- Wagub Jihan Kukuhkan Paskibraka Lampung 2026
- Pemkab Pesawaran Perkuat Penyusunan APBD 2027 Melalui Peluncuran SATSET RKA
- Wabup Pringsewu Buka Perkemahan PTA dan Ujian SKU Pramuka Penegak Calon Bantara
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan
- Bupati dan Wakil Bupati Lamtim Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI
- Pemkot Metro Dorong Perempuan Perkuat Literasi Keuangan
- Pemerintah Kota Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2026
- Bupati Parosil Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Pekon Way Sindi Utara
- Festival Nyambai 2026 Resmi Digelar di Bumi Lebu Tenumbang
Polsek Pulau Panggung Identifikasi Temuan Jenazah Petani di Persawahan Pekon Tekad

TANGGAMUS, MFH,-- Seorang pria
lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan Pekon Tekad Blok IV,
Kecamatan Pulau Panggung, Selasa (9/12/2025) siang.
Usai menerima laporan, Polsek Pulau
Panggung Polres Tanggamus langsung langsung menuju lokasi bersama tim medis.
Kapolsek Pulau Panggung AKP
Jumbadio, S.H., mengatakan, penemuan jenazah terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.
Baca Lainnya :
- Kapolres Tanggamus Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Kali Bego0
- Polsek Sumberejo dan TNI Tingkatkan Patroli Gabungan0
- Tekab 308 Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curat yang Beraksi di Kuripan0
- Siapkan Nataru, Sat Lantas Polres Tanggamus Gelar Rakor Forum Lalu Lintas0
- Polsek Pulau Panggung Ungkap Dua Kasus Curanmor, Tiga Tersangka Ditangkap0
"Korban diketahui bernama
Bambang Budiono (65), warga Pekon Tekad Blok III," kata AKP Jumbadio
mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Kapolsek menjelaskan, sebelum
ditemukan meninggal dunia, korban keluar rumah sekitar pukul 06.00 WIB tanpa
memberi tahu keluarga.
Pihak keluarga yang curiga korban
tak kunjung pulang, mencoba mencari karena korban dalam kondisi sakit stroke
ringan dan sering linglung.
Keluarga juga menyebarkan informasi
melalui media sosial untuk meminta bantuan apabila ada yang melihat.
Penemuan jenazah bermula ketika
saksi bernama Ilham (12), pelajar setempat, hendak pulang dari sekolah dan
melihat tubuh seseorang dalam posisi terlentang di area sawah dekat irigasi.
"Ilham kemudian berlari
memberi tahu saksi lain, Epan Hadiansyah (35), yang selanjutnya melaporkan
kejadian itu ke Polsek Pulau Panggung," jelasnya.
Kapolsek menyebut hasil olah TKP
dan pemeriksaan awal mengarah terpeleset saat melintasi irigasi.
Dugaan sementara, korban terpeleset
saat berjalan di atas irigasi dan jatuh ke sawah sedalam sekitar satu meter.
Hal itu juga sesuai pemeriksaan
medis yang menemukan luka memar di bagian belakang kepala serta luka lecet pada
paha kiri.
"Kepala korban membentur batu
di dekat saluran air sehingga menyebabkan luka fatal tanpa ada yang melihat,”
ungkapnya.
Hasil pemeriksaan medis dari
Puskesmas Pulau Panggung menguatkan dugaan tersebut.
Pihak keluarga mengikhlaskan dan
menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan.
“Keluarga sudah membuat surat
pernyataan untuk tidak dilakukan tindakan autopsi dan jenazah diserahkan kepada
pihak keluarga,” tandasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)