- Pemkab Pesibar Perkuat Pengelolaan Fiskal Melalui Rapat Tindak Lanjut Asistensi Kemendagri
- Teguhkan Komitmen, Berikan Yang Terbaik untuk Kabupaten Lampung Utara
- Bupati Cup Dorong Peningkatan Prestasi Petenis Lampung Utara
- Parade Mighul dan Pawai Budaya, Perkenalkan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara
- Bupati Ela Siti Nuryamah jadi Responden Perdana Sensus Ekonomi 2026
- Ratusan Anak Lamtim Tampilkan Karya, Bupati Ela: Mereka Adalah Masa Depan Daerah
- RSUD Pringsewu Canangkan Zona Integritas
- Sekda Pringsewu Ajak ASN Patuh Membayar Pajak Kendaraan Bermotor
- Wabup Agus Hadiri Gerakan Lampung Menanam dan Temu Kader Golkar di Tanggamus
- Respon Cepat Polsek Wonosobo Identifikasi Laporan Beruang Masuk Perkebunan Warga
Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir di Bandar Negeri Semuong

TANGGAMUS, MFH,-- Personel Polsek Wonosobo
turun langsung melakukan patroli dan monitoring debit air Sungai Way Banding di
wilayah Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, menyusul sempat
meluapnya aliran sungai hingga merendam permukiman warga, Senin (13/4/2026)
sore.
Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H.,
mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi
di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan.
“Kami melaksanakan patroli serta pengecekan
debit air Sungai Way Banding karena sebelumnya sempat meluap ke permukiman
warga,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko,
S.I.K., M.H., Selasa 14 April 2026.
Baca Lainnya :
- Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Pekon Kelungu0
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Balita Tenggelam di Kolam Penampungan0
- Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Pencurian Handphone di Way Gelang0
- Polsek Wonosobo Identifikasi Puting Beliung di Pekon Banyu Urip0
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi dan Evakuasi Penemuan Mayat di Pekon Tekad0
Kapolsek menjelaskan, luapan air terjadi di
sejumlah pekon, yakni Pekon Gunung Doh, Pekon Banding, dan Pekon Raja Basa.
Akibatnya, sekitar 20 rumah warga sempat tergenang air.
Menurutnya, meluapnya Sungai Way Banding diduga
akibat kiriman air dari wilayah Kecamatan Suoh, Lampung Barat, yang
meningkatkan debit air secara signifikan hingga melampaui batas normal.
“Air sempat masuk ke rumah warga, namun saat
ini debit air sudah mulai surut dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya luapan
susulan,” jelasnya.
Kesempatan itu Kapolsek mengimbau masyarakat
yang berada di sekitar aliran sungai untuk tetap waspada, terutama jika terjadi
hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu yang berpotensi memicu kiriman
air kembali ke wilayah hilir.
“Warga di sekitar sungai agar waspada saat
hujan di hulu. Jika ada kenaikan debit air, segera laporkan ke petugas,”
tandasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)