- Pemkab Pesibar Perkuat Pengelolaan Fiskal Melalui Rapat Tindak Lanjut Asistensi Kemendagri
- Teguhkan Komitmen, Berikan Yang Terbaik untuk Kabupaten Lampung Utara
- Bupati Cup Dorong Peningkatan Prestasi Petenis Lampung Utara
- Parade Mighul dan Pawai Budaya, Perkenalkan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara
- Bupati Ela Siti Nuryamah jadi Responden Perdana Sensus Ekonomi 2026
- Ratusan Anak Lamtim Tampilkan Karya, Bupati Ela: Mereka Adalah Masa Depan Daerah
- RSUD Pringsewu Canangkan Zona Integritas
- Sekda Pringsewu Ajak ASN Patuh Membayar Pajak Kendaraan Bermotor
- Wabup Agus Hadiri Gerakan Lampung Menanam dan Temu Kader Golkar di Tanggamus
- Respon Cepat Polsek Wonosobo Identifikasi Laporan Beruang Masuk Perkebunan Warga
Wabup Pesawaran Dampingi Tim Kementerian PUPR Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat

PESAWARAN, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Pesawaran bersama tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR) melakukan peninjauan calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan
Sidototo, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (1/5/2026). Peninjauan
ini menjadi langkah awal percepatan realisasi program pendidikan bagi
masyarakat berpenghasilan rendah di daerah tersebut.
Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H. turun langsung mendampingi
tim Kementerian PUPR bersama sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala
Bappeda, Plt. Kepala BPKAD, Kepala Dinas Sosial, Dinas Pertanahan dan
Lingkungan Hidup, Plt. Kepala Dinas PUPR, Kabag SDA, serta Sekretaris Camat
Gedong Tataan.
Dalam keterangannya, Wabup Antonius mengungkapkan bahwa rencana pembangunan
Sekolah Rakyat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Pesawaran
dengan Kementerian Sosial beberapa waktu lalu.
Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan lahan sebagai salah satu syarat
utama pembangunan. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih
9 hektare yang merupakan aset daerah, sementara kebutuhan minimal untuk
pembangunan Sekolah Rakyat sekitar 7 hektare.
“Lokasi ini kita nilai sangat potensial. Selain
untuk pembangunan Sekolah Rakyat, ke depan kawasan ini juga akan dikembangkan
sebagai ruang terbuka atau taman yang dapat dimanfaatkan masyarakat,”
tambahnya.
Wabup juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemenuhan
seluruh persyaratan administrasi dan teknis yang dibutuhkan oleh pemerintah
pusat. Dalam waktu dekat, Pemkab Pesawaran akan membentuk kelompok kerja
(Pokja) khusus untuk mengawal proses tersebut.
“Target kami, dalam bulan ini seluruh persyaratan seperti Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin),
dan dokumen pendukung lainnya dapat segera diselesaikan, sehingga usulan ini
bisa segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Sosial,” jelasnya.
Sekolah Rakyat yang direncanakan ini nantinya akan menampung sekitar 1.080
siswa yang berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 dalam Data
Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sebagai bagian dari upaya pemerataan akses
pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Baca Lainnya :
- Diskominfotiksan Pesawaran Audiensi dengan Telkomsel0
- Ketua Tim Pembina Posyandu Pesawaran Tekankan Peran Keluarga Dalam Cegah Stunting0
- Bupati Nanda Indira Dorong Kesadaran Pajak untuk Perkuat Pembangunan Daerah0
- Pemkab Pesawaran Perkuat Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah0
- Pemkab Pesawaran Gelar Rakor dan Halal Bihalal Kepala Desa0
Sementara itu, Pelaksana Prasarana Strategis
Wilayah Lampung, Arius Fedrinaldo, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil
peninjauan awal, lokasi yang diusulkan dinilai telah memenuhi kriteria teknis.
“Dari hasil peninjauan, lokasi ini sudah cukup ideal untuk pembangunan Sekolah
Rakyat. Selanjutnya akan dilakukan tahapan verifikasi lanjutan sesuai ketentuan
yang berlaku,” ungkapnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk terus
mendukung program nasional peningkatan akses pendidikan sekaligus mendorong
pemerataan pembangunan daerah. [MFH/Diskominfotiksan Pesawaran]











3.jpg)