- Wabup Umi Laila Pimpin Gerakan Nasional Indonesia Asri
- Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung
- Wabup Agus Suranto Buka Kompetisi SSB U-12 Tanggamus 2026
- Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting
- Wagub Jihan bersama Bupati Ela Siti Nuryamah Datangi Rumah Calon Siswi Sekolah Rakyat
- Bupati Ela Siti Nuryamh Tinjau Irigasi Way Kawat yang Rusak
- Gubernur Mirzani Dianugerahi Gelar Suntan Tihang Marga di Sekala Brak
- Bupati Parosil Sambut Ratusan Rider IMBI di Kebun Raya Liwa, Kenalkan Potensi Lampung Barat
- Pemkot Metro dan Kodim 0411/KM Bersinergi Bersihkan Kawasan Danau Dam Raman
- Tujuh Koperasi Berprestasi Terima Penghargaan dan Dorong Kebangkitan Ekonomi Rakyat
Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan
gerakan bersih-bersih lingkungan pesisir sebagai karakter dan kebiasaan
sehari-hari. Upaya pembentukan kebiasaan ini dinilai lebih esensial daripada
sekadar menjalankan instruksi formal pemerintah guna membangun fondasi daerah
yang kuat.
"Yang paling penting bukan tentang
instruksinya, tapi bagaimana kita mengubah kebiasaan. Ingin menjaga kebersihan
itu adalah bagian dari sifat-sifat kita, orang Lampung," ujar Gubernur
Mirza.
Baca Lainnya :
- Kemenag Bandar Lampung Bangun Masjid Al-Amal, Dari Ruang Ibadah Menuju Pusat Pembinaan Umat0
- Erwinto: Amanah Kepemimpinan harus Membawa Keberkahan dan Kemajuan bagi MTsN 1 Bandar Lampung0
- RAT KPRI Saptawa Tahun Buku 2025, Pemprov Dorong Penguatan Koperasi yang Profesional0
- Pemprov Lampung Dorong Lahirnya Wartawan Profesional Melalui UKW PWI Angkatan ke-380
- Didukung Infrastruktur Lengkap, Lampung Mantapkan Daya Tarik Investasi dan Hilirisasi0
Seruan tersebut disampaikan Gubernur saat
memimpin langsung gotong royong massal dalam Puncak Acara Gerakan Radin Inten
Asri pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini dipusatkan sejak pukul 05.30 WIB di
Pantai Pasir Putih, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung
Selatan.
Merawat kawasan pesisir merupakan agenda
prioritas dalam tata kelola wilayah Pemerintah Provinsi Lampung. Pantai bukan
sekadar bentang alam, melainkan etalase utama yang menjadi denyut nadi
pariwisata daerah di mata nasional.
"Ketika orang menyebut Lampung, selain
gajah, tentu yang diingat adalah pantai. Seluruh orang datang berwisata ke
Lampung alasannya adalah melihat pantai," tambahnya.
Penataan kawasan ini terintegrasi langsung
dengan visi besar "Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045".
Gubernur menitikberatkan bahwa kemajuan daerah kini diukur melalui ekosistem
yang komprehensif, tidak hanya dari megahnya infrastruktur fisik.
"Lampung bukan hanya maju di bidang
infrastruktur. Tapi Lampung harus bersih, pesisirnya terjaga dengan indah,
lingkungannya harus aman," papar Gubernur.
Ia juga menargetkan terbentuknya masyarakat
yang kompak, sehat, serta memiliki budaya gotong royong yang kuat. Nilai-nilai
tersebut terangkum dalam filosofi Raden Intan Asri, di mana "Asri"
merupakan kependekan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Dalam mewujudkan visi strategis tersebut,
Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi erat dengan jajaran Kodam XXI/Raden
Intan. Gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif TNI yang
mempercepat penataan fasilitas publik yang sempat stagnan.
"Terima kasih kepada Pak Pangdam telah
merevitalisasi Pasir Putih agar kembali menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi
Lampung seperti 20 hingga 30 tahun yang lalu," ucap Gubernur.
Langkah revitalisasi ini dinilai sukses
membangkitkan kembali memori kolektif warga akan masa kejayaan kawasan wisata
pasir putih di Lampung.
Merespon kolaborasi tersebut, Pangdam XXI/Raden
Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan kesiapan penuh TNI sebagai motor
penggerak di lapangan. Pihaknya berkomitmen mendukung seluruh program
peningkatan kualitas hidup masyarakat yang dicanangkan pemerintah daerah.
Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyoroti bahwa
kondisi lingkungan yang bersih memiliki kaitan yang sangat erat dengan derajat
kesehatan warga. Lingkungan yang tertata diyakini mampu mendongkrak angka
harapan hidup (life expectancy) masyarakat menjadi lebih panjang.
Pangdam juga menceritakan nilai historis Pantai
Pasir Putih yang tidak bisa dilepaskan dari memori masa kecil mayoritas warga
Lampung. Oleh karena itu, langkah perbaikan fisik menjadi keputusan mutlak agar
fasilitas ini tidak tertinggal oleh zaman.
Harapannya, wajah baru kawasan yang kini juga
disapa Raden Intan Beach tersebut dapat benar-benar hidup dan dimanfaatkan
secara maksimal. Kawasan ini disiapkan menjadi pusat kegiatan sosial dan
interaksi masyarakat Lampung secara berkelanjutan.
Giat gotong royong berbalut pakaian olahraga
ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, dan Sekretaris Daerah
Dr. Marindo Kurniawan. Berbagai elemen dari perguruan tinggi, dunia usaha,
hingga komunitas lokal turun langsung membersihkan garis pantai pesisir.
Sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah
dan TNI dalam penataan pesisir ini diproyeksikan membawa dampak ganda yang
terukur bagi Provinsi Lampung. Secara ekonomi, destinasi yang rapi dan bersih
akan melonjakkan daya tarik wisata yang otomatis menggerakkan roda perekonomian
UMKM lokal.
Secara sosial budaya,
gerakan kurve massal ini terbukti sukses memantik kembali tradisi gotong royong
warga pesisir. Wajah baru pantai Lampung kini menjadi investasi berharga
pemerintah daerah dalam menjamin kualitas hidup yang sehat dan nyaman bagi generasi
mendatang. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)