- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Hardiknas 2026: Momentum Teguhkan Semangat Bangun Pendidikan Nasional

PESAWARAN, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Pesawaran menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)
Tahun 2026 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (4/5/2026). Upacara berlangsung
khidmat dan diikuti oleh Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H., jajaran
aparatur pemerintah, insan pendidikan, serta peserta didik.
Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B.,S.E.,M.M., bertindak sebagai inspektur
upacara sekaligus membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dalam amanatnya, disampaikan
bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk merefleksikan
sekaligus meneguhkan kembali semangat membangun pendidikan nasional.
“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan bangsa,
membangun karakter, serta membentuk peradaban yang bermartabat,” demikian
kutipan pidato Menteri yang dibacakan Bupati.
Dalam amanatnya Bupati menyampaikan bahwa pendidikan merupakan kunci utama
dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan berdaya
saing, sejalan dengan visi pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta
Cita Presiden Republik Indonesia.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendidikan
Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
sebagai program prioritas. Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas
proses belajar sekaligus mencapai tujuan pendidikan nasional secara menyeluruh.
Untuk mendukung implementasi tersebut, pemerintah telah menetapkan lima
kebijakan strategis.
Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi
pembelajaran yang telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan pada tahun
2025.
Kedua, peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru melalui
pemberian beasiswa pendidikan serta penguatan program sertifikasi dan insentif
bagi tenaga pendidik.
Ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah
yang aman, sehat, dan nyaman, serta penerapan berbagai program pembiasaan
positif seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi,
numerasi, serta pengembangan bidang STEM dan evaluasi capaian akademik.
Kelima, perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata melalui berbagai
layanan pendidikan fleksibel, termasuk pendidikan jarak jauh, sekolah terbuka,
hingga penguatan pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus.
Baca Lainnya :
- Wabup Pesawaran Dampingi Tim Kementerian PUPR Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat0
- Diskominfotiksan Pesawaran Audiensi dengan Telkomsel0
- Ketua Tim Pembina Posyandu Pesawaran Tekankan Peran Keluarga Dalam Cegah Stunting0
- Bupati Nanda Indira Dorong Kesadaran Pajak untuk Perkuat Pembangunan Daerah0
- Pemkab Pesawaran Perkuat Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah0
Bupati menyebut bahwa upaya peningkatan mutu
pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan
kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, keluarga, masyarakat, hingga
media.
“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan berjalan optimal
tanpa didukung pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus,”
pungkasnya. [MFH/Diskominfotiksan Pesawaran]











3.jpg)