- Bupati Buka Pelatihan Tata Kelola Desa untuk Dukung Koperasi Merah Putih
- Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 2026
- Pemprov Lampung Dorong Kesadaran Pajak Lewat Program Diskon PKB dan Penghapusan Denda
- Tersesat di Gunung Tanggang, Kapolsek Limau Pastikan Pendaki Ditemukan Selamat
- Wabup jadi Irup Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Tanggamus
- DiLaporkan Warga Lewat 110 Polri, Jaringan Peredaran Sabu di Palas Dibongkar Polisi
- ASDP Bakauheni Implementasikan Sterilisasi Pelabuhan dan Digitalisasi Sistem Parkir
- Anggaran 389 Juta Pakaian Dinas Harian dan Sipil Sekretariat DPRD Lamsel Tuai Sorotan
- Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan
- Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, GNTI Gelar Panen Raya Jagung di Pesawaran
Bupati Buka Pelatihan Tata Kelola Desa untuk Dukung Koperasi Merah Putih

TANGGAMUS LAMPUNG, MFH,-- Bupati Tanggamus Drs. H.
Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. membuka secara resmi Pelatihan Tata Kelola
Pemerintahan Desa dalam Mendukung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Provinsi
Lampung Angkatan III dan IV Tahun 2026 di Gedung Krakatau Balai Pemerintahan
Desa Provinsi Lampung, Selasa, 2 Juni 2026.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 84 peserta dari
Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu tersebut dihadiri Kepala Balai Pemerintahan
Desa Provinsi Lampung Satria Gunawan beserta jajaran, perwakilan Kementerian
Dalam Negeri, serta sejumlah pejabat dari Kabupaten Tanggamus.
Turut mendampingi Bupati Tanggamus, Asisten II
Setdakab Tanggamus Hendra Wijaya M, Plt Kadis Koperindag Bayu Mahardika, Kadis
PMD Arpin, dan Kabag Protokol Hendra Ferry.
Baca Lainnya :
- Tersesat di Gunung Tanggang, Kapolsek Limau Pastikan Pendaki Ditemukan Selamat0
- Wabup jadi Irup Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Tanggamus0
- Polsek Cukuh Balak Dibackup Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus Bekuk Pencuri Kabel PLN0
- Polsek Pulau Panggung dan Koramil Bongkar Gelanggang Sabung Ayam di Area Perkebunan Sinar Mancak0
- Polres Tanggamus Gelar Upacara Pemakaman Dinas Polri untuk Aiptu Putra Alam0
Peserta pelatihan terdiri dari kepala pekon dan lurah,
sekretaris pekon dan kelurahan, ketua BUMDes, serta ketua Koperasi Desa Merah
Putih dari Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu.
Dalam laporan panitia yang disampaikan langsung Kepala
Balai Pemerintahan Desa di Lampung, Satria Gunawan, M.M., bahwa
pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 Juni 2026 nanti.
Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan,
keterampilan, dan sikap aparatur pemerintahan desa dalam melaksanakan tata
kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, dan partisipatif guna mendukung
keberhasilan pendirian, pengelolaan, serta pengembangan Koperasi Desa Merah
Putih sebagai pilar kemandirian ekonomi desa.
Ia menjelaskan, peserta akan mendapatkan berbagai
materi terkait kebijakan pemerintah dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah
Putih, kebijakan pemerintah desa dalam mendukung koperasi, perencanaan
pembangunan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa, penyusunan peraturan
desa, strategi pengembangan koperasi, pengawasan koperasi, hingga penyusunan rencana
tindak lanjut pasca pelatihan.
Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menegaskan
bahwa keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya bergantung pada
ketersediaan modal, tetapi juga tata kelola pemerintahan desa yang baik,
bersih, dan akuntabel.
"Koperasi Desa Merah Putih adalah program
strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari desa. Kunci
suksesnya bukan hanya modal, tetapi tata kelola pemerintahan desa yang baik,
bersih, dan akuntabel," kata Saleh Asnawi.
Menurutnya, kepala pekon, sekretaris desa, pengelola
BUMDes, dan perangkat desa harus memiliki visi yang sama untuk mewujudkan desa
maju melalui koperasi yang sehat dan profesional.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menitipkan tiga pesan
penting kepada peserta pelatihan, yakni memahami seluruh regulasi pengelolaan
koperasi, mengutamakan semangat gotong royong dalam pengelolaannya, serta terus
berinovasi dengan memanfaatkan potensi unggulan desa masing-masing.
"Transparansi laporan keuangan itu wajib, bukan
pilihan. Jangan sampai niat baik membangun pekon justru menjadi temuan BPK atau
aparat penegak hukum," tegasnya.
Ia menambahkan, koperasi harus menjadi wadah ekonomi
yang benar-benar dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat desa.
"Lihat potensi desa masing-masing. Tanggamus
punya kopi dan pariwisata, sementara Pringsewu memiliki potensi ubi dan UMKM.
Jadikan koperasi sebagai motor untuk mengolah, mengemas, dan memasarkan produk
desa agar nilai jualnya meningkat," ujarnya.
Saleh Asnawi turut mengapresiasi Kepala Balai Pemerintahan
Desa Provinsi Lampung Satria Gunawan yang telah memfasilitasi kegiatan
tersebut. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan
sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang diperoleh di wilayah masing-masing.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati
Tanggamus secara resmi membuka pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan ini
mampu melahirkan pengelola pemerintahan desa dan koperasi yang profesional,
amanah, serta berdaya saing guna mewujudkan desa mandiri dan ekonomi kerakyatan
yang kuat. [MFH/Din/rils]











3.jpg)