- Pemprov Lampung Dukung Penuh Pemberantasan Narkotika
- Sinergi BPJS Kesehatan dan Baznas Lampsel, Jamin Kesehatan Fakir Miskin Desil 1
- BPSDMD Provinsi Lampung Gelar Webinar SIGER BANGKOM Seri #12
- Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Festival Literasi Lampung 2026
- Dinas Kominfo Lampung Timur Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Pemkab Lampung Timur Gandeng Bulog untuk Perkuat Ketahanan Pangan
- Sekda Kota Metro Tekankan Disiplin, Penguasaan Aturan, dan Marwah Satpol PP
- Perbaikan 17 Ruas Jalan Segera Dimulai, Perkuat Infrastruktur Melalui Kerja Sama dengan PT SMI
- Sinergi dengan BAZNAS RI, Lampura Siapkan Implementasi Program Prioritas untuk Masyarakat
- Uji Coba Sukses, Bupati Optimis Kembangkan Bawang Putih Grade A
Sekda Kota Metro Tekankan Disiplin, Penguasaan Aturan, dan Marwah Satpol PP

METRO, MFH,-- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota
Metro, Dr. Ahmad Hariyanto, memimpin apel pagi di lingkungan Satuan Polisi
Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro. Dalam kesempatan tersebut, Sekda
menegaskan pentingnya disiplin, penguasaan peraturan perundang-undangan, serta
menjaga marwah dan wibawa Satpol PP sebagai garda terdepan penegakan peraturan
daerah.
Pada apel yang berlangsung penuh keakraban itu,
Ahmad Hariyanto mengungkapkan bahwa dirinya sengaja memilih Satpol PP sebagai
lokasi apel guna mempererat silaturahmi sekaligus mengenal lebih dekat seluruh
jajaran Satpol PP Kota Metro pasca dirinya dilantik sebagai Sekretaris Daerah.
“Pagi hari ini sengaja saya mengambil tempat di
sini. Pertama, karena bertugas sebagai pejabat baru Sekretaris Daerah, saya
harus mengenal dengan Bapak Ibu sekalian, seluruh anggota Satpol PP Kota
Metro,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Dinkes Metro Tegaskan Penanganan TBC di Sekitar TPAS Karangrejo Sesuai Standar0
- Sekda Metro Dorong Percepatan PAD dan Mutasi Kendaraan0
- Pemkot Metro Gelar Gebyar Senam LLI0
- TPAKD Kota Metro Tembus Penilaian Nasional0
- Pemkot Metro Rencana Hibahkan Lahan untuk Pembangunan Fasilitas Kementerian Haji0
Saat memimpin apel, ia menegaskan bahwa Satpol
PP merupakan identitas pemerintah daerah dalam pelaksanaan penegakan peraturan
daerah yang menjadi landasan dalam menjalankan pembangunan, tata kelola
pemerintahan, hingga peningkatan perekonomian masyarakat.
“Semua itu tentunya dilandasi dengan peraturan
perundang-undangan. Ada Undang-Undang Dasar 1945, undang-undang, peraturan
pemerintah, peraturan presiden, peraturan daerah, peraturan wali kota, hingga
surat keputusan wali kota. Itu yang harus kita pahami,” tegasnya.
Ahmad Hariyanto mengingatkan, sebagai perangkat
daerah yang mengampu penegakan peraturan, Satpol PP wajib memahami hierarki dan
menguasaan terhadap peraturan perundang-undangan agar penegakan perda dapat
berjalan optimal di Kota Metro.
“Setiap kita bekerja, setiap kita melakukan
kegiatan, terutama dalam penegakan peraturan daerah, SOP adalah salah kunci
utama kita. Karena kalau kita melanggar SOP, artinya apa yang kita lakukan itu
ada kesalahan prosedur atau kesalahan administrasi,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyebut Kota Metro merupakan
kota yang berkembang sangat dinamis. “Apalagi di era teknologi informasi saat
ini, setiap peristiwa dapat dengan cepat diketahui masyarakat luas hanya dalam
hitungan detik, “ungkapnya
Karena itu, Ahmad Hariyanto meminta seluruh personel
Satpol PP untuk selalu menjadikan aturan dan landasan hukum sebagai dasar dalam
setiap pelaksanaan tugas dengan tetap menjaga nama baik institusi dengan
menjunjung tinggi tagline Praja Wibawa.
