- Wagub Jihan Kukuhkan Paskibraka Lampung 2026
- Pemkab Pesawaran Perkuat Penyusunan APBD 2027 Melalui Peluncuran SATSET RKA
- Wabup Pringsewu Buka Perkemahan PTA dan Ujian SKU Pramuka Penegak Calon Bantara
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan
- Bupati dan Wakil Bupati Lamtim Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI
- Pemkot Metro Dorong Perempuan Perkuat Literasi Keuangan
- Pemerintah Kota Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2026
- Bupati Parosil Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Pekon Way Sindi Utara
- Festival Nyambai 2026 Resmi Digelar di Bumi Lebu Tenumbang
Polsek Sumberejo Identifikasi Penemuan Bayi Perempuan di Lubang Bekas Septic Tank

TANGGAMUS, MFH,-- Personel Polsek Sumberejo
Polres Tanggamus melakukan identifikasi temuan seorang bayi perempuan yang
ditemukan warga di dalam lubang bekas septiteng sedalam kurang lebih tiga meter
di Dusun Sriwidodo, Pekon Wonoharjo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus,
Senin (29/12/2025) malam.
Kapolsek Sumberejo Iptu Zulkarnain mengatakan,
bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 23.30 WIB dalam kondisi hidup,
diperkirakan baru berusia satu hari dan masih menempel ari-ari.
Setelah menerima laporan dari masyarakat,
petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal
bersama pihak medis.
Baca Lainnya :
- Kapolres Tanggamus Amankan Pilkakon PAW Tiuh Sinar Jawa dan Memon0
- Kapolres Tanggamus Serahkan Bingkisan dan Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru0
- Polsek Wonosobo Razia Balap Liar0
- Gerak Cepat Pamapta III Polres Tanggamus Tangani Pria Tergeletak di Jalan Batu Kramat0
- Kapolsek Kota Agung Takziah ke Rumah Duka Warga Pekon Kedamaian0
“Begitu menerima informasi, anggota langsung ke
TKP untuk mengamankan dan memastikan kondisi bayi. Bayi ditemukan di dalam
lubang bekas septiteng dan berhasil diselamatkan,” kata Iptu Zulkarnain
mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa
(30/12/2025), pagi.
Kapolsek menjelaskan, penemuan bayi bermula
saat seorang warga setempat, Mardiansah (32), mendengar suara lirih menyerupai
suara kucing dari arah belakang rumahnya ketika hendak mengambil minum di
dapur.
Karena curiga, saksi menelusuri sumber suara
tersebut dan mendapati suara berasal dari dalam lubang bekas septiteng.
“Setelah dipastikan suara tersebut adalah suara
bayi, saksi segera meminta pertolongan warga sekitar dan mengevakuasi bayi dari
dalam lubang,” jelasnya.
Usai dievakuasi, bayi langsung dibersihkan oleh
warga dan mendapatkan pertolongan pertama dari bidan desa Pekon Wonoharjo.
Dari hasil pemeriksaan awal, bayi perempuan
tersebut mengalami memar di bagian lutut kiri, lutut kanan, serta pada bagian
hidung.
“Alhamdulillah kondisi bayi saat ini stabil dan
dalam perawatan bidan desa. Kami terus melakukan pemantauan,” tegasnya.
Ditambahkan Kapolsek, pigaknya juga melakukan
olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa satu
lembar kain sarung yang digunakan untuk membungkus bayi.
Kapolsek menegaskan, pihaknya saat ini tengah
melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta motif
dugaan penelantaran.
"Kami mengimbau masyarakat yang memiliki
informasi terkait orang tua bayi tersebut agar segera melapor ke Polsek maupun
Bhabinkamtibmas atau dapat menghubungi layanan 110," tandasnya.
[MFH/Din/rils]











3.jpg)