor tersebut bertujuan memperkuat
koordinasi lintas sektor dalam mengawasi distribusi BBM, mencegah
penyalahgunaan BBM bersubsidi, serta meningkatkan upaya pemberantasan peredaran
gelap narkoba di Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Mad Hasnurin
menegaskan bahwa ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM menjadi perhatian
pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan
keberlangsungan aktivitas perekonomian.
Baca Lainnya :
- Bupati Dampingi Reses Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Kotaku di Pajar Bulan0
- Wabup Mad Hasnurin Lantik 72 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lambar0
- Bupati Lampung Barat Lantik 20 Pejabat Sterategis0
- Bupati Parosil Lepas 2000 Rider Peserta Adventure Trail Gas Lambar 10
- Bupati Parosil Serahkan Hibah Rp 70 Juta untuk Masjid Babussalam Mutar Alam0
“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat
berkepentingan memastikan distribusi BBM berjalan lancar, tepat sasaran, dan
dapat dijangkau masyarakat secara merata,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kabupaten Lampung Barat
memiliki 10 SPBU, terdiri atas empat SPBU reguler dan enam SPBU kompak atau
satu harga. Selain itu, keberadaan Pertashop turut membantu memperluas akses
masyarakat terhadap BBM.
Menurutnya, kondisi geografis Lampung
Barat yang didominasi wilayah pegunungan dengan jarak antarkecamatan yang cukup
jauh memerlukan perhatian khusus agar pasokan BBM tetap terjaga, terutama di
wilayah yang sulit dijangkau.
Karena itu, ia meminta agar memperkuat
koordinasi dengan Pertamina, pengelola SPBU dan Pertashop, serta aparat penegak
hukum untuk mengantisipasi keterlambatan pasokan sekaligus mencegah
penyalahgunaan BBM bersubsidi.
“Pengawasan harus ditingkatkan untuk
mencegah penimbunan dan penyaluran BBM yang tidak sesuai ketentuan. BBM bersubsidi
harus benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Pengelola SPBU juga perlu
menjaga kualitas pelayanan, transparansi harga, dan ketepatan takaran,”
tegasnya.
Mad Hasnurin juga menekankan pentingnya
pemetaan kebutuhan BBM di setiap kecamatan, disertai pelaporan dan evaluasi
berkala terhadap ketersediaan stok, realisasi penyaluran, serta berbagai
kendala distribusi di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu
pemerintah daerah dan pihak terkait mengambil tindakan cepat apabila terjadi kekurangan
pasokan.
Selain persoalan BBM, rakor tersebut
turut membahas penguatan upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba. Sinergi
antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh unsur terkait dinilai penting
untuk memutus mata rantai peredaran narkotika serta melindungi masyarakat dari
dampak penyalahgunaan narkoba.
Mad Hasnurin berharap, rakor tersebut
menghasilkan langkah konkret yang dapat dilaksanakan sesuai tugas dan
kewenangan masing-masing pihak, baik dalam menjaga ketersediaan BBM maupun memperkuat
pemberantasan narkoba.
“Melalui koordinasi
yang baik, kita berharap ketersediaan dan pemerataan distribusi BBM di Lampung
Barat dapat terus terjaga. Pada saat yang sama, upaya pemberantasan narkoba
harus diperkuat agar keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat tetap terpelihara,”
pungkasnya. [MFH/Diskominfo











