- Polsek Kota Agung Identifikasi Kebakaran di Kelurahan Kuripan
- Pemkab Tanggamus Gelar Rakor Pengendalian Inflasi
- Wakapolres Tanggamus Sosialisasikan Aplikasi Andorid Siger Lampung Presisi
- Sekda Tedi Zadmiko Nobar Bersama Masyarakat Pesisir Barat
- Kominfo Lambar Paparkan Penguatan Layanan Digital dan Aplikasi Bakas
- Wakil Bupati Buka Bimtek Diseminasi Kebijakan Pendidikan 2026
- Wakil Bupati Serahkan Donasi untuk Pembangunan Kembali TPA Sunan Bonang
- Bupati Hamartoni Resmikan Masjid Al-Mursin Tuah
- Sekda Ahmad Hariyanto Dorong Penguatan Statistik Sektoral yang Berkualitas
- Triana Aprisia Tekankan Akuntabilitas Keuangan dan Optimalisasi Aset Daerah
2.300 Pelajar SD dan SMP Kota Metro Meriahkan Karnaval Sehat Hari Anak Nasional ke-42

METRO, MFH,-- Sebanyak 2.300 peserta didik
jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti
Karnaval Sehat dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kota
Metro, Minggu (19/7/2026). Kegiatan bertema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun
Masa Depan” itu dipusatkan di depan Rumah Dinas Wali Kota Metro.
Peserta berasal dari sekolah di bawah naungan
Pemerintah Kota Metro maupun Kementerian Agama. Mereka tampil semarak dengan
mengenakan beragam kostum, mulai dari pakaian adat, pakaian profesi, hingga
busana bertema kreativitas lainnya.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso,
mengapresiasi antusiasme ribuan peserta didik yang turut memeriahkan peringatan
Hari Anak Nasional melalui kegiatan tersebut.Menurutnya, Hari Anak Nasional
bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat
komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak, memberikan perlindungan, serta
memastikan setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, sehat,
cerdas, berkarakter, dan bahagia.
Baca Lainnya :
- Kota Metro jadi Magnet Atlet Renang Nasional 0
- Pemkot Metro Dorong Pembentukan Perpustakaan Khusus 0
- HUT ke-64 PWRI Metro Bagikan 1.500 Nasi Kotak dan Gelar Senam Bersama0
- Pemkot Metro Tegaskan Komitmen Benahi TPAS Karangrejo0
- Wali Kota Metro Serahkan Kunci Rumah Baru kepada Rudiyanto0
“Melalui kegiatan Karnaval Sehat ini, kita
tidak hanya mengajak anak-anak menerapkan pola hidup sehat dan aktif, tetapi
juga menanamkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, kreativitas, kecintaan
terhadap budaya, serta semangat gotong royong sejak usia dini,” ujar Bambang.
Ia menegaskan, pendidikan karakter harus
dimulai sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan baik tidak dapat dibentuk secara
instan ketika anak telah dewasa, melainkan harus ditanamkan sejak kecil melalui
peran aktif orang tua dan guru.”Kita sebagai orang tua dan guru harus terus
menanamkan, membiasakan, serta memberikan teladan dalam berbagai kebiasaan
baik, tanpa melupakan pentingnya mengajarkan konsekuensi atas setiap kesalahan
yang dilakukan anak,” katanya.
Bambang berharap Karnaval Sehat tidak hanya
menjadi ajang kebersamaan dan hiburan, tetapi juga menjadi media edukasi untuk
menanamkan pola hidup sehat, memperkuat karakter, melestarikan budaya daerah,
serta meningkatkan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa
Kota Metro tahun ini menerima sekitar 2.000 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)
dari Universitas Malahayati yang berasal dari lima fakultas. Para mahasiswa
akan ditempatkan di 22 kelurahan dan diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi
anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota Metro, Agus Muhammad Septiana, mengatakan Karnaval Sehat
merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-42 yang
diselenggarakan Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Rangkaian kegiatan berlangsung mulai 19 Juli hingga puncak peringatan Hari Anak
Nasional pada 23 Juli 2026.
Menurut Agus, Hari Anak Nasional menjadi
momentum penting untuk meningkatkan kepedulian seluruh elemen bangsa dalam
menjamin terpenuhinya hak hidup, hak tumbuh, hak berkembang, dan hak
berpartisipasi bagi setiap anak sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan.
“Dalam dunia pendidikan, momentum ini menjadi
sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan etika kepada
peserta didik. Kegiatan ini juga bertujuan mendorong pemerintah dan masyarakat
menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, serta bebas dari kekerasan,
eksploitasi, dan diskriminasi, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk
mengekspresikan pendapat, aspirasi, dan kreativitas mereka,” ujarnya.
Agus mengajak seluruh orang tua, keluarga, dan
masyarakat untuk terus bergandengan tangan melindungi hak-hak anak serta
memastikan mereka tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, kreatif,
dan berakhlak mulia. [MFH/Diskominfo Kota Metro]











3.jpg)