- Lampung Resmi jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Petani Nelayan 2029
- Wabup Soroti Kerusakan WC dan Saluran Pembuangan di RSUD Batin Mangunang
- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
- Warga RT. 01 Dusun Serbajadi 2 Pemanggilan, Keluhkan Pembangunan SPAM
Gubernur Sambut Baik Pemaparan Pembangunan Lampung Barat yang Disampaikan Bupati Parosil Mabsus

BANDARLAMPUNG, MFH,-- Gubernur
Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik pemaparan pembangunan yang
disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus beserta jajaran Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat dalam kunjungan kerja di Ruang Kerja Gubernur Lampung,
Kantor Gubernur, Senin (2/3/2026).
Gubernur Mirza menegaskan komitmen
Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung pembangunan di daerah,
termasuk melalui program infrastruktur dan penguatan sektor pertanian.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati
Parosil menyampaikan sejumlah potensi dan kebutuhan strategis Lampung Barat
yang diharapkan dapat disinergikan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan MCSP KPK RI Tahun 20260
- Ketum Willys Lampung Community Henry Kurniawan Yuza Pimpin Pembagian Baksos di Beberapa Titik0
- Kolaborasi TP. PKK, DWP, dan OPD Lampung Bagikan 300 Paket Takjil Ramadan0
- Diguyur Hujan, Aksi Berbagi Takjil TP. PKK dan DWP Pemprov Lampung Tetap Disambut Antusias Warga0
- Polda Lampung Siapkan Delay System pada Arus Mudik- Balik Lebaran 20260
“Kami menyampaikan terima kasih
kepada Bapak Gubernur yang telah berkenan menerima kami. Program-program yang
kami jalankan sejauh ini telah searah dan berkolaborasi dengan kebijakan
provinsi,” ujar Parosil.
Salah satu agenda yang dibahas
yaitu kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan provinsi. Parosil menyampaikan
persoalan terkait jalan yang ada di tiga jalur utama penghubung Kabupaten
Lampung Barat – Kabupaten Tanggamus jalur Ulu Belu, kemudian jalur
Sukabumi–Suoh, dan jalur pusat kota Liwa menuju Kabupaten OKU Selatan.
Parosil juga menyampaikan terkait
rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung Barat. Yang berada di kawasan BBI
Hanakau, Kec. Sukau, Lampung Barat. Ia mengharapkan dukungan sehingga sekolah
rakyat tersebut bisa diwujudkan.
Di sektor ekonomi, Parosil meminta
dukungan terkait hilirisasi kopi. Lampung Barat sebagai salah satu sentra
produksi kopi di Lampung dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan
nilai tambah melalui pengolahan dan penguatan rantai pasok dari hulu hingga
hilir.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur
Mirza menyambut baik kunjungan dan paparan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung
pembangunan di daerah, termasuk melalui program infrastruktur dan penguatan
sektor pertanian.
Pembangunan Infrastruktur Jalan,
jelas Gubernur Mirza, diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mendukung
aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antar wilayah.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina
Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung dalam paparannya menyampaikan rencana
perbaikan sejumlah ruas jalan di Lampung Barat pada 2026, diantaranya Pekon
Balak–Suoh dengan alokasi anggaran Rp4,5 miliar, dan Suoh–SP Blok 9 sepanjang
sekitar 7 kilometer dengan anggaran Rp40 miliar.
Terkait Sekolah Rakyat, Gubernur
Mirza mendorong rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang rencanannya ada di
kawasan BBI Hanakau, Kec. Sukau, Lampung Barat.
Sekolah rakyat ini diharapkan
menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Adapun luasan lahan tersebut
berkisar 12 hektare. Saat ini masih tercatat sebagai aset Dinas Perkebunan, dan
digunakan untuk kegiatan pembibitan, sehingga pemanfaatan efektif diperkirakan
hanya sekitar 5 hingga 7 hektare.
Selain untuk Sekolah Rakyat, sebagian lahan juga direncanakan untuk mendukung
Koperasi Merah Putih.
Selain sektor pendidikan, juga
menyoroti pentingnya pengamanan habitat gajah di wilayah Lampung Barat.
Berdasarkan data pemerintah daerah,
terdapat sekitar 19 ekor gajah dengan jalur jelajah di wilayah Lampung Barat,
Tanggamus, dan Pesisir Barat.
Upaya mitigasi konflik antara
manusia dan gajah dinilai perlu diperkuat, Sehingga mampu menciptakan ruang
hidup dimana manusia dan gajah dapat hidup berdampingan secara damai,
mengurangi permusuhan warga terhadap gajah.
Gubernur Mirza juga mendorong
percepatan hilirisasi kopi. Lampung Barat dinilai sebagai salah satu sentra
produksi kopi di Lampung yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai
tambah melalui pengolahan dan penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir.
Optimalisasi komoditas kopi
diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat daya saing
produk daerah.
Kunjungan tersebut
diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi pembangunan antara
Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. [MFH/Adpim]











3.jpg)