- Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM
- Wagub Jihan Dorong APINDO Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM di Lampung
- Dipimpin Langsung Kapolsek, Polsek Pulau Panggung Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat
- Sosialisasi Empat Pilar di Desa Bumirestu Dinilai Hanya Formalitas
- Jamnas XIV American Jeep di Lamsel, 850 Peserta Jelajahi Destinasi Pesisir dan Buka Peluang Ekonomi
- Komoditas Unggulan Lampung Tampil di Panggung Global
- Sekda Dorong Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui Evaluasi Sensus Ekonomi 2026
- Pisah Sambut di Mapolda Lampung, Bupati Lampung Barat Titip Harapan Keamanan
- Program Seragam Gratis Lambar Raih Validasi, Bupati Parosil Kantongi Nilai A
- Pelantikan Pengurus Risma Krui Selatan Warnai Pengajian BKMT di Balai Kencana
Program Seragam Gratis Lambar Raih Validasi, Bupati Parosil Kantongi Nilai A

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Langkah nyata dan berani
ditunjukkan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus. Ia menguji sendiri kebijakan
salah satu program unggulannya “Semua Bisa Sekolah” di hadapan dewan penguji
akademis Universitas Lampung (Unila).
Hasilnya spektakuler. Bupati Lampung Barat
meraih nilai A dalam seminar hasil tesis Magister Administrasi
Pendidikan FKIP Unila, Kamis (15/10/2026).
Di Ruang Sidang FKIP Unila, Parosil
mempresentasikan tesis Evaluasi Kebijakan Program “Semua Bisa Sekolah. Ia tidak
ragu menguliti programnya sendiri, khususnya pada komponen paling vital yakni
Bantuan Seragam Gratis.
Baca Lainnya :
- Bupati dan Wabup Lambar Sambangi Keluarga Korban Kebakaran di Pekon Balak0
- TP PKK Lampung Barat Gelar Aksi Cuci Tangan di SD Negeri Hantatai0
- Bupati Parosil Dukung Podcast IJTI untuk Promosikan Potensi Lampung Barat0
- Lepas Ketua PN Liwa ke Pacitan, Bupati Lampung Barat Sebut Ini Bukan Perpisahan0
- 22 Dokter Internship Diterjunkan ke Lampung Barat, Bupati Minta Bawa Inovasi Baru0
Dengan pendekatan ilmiah model Context, Input,
Process, Product (CIPP), penelitian itu mengukur dari hulu ke hilir. Mulai dari
kebutuhan masyarakat, kesiapan anggaran, proses penyaluran seragam gratis,
hingga dampaknya di lapangan.
Dari hasil kajian mendalam. Seragam, tas, dan
perlengkapan gratis terbukti efektif meringankan beban ekonomi keluarga. Namun,
Parosil Mabsus juga mengakui secara akademis bahwa penurunan angka putus
sekolah belum bisa diklaim sepenuhnya karena program ini.
“Karena tren penurunan sudah terjadi sebelumnya,”
kata Parosil Mabsus, Sabtu (16/10/206).
Berdasarkan hasil kajian mendalam tersebutlah
yang mendapat apresiasi dari penguji dan mengantarkan nilai A.
Lebih dari sekadar nilai, tesis ini melahirkan
rekomendasi emas untuk Pemerintah Lampung Barat. Validasi data anak tidak
sekolah yang lebih akurat, sistem deteksi dini anak rawan putus sekolah, serta
penguatan anggaran berkelanjutan.
Dengan adanya kajian mendalam terhadap salah
satu Program unggulan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Parosil mengklaim
bahwa ini membuktikan dirinya bukan tipe pemimpin yang anti-kritik.
Ia justru menjadikan
kebijakan seragam gratis sebagai objek riset ilmiah demi memastikan program itu
benar-benar sampai kepada yang berhak dan berkelanjutan. [MFH/Diskominfo]











