- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka
- Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah
- Peringati Harganas ke-33, Wabup Ajak PLKB Perkuat Peran Wujudkan Generasi Emas
- Festival Budaya Sekappung Limo Migo II Meriah Digelar
- Polsek Pugung Tangkap Residivis, Pelaku Pencurian Mesin Pompa Air Milik Warga
- Ari-Azad Juara Pertama Turnamen Gaple Kapolres Tanggamus Cup 2026
- Pemkab Turut Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 Bersama Polres Pesisir Barat
Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal

LAMPUNG BARAT, MFH,--Sekretaris Daerah (Sekda)
Kabupaten Lampung Barat Nukman meresmikan Pondok Pesantren Miftahurrohmah II di
Pekon Bahway, Minggu 28/6/2026. Peresmian dirangkai dengan Haflah Akhirussanah,
Khataman Juz Amma, dan Pengesahan Santri Baru Pagar Nusa Rayon Miftahurrohmah
II.
Dalam kesempatan itu, Sekda menyerahkan bantuan
ambal kepada pimpinan pesantren. Ia meminta pengelola pesantren memetakan arah
dan target jangka menengah.
“Pimpinan pondok pesantren harus menggambarkan
lokasi dan tujuan berdirinya. Harus ada target lima tahun ke depan agar arah
pembinaan jelas dan terukur,” kata Nukman.
Baca Lainnya :
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah0
- Bupati Parosil Mabsus Tegaskan Komitmen Antikorupsi0
- Bupati Imbau Warga Lambar Beri Data Jujur Saat Petugas Sensus Ekonomi Datang0
- Bupati Parosil dan Wakil Bupati Pesisir Barat Ramah Tamah dengan Pangdam XXI Radin Inten0
- Kunjungan Pangdam XXI Raden Intan, Bupati: 87 KDMP Berdiri di Lampung Barat 0
Sekda menegaskan pesantren harus mencetak
santri yang unggul di bidang agama dan pendidikan formal. Menurutnya, ijazah
sekolah formal penting agar lulusan pesantren memiliki jenjang yang setara
dengan lulusan sekolah umum.
“Jangan hanya pintar ngaji dan agama. Santri
juga harus pintar pendidikan formal, supaya punya ijazah. Dengan begitu,
lulusan pondok pesantren memiliki kesempatan yang sama dengan lulusan sekolah
formal lainnya,” ujarnya.
Nukman menyampaikan apresiasi atas kehadiran
Miftahurrohmah II. Ia menyebut pesantren memiliki peran strategis dalam
membangun sumber daya manusia di tengah perkembangan zaman yang semakin
kompleks.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,
saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya. Pesantren telah terbukti
melahirkan generasi yang kuat ilmu agama, matang akhlak, cinta tanah air, dan
menjaga nilai keislaman dan kebangsaan,” katanya.
Haflah Akhirussanah, menurut Sekda, bukan
sekadar seremoni. Ia menyebutnya momentum syukur atas keberhasilan santri
menempuh proses pendidikan dan pembinaan.
Pengasuh Pondok Pesantren Miftahurrohmah II
Abdul Habi Harianto menyambut baik arahan Sekda. Ia menyatakan pesantren berkomitmen
mengintegrasikan kurikulum diniyah dengan pendidikan formal.
“Kami ingin Miftahurrohmah II menjadi pusat
pembinaan umat yang rahmatan lil alamin dan melahirkan kader dakwah yang
berkualitas. Target kami lima tahun ke depan, seluruh santri mendapat pendidikan
diniyah sekaligus menempuh pendidikan formal berijazah,” kata Abdul Habi.
Ia menambahkan, pesantren akan terus menguatkan
aspek ilmu, akhlak, dan keterampilan agar santri siap menghadapi tantangan
zaman dan berkontribusi bagi Lampung Barat. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)