- Aksi Nyata HUT ke-25 Demokrat di Lamsel: Gelar Bersih Pantai dan Tanam Pohon di Batu Rame
- Sinergi KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Dorong Penyelesaian Persoalan Pertanahan
- Wagub Jihan Serahkan Remisi HAN 2026 kepada 45 Anak Binaan
- Peringati Hari Anak Nasional, Batin Wulan Kunjungi LPKA dan Salurkan Bantuan
- Bupati Pringsewu Hadiri Rakor Optimalisasi Kerjasama Pemda
- Audiensi Dengan Menko Pangan, Bupati Pringsewu Kenalkan Produk Hilirisasi Mocaf
- Ketua TP Posyandu Pesawaran Dorong Penguatan Sinergi Implementasi 6 SPM untuk Masyarakat
- Pemkab Lampung Timur Gandeng Kementerian UMKM
- Wali Kota Metro Perkuat Sinergi Pengelolaan Pertanahan untuk Optimalkan PAD
- Pemkab Perkuat Sinergi melalui Pertemuan PTPN VII Unit IV dengan Masyarakat
Pintu Air Banyak Tidak Berfungsi Saat Musim Penghujan Petani Was-Was

PALAS,
MFH,- Gelisah dan penuh was - was saat musim penghujan turun, yang di rasakan Petani
di kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan.
Kenapa
tidak, setiap musim penghujan sampai saat ini belum ada solusi dari pemerintah
baik pusat maupun daerah, sebab di setiap musim penghujan banjir selalu
mengintai lahan pesawahan di wilayah Kecamatan Palas.
Salah
satu fakta yang di alami masyarakat desa Mekar Mulya, 15 tahun pintu air tidak
berfungsi menjadi salah satu penyebab
Baca Lainnya :
- H + 1 Natal, Arus Penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni Mulai Meningkat Capai 12 Persen0
- Wabup Syaiful Turun Langsung Pastikan Arus Nataru Aman0
- Yuliana Dewi Terpilih Sebagai Ketua PAC Fatayat Seragi0
- Banser Sumber Agung Kawal Khidmat Natal di Gereja wilayahnya0
- Bupati Egi: Ns. Rosalina Salah Satu Camat Terbaik di Lamsel 0
banjir
yang menerjang pesawahan, luapan air limpas sampai kejalan utama
desa yang mengakibatkan jalan tersebut akan putus.
Menurut
warga, pintu air yang tidak berfungsi membuat air sungai tidak dapat dialirkan
dengan lancar, sehingga menyebabkan banjir. "Pintu airnya rusak, jadi
airnya tidak bisa keluar," kata seorang warga, Jum'at, (26/12/2025).
Warga
juga mengatakan kondisi tersebut sudah hampir 15 tahun setiap musim hujan,
mereka selalu was-was sebab pasti airnya akan limpas ke jalan bahkan juga
merendam tanaman, gagal tanamam dan panenpun tiap tahun di rasakan.
"Ya
kami berharap pemerintah tanggap dengan permasalahan petani di Kecamatan Palas,
yang selalu memberikan hasil panen, sekaligus wilayah lumbung pangan terutama
gabah." Ungkapnya
Warga
berharap agar pemerintah dapat memperbaiki pintu air dan mengambil
langkah-langkah untuk mencegah banjir di masa depan. [MFH/Sriw]











3.jpg)