- Gubernur Cup 2026 Dibuka, Gubernur: Kompetisi Jalan Meningkatkan Kualitas Generasi Muda
- Perkuat Pembangunan SDM, Gubernur Mirza: Infrastruktur Harus Diiringi Akhlak dan Iman
- Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026 Jepang
- Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
- Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli
- Warga Sragi Jadi Korban Love Scam di Peras Rp290 Juta, Pelaku di Tangkap di Brebes
- Polsek Pematang Sawa Pastikan Karhutla di Tampang Tua Telah Padam
- Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif Penguatan Distribusi Hasil Pertanian Lampung
- APIK Dorong Transformasi Kakao Lampung Timur Berbasis Petani dan Kolaborasi
Perkuat Sistem Tatakelola Kepegawaian, Wali Kota Metro Dukung Program BKN RI

METRO, MFH,-- Wali Kota Metro, H. Bambang Iman
Santoso, mendukung Program BKN RI terkait kepegawaian. Hari ini di Hotel Grand
Mercure, Bandar Lampung, Kamis (06/11/202) juga dilakukan kegiatan
penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Manajemen Talenta di Pemerintah
Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Bupati / Wali Kota se-Provinsi Lampung.
Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Kepala
Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, dan dihadiri
oleh Gubernur Lampung, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Lampung, sebagai
langkah bersama dalam memperkuat sistem tata kelola kepegawaian berbasis
kompetensi dan meritokrasi di daerah.
Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi dan
Komitmen Bersama Kepala Daerah dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik
Indonesia untuk Kualitas ASN Pendukung Asta Cita.”
Baca Lainnya :
- Wali Kota Metro Ikuti Rakor bersama KPK Bahas Penguatan Sistem Pencegahan Korupsi 0
- Polres Metro Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi0
- Pemkot Metro: Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Jadi Prioritas Pembangunan0
- Wali Kota Metro apresiasi acara Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program dari KPK RI0
- Rafieq Adi Pradana: ASN dan PPPK Harus Berinovasi dan Disiplin0
Di kesempatan tersebut Gubernur Mirza
menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada
anggaran dan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM),
terutama ASN sebagai wajah birokrasi pemerintahan.
“ASN adalah wajah birokrasi kita. Karena itu,
kita perlu sistem pengelolaan talenta yang tepat dan berkelanjutan,” ujar
Gubernur Mirza.
Mirza menegaskan peningkatan kualitas SDM
menjadi pondasi utama dalam mendorong pembangunan daerah dan mendukung
pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
Menurutnya, SDM yang unggul, berdaya saing, dan
kompeten menjadi kunci untuk mengembangkan potensi daerah, meningkatkan
pelayanan publik, serta memperkuat perekonomian Lampung.
“Kita bisa capai target pertumbuhan ekonomi 8
persen jika birokrasi berjalan dengan baik, ASN ditempatkan sesuai
kompetensinya, dan potensi daerah dikelola secara kolaboratif,” katanya.
Melalui penerapan manajemen talenta ASN, Mirza
berharap setiap proses pengangkatan, rotasi jabatan, promosi, dan pengembangan
kompetensi dilakukan secara objektif, berbasis kemampuan dan kinerja.
Langkah ini, kata dia, menjadi bagian dari
penerapan sistem merit yang akan mewujudkan birokrasi yang lebih profesional,
transparan, dan efisien.
“Sistem manajemen talenta ini akan menghapus
praktik yang merugikan serta memberikan kesempatan bagi ASN untuk menunjukkan
potensi terbaiknya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawian Negara
(BKN) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa sistem manajemen talenta Aparatur
Sipil Negara (ASN) dirancang untuk memastikan setiap ASN ditempatkan pada
posisi yang tepat sesuai dengan kompetensi dan potensi yang dimiliki.
“Sistem manajemen talenta ASN ini bertujuan
untuk memastikan ASN berada di posisi yang sesuai dengan kompetensi, sekaligus
menciptakan regenerasi SDM ASN yang profesional dan adaptif,” ujar Zudan.
Zudan menekankan bahwa manajemen talenta tidak
hanya soal penempatan jabatan, tetapi juga proses pengembangan ASN melalui
pendidikan, pelatihan, dan penciptaan prestasi serta inovasi.
“Dengan manajemen talenta, siapa pun bisa kita
siapkan, baik melalui pendidikan dan pelatihan, sekolah tinggi, maupun melalui
capaian prestasi dan inovasi,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa manajemen
talenta ASN merupakan instrumen strategis untuk mewujudkan Asta Cita Presiden
Prabowo Subianto.
“5,4 juta ASN di Indonesia tugasnya adalah
mewujudkan Asta Cita dan di Provinsi Lampung tugas ASN dengan manajemen talenta
adalah mewujudkan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung,” katanya.
Di kesempatan yang sama Wali Kota Metro Bambang
Iman Santoso menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan manajemen talenta
di lingkungan Pemerintah Kota Metro.
Menurutnya, program ini menjadi bagian penting
dalam menciptakan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan responsif
terhadap kebutuhan masyarakat.
“Manajemen talenta adalah kunci untuk
memastikan bahwa aparatur kita memiliki kompetensi dan semangat pengabdian yang
selaras dengan tantangan zaman. Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk
menerapkan sistem ini secara konsisten dan transparan,” ujar Bambang Iman
Santoso.
Acara penandatanganan komitmen bersama ini juga
diisi dengan sesi diskusi dan paparan teknis dari BKN mengenai strategi
implementasi manajemen talenta di tingkat daerah.
Dengan dilakukanya
penandatanganan komitmen bersama antara kepala daerah dan Badan Kepegawaian
Negara (BKN) ini, diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat
dan daerah dalam mewujudkan aparatur sipil negara yang berdaya saing,
profesional, dan berintegritas tinggi. [MFH / Diskominfo Metro]











