- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Sensus Ekonomi 2026 jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan Ekonomi Pesawaran

BANDAR LAMPUNG, MFH,--Badan Pusat
Statistik (BPS) Kabupaten Pesawaran menggelar Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026
(SE2026) dengan mengusung tema“Kolaborasi Pemerintah Daerah, Asosiasi, dan
Pelaku Usaha untuk Menyukseskan SE2026 di Kabupaten Pesawaran”. Kegiatan ini
berlangsung di Ballroom Hotel Horison, Bandar Lampung pada Selasa (9/12/2025).
Wakil Bupati Pesawaran Antonius
Muhammad Ali hadir membuka kegiatan tersebut didampingi Staf Ahli Bupati Bidang
Ekubang Zainal Abidin, Kepala Dinas Kominfotiksan Jayadi Yasa, serta sejumlah
kepala perangkat daerah terkait. Turut hadir Kepala Badan dan Bagian di
lingkungan Pemkab Pesawaran, jajaran BPS, pimpinan asosiasi usaha, serta pelaku
usaha dari berbagai sektor.
Kegiatan ini menghadirkan
narasumber dari lintas sektor, yakni Statistisi Ahli Madya BPS Pesawaran Maya
Narang Ali, Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP Pesawaran Muhammad
Dony Faliandra, Ketua Kadin Kabupaten Pesawaran Nurul Hidayah, dan perwakilan
media Dian Wahyu Kusuma selaku Pimpinan Redaksi Lampunggeh.
Baca Lainnya :
- Pesawaran Pertahankan Predikat Informatif Pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik0
- Bupati Tinjau Kerusakan Pasar Trikora Akibat Angin Kencang0
- Bupati Pesawaran Gelar Doa Bersama Lintas Agama0
- Bupati Nanda Indira Apresiasi Gerakan Lingkungan KOPRI PB PMII 0
- Pemkab Pesawaran Beri Apresiasi ASN Berprestasi dan Santunan untuk Purna Tugas0
Dalam sambutannya, Wakil Bupati
menyebut bahwa perubahan global dan pesatnya perkembangan teknologi menuntut
pemerintah untuk memiliki data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar
pengambilan kebijakan. Menurutnya, tanpa data yang berkualitas, arah
pembangunan mudah meleset, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran, dan proses
evaluasi menjadi tidak optimal.
Dalam konteks itulah Sensus Ekonomi
2026 hadir sebagai instrumen strategis. Sensus ekonomi yang dilaksanakan
setiap sepuluh tahun sekali merupakan landasan fundamental pembangunan ekonomi,
termasuk di Kabupaten Pesawaran untuk satu dekade ke depan.
Wabup mengajak seluruh pelaku
usaha. mulai dari usaha besar hingga mikro untuk memberikan data yang benar dan
berpartisipasi aktif agar hasil sensus dapat mencerminkan kondisi ekonomi
daerah secara objektif.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran,
berkomitmen mendukung seluruh tahapan pelaksanaan SE2026 dan memastikan
perangkat daerah terkait bersinergi dengan BPS.
"Data hasil sensus nantinya
akan dimanfaatkan dalam penyusunan kebijakan daerah, terutama dalam
meningkatkan kualitas pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat
Pesawaran," jelas Wabup Antonius.
Kepala BPS Pesawaran Gunawan Catur
Prasetyo, menyampaikan bahwa SE2026 menjadi instrumen penting untuk memotret
kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh, mulai dari usaha mikro hingga
perusahaan besar sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih
tepat dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini,
BPS Pesawaran berharap terbentuknya kolaborasi yang lebih kuat antara
pemerintah daerah, asosiasi usaha, pelaku usaha, media, dan masyarakat yang
diharapkan menjadi fondasi bagi kebijakan ekonomi yang lebih presisi dan
berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Statistisi Ahli Madya BPS
Pesawaran, Maya Narang Ali dalam paparannya menjelaskan bahwa sensus ekonomi
akan menyajikan data komprehensif yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah
maupun pelaku usaha.
“Dengan adanya sensus ekonomi,
pemerintah dapat membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran dan pelaku usaha
dapat memetakan peluang serta memahami tantangan usaha ke depan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut,
BPS Pesawaran juga memberikan penghargaan kepada Diskominfotiksan Pesawaran
sebagai Satuan Kerja (Satker) paling kooperatif dalam penyampaian data tahun
2025. Penghargaan serupa diberikan kepada PTPN VII Way Berulu, Lampung Marriott
Resort & Spa, Perumdam Pesawaran, PT WIKA Beton Pabrik Lampung, dan DPMPTSP
Pesawaran yang dinilai konsisten dan tepat waktu dalam penyediaan data.
[MFH/Diskominfo Pesawaran]











3.jpg)