- Pemprov Perkuat Tata Organisasi Wujudkan Pemerintahan Efektif dan Berintegritas
- 2.038 Mahasiswa Baru Didorong Siapkan Kompetensi Dunia Kerja
- Pesta Rakyat Batanghari Meriah, Bupati Ela Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan
- Plt. Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Modal Pembangunan
- Kejuaraan Pencak Silat Piala Ketua IPSI Lampung Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Kapolda dan Bupati Tanam Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional
- Karnaval Budaya Nusantara Pesisir Barat Meriah
- Bupati Saleh Asnawi Lepas Karnaval Budaya HUT ke-81 RI di Kota Agung
- Meriah !!! Sehari Kantor Kemenag Bandar Lampung jadi Panggung Kemerdekaan
- Dari Tumpeng hingga Estafet Kelereng, DWP Kemenag Bandar Lampung Semarakkan HUT RI
Polri-TNI Terus Lakukan Penanganan Banjir Donggala
Akses Jalan Mulai Dibuka dan Pembersihan Rumah Warga Digencarkan

DONGGALA, MFH,-- Memasuki hari
keenam pascabencana banjir bandang di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah,
personel gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait terus melakukan upaya
penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.
Pada Jumat (16/1/2026), bertempat di
Kecamatan Tanantovea dan Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, ratusan personel
gabungan kembali diterjunkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan penanganan
bencana, mulai dari pembersihan lingkungan, perbaikan infrastruktur, hingga
pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan diawali dengan apel
pengecekan personel yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Donggala AKP Wakhidin,
S.H. Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel yang tergabung dalam Satuan
Tugas Penanggulangan Bencana.
Baca Lainnya :
- Pamapta Polres Tanggamus dan Tim Patroli Presisi Sambangi Sejumlah Poskamling0
- Mengaku Berpangkat Bripka, Polisi Gadungan di Tubaba Diamankan Sipropam0
- Rakorwas Lampung 2026 Dibuka, Wagub Jihan Dorong Paradigma Baru Pengawasan Pemerintah0
- Musrenbang Kelurahan Purwosari Tegaskan Arah Pembangunan Berbasis Prioritas 0
- Pemkot Metro Fokus pada Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat0
Selanjutnya, personel gabungan
melaksanakan tugas sesuai pembagian sektor kerja. Di antaranya melakukan
pembersihan lanjutan rumah warga terdampak di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan
Labuan, pemasangan jembatan gorong-gorong untuk membuka kembali akses menuju
Desa Labuan Lumbubaka, serta pembersihan hunian tetap (huntap) I dan II di Desa
Wani Lumbupetigi, Kecamatan Tanantovea.
Kapolres Donggala AKBP Angga
Dewanto Basari, S.I.K., M.Si., juga turun langsung melakukan survei lokasi guna
memastikan proses pembangunan jembatan gorong-gorong dapat berjalan cepat dan
tepat sasaran.
Dalam kegiatan penanganan ini,
total personel yang terlibat meliputi 92 personel Polres Donggala, 102 personel
Sat Brimobda Sulteng, 30 personel TNI AD, 25 personel BPBD Kabupaten Donggala,
serta tim kesehatan dari Bid Dokkes Polda Sulteng.
Berdasarkan data terbaru, sejumlah
wilayah di Kabupaten Donggala masih terdampak cukup signifikan. Total
keseluruhan dampak bencana hingga 14 Januari 2026 meliputi 4 unit rumah hanyut,
268 rumah tergenang air, 8 rumah rusak, serta 134 kepala keluarga atau 1.093
jiwa terdampak.
Selain itu, tercatat 10 unit
jembatan rusak, 1 sekolah, 1 masjid, 3 ruas jalan raya, dan 1 kantor KUA turut
mengalami dampak akibat banjir bandang tersebut.
Meski status tanggap darurat
bencana telah berakhir pada 15 Januari 2026, penanganan bencana tetap
dilanjutkan melalui Operasi Aman Nusa II hingga 17 Januari 2026 guna memastikan
proses pemulihan berjalan optimal.
Kabag Penum Ropenmas Divhumas Polri
Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan
jajaran Polda Sulawesi Tengah merupakan wujud kehadiran negara di tengah
masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Polri bersama TNI dan instansi
terkait terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan pascabencana di
Kabupaten Donggala. Fokus utama saat ini adalah membuka akses jalan yang
terputus, membersihkan rumah warga, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat
terpenuhi,” ujar Kombes Pol Erdi dalam keterangannya.
Ia menegaskan, keterlibatan
personel di lapangan bukan hanya untuk membantu pemulihan fisik, tetapi juga
membangun kembali rasa aman dan optimisme masyarakat.
“Kegiatan kerja bakti dan
penanganan bencana ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap
masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga diharapkan mampu meringankan beban
korban sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.
Dalam rencana tindak lanjut, Satgas
Penanggulangan Bencana akan melanjutkan pembuatan jembatan gorong-gorong menuju
Desa Labuan Lumbubaka, melakukan pembersihan lanjutan rumah warga, mengerahkan
mobil AWC untuk distribusi air bersih, serta memberikan pelayanan kesehatan
bagi masyarakat terdampak.
Hingga saat ini, situasi keamanan
dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah dilaporkan
tetap dalam keadaan aman dan terkendali.
“Polri memastikan seluruh rangkaian
penanganan bencana berjalan dengan baik dan terkoordinasi. Kami akan terus
hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih,” tutup Kombes
Pol Erdi.
Dengan kerja keras dan sinergi
seluruh pihak, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala
dapat berlangsung cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal
seperti sedia kala. [MFH/Din/rils]











3.jpg)