“Kita harus memiliki nama dan menjaga wibawa
sesuai dengan tagline Satpol PP, yakni Praja Wibawa. Tagline tersebut bukan
sekadar slogan, melainkan cerminan jati diri setiap anggota Satpol PP. Artinya,
marwah, kehormatan, dan kewibawaan itu harus melekat dalam setiap sikap,
perilaku, dan pelaksanaan tugas di lapangan. Karena tanpa marwah dan wibawa,
kehadiran Satpol PP tidak akan dihormati maupun dipandang oleh masyarakat
sebagai penegak peraturan daerah yang profesional dan berintegritas,” ujar
Ahmad Hariyanto, saat menyampaikan amanah, Rabu (29/07/2026).
Menurutnya, marwah dan wibawa dapat dibangun
melalui kedisiplinan, penguasaan aturan, pelaksanaan tugas sesuai prosedur,
serta keberanian dalam menegakkan kebenaran.
“Kalau kita benar, kita harus berani. Berani
karena benar, takut karena salah,” tegas Ahmad Hariyanto.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya
kemampuan personel dalam membaca situasi dan melakukan mitigasi terhadap
berbagai potensi gangguan ketertiban dengan memetakan jumlah massa, tujuan
aksi, hingga menentukan kebutuhan personel dan langkah strategis yang
diperlukan.
“Semua itu harus direncanakan. Tanpa
perencanaan yang jelas, kita akan selalu gagap dalam menghadapi setiap
permasalahan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda turut
menyampaikan sejumlah penataan yang tengah dilakukan di lingkungan Sekretariat
Pemerintah Kota Metro, salah satunya dengan menyiapkan ruang penerima tamu
khusus di Kantor Wali Kota Metro.
Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan
kenyamanan bekerja sekaligus memperkuat pengawasan terhadap tamu yang datang.
“Nantinya semua tamu akan menggunakan ID card dan meninggalkan identitas,”
jelasnya.
Selain menyampaikan arahan terkait kedinasan,
Ahmad Hariyanto juga mengajak seluruh anggota Satpol PP untuk meningkatkan
kewaspadaan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah
masyarakat, mulai dari tekanan ekonomi, penyalahgunaan narkoba, hingga
pergaulan bebas di kalangan generasi muda.
“Tolong jaga anak-anak kita dan keluarga kita.
Tantangan kehidupan saat ini semakin kompleks, sehingga peran keluarga menjadi
benteng pertama dalam membentuk karakter dan melindungi generasi muda. Kalau
sudah terjerumus dalam narkoba, semuanya bisa hancur. Karena itu, kuncinya ada di
lingkungan keluarga. Jangan pernah menjauhi anak-anak kita, tetapi dampingi,
awasi pergaulannya, bangun komunikasi yang baik, dan tanamkan nilai-nilai
positif sejak dini agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat
merusak masa depan,” pesan Ahmad Hariyanto.
Disisi lain, Ahmad Hariyanto juga mengajak
seluruh jajaran untuk saling menguatkan dan menjaga kekompakan sebagai satu
keluarga besar Satpol PP.
“Kita juga harus menjaga jiwa korsa dan ke
kompakan yang menjadi modal penting dalam menjalankan tugas pelayanan kepada
masyarakat. Satu sakit, kita kena semua. Jangan ketika ada orang susah, kita
tertawa di belakang. Kita gandeng tangannya, kita rangkul, kita kuatkan. Itu
namanya jiwa korsa,” tuturnya.
Di akhir arahannya, Sekda mendorong Satpol PP
untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku
kepentingan, baik dengan TNI, Polri, Dishub, maupun masyarakat.
Ia meyakini seluruh pekerjaan pemerintahan
tidak dapat dilaksanakan secara sendiri-sendiri.“Semua pekerjaan itu harus
dilaksanakan secara bersama-sama dari sisi-sisi yang berbeda. Kolaborasi. Kita
tidak bisa kerja sendiri,” katanya.
Menutup sambutannya, Ahmad Hariyanto kembali
mengingatkan bahwa Satpol PP merupakan wajah Pemerintah Kota Metro di tengah
masyarakat.
Oleh karena itu, penegakan peraturan daerah
harus dilakukan secara humanis dan adaptif terhadap perkembangan zaman. “Pol PP
ini adalah tampak mukanya Pemerintah Kota Metro. Silakan melakukan penegakan
peraturan daerah, tapi dengan cara yang santun. Pemerintahan itu dinamis,
permasalahannya juga semakin kompleks, maka kita harus mampu beradaptasi,”
pungkasnya. [MFH/Diskominfo Kota Metro]











3.jpg)