- Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis
- Bupati Tanggamus Sambut Audiensi JMSI
- Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
- Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Rampung Dibangun
- TPID Kota Metro Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi
- Tindak Lanjuti Hasil Pemeriksaan BPK RI Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
- Bupati Parosil dan Wakil Bupati Pesisir Barat Ramah Tamah dengan Pangdam XXI Radin Inten
- Kunjungan Pangdam XXI Raden Intan, Bupati: 87 KDMP Berdiri di Lampung Barat
- Pemprov Lampung Dorong Kebangkitan Pertanian Mesuji Melalui Teknologi dan Inovasi
- Jalan Rawa Jitu - Umbul Mesir Dibangun, Distribusi Hasil Pertanian Semakin Lancar
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis
Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung resmi meluncurkan Toko Tapis, marketplace lokal yang diharapkan menjadi
instrumen penguatan ekonomi daerah melalui digitalisasi pemasaran produk
unggulan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lampung.
"Transformasi digital saat ini bukan lagi
sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. Daerah tidak boleh tertinggal
dan harus mampu memastikan kemajuan teknologi menjadi alat untuk memperkuat
ekonomi rakyat, membuka akses pasar yang lebih luas, serta meningkatkan daya
saing produk lokal," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam
sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan
Setdaprov Lampung, Liza Derni, saat Launching dan Sosialisasi Toko Tapis di
Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (25/6/2026).
Peluncuran Toko Tapis dilakukan Pemerintah
Provinsi Lampung bersama BUMD PT Wahana Raharja (Perseroda) dan mitra platform
digital MBizmarket. Kegiatan tersebut diikuti seluruh perangkat daerah di
lingkungan Pemprov Lampung, termasuk pejabat yang menangani pengadaan barang
dan jasa serta bendahara sebagai calon pengguna marketplace lokal tersebut.
Baca Lainnya :
- Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi sebagai Pilar Kemajuan Daerah0
- Buka Tanjungkarang Youth Day 2026, Purnama Wulan Sari Dorong Anak Muda jadi Agen Perubahan0
- Inpres Jalan Daerah Perkuat Distribusi Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Lampung0
- Gubernur Lampung Minta Program MBG Libatkan BUMDes dan UMKM Desa0
- Pemprov Lampung Waspadai Fluktuasi Harga Pangan, Koordinasi Pengendalian Inflasi Diperkuat0
Dalam sambutannya, Gubernur menilai kehadiran
Toko Tapis merupakan langkah strategis untuk menjawab berbagai tantangan yang
selama ini dihadapi pelaku UMKM dan usaha lokal, terutama terkait keterbatasan
akses pasar, promosi, pembiayaan, serta kemampuan beradaptasi dengan sistem
perdagangan digital.
Menurutnya, banyak produk unggulan Lampung
memiliki kualitas dan karakteristik yang mampu bersaing di pasar yang lebih
luas. Namun, produk-produk tersebut masih membutuhkan saluran pemasaran yang
kuat, terintegrasi, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
'Toko Tapis bukan sekadar platform perdagangan
digital, tetapi juga etalase peradaban ekonomi lokal yang membawa identitas
Lampung ke ruang yang lebih luas," kata Liza membacakan sambutan Gubernur.
Nama Toko Tapis sendiri dipilih sebagai
representasi identitas daerah. Tapis yang selama ini dikenal sebagai warisan
budaya Lampung dinilai mencerminkan nilai ketekunan, kreativitas, dan
kebanggaan masyarakat Lampung yang ingin diangkat melalui platform digital
tersebut.
Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan
marketplace ini menjadi wadah bersama yang mempertemukan produsen lokal dengan
konsumen, memperluas jangkauan pemasaran, mengefisienkan proses transaksi,
serta memperkuat ekosistem usaha daerah secara berkelanjutan.
Melalui platform tersebut, berbagai produk
unggulan Lampung akan dipasarkan secara digital, mulai dari kerajinan, kain
tapis, kuliner, kopi, hasil pertanian, produk olahan, produk fesyen, hingga
karya ekonomi kreatif yang dihasilkan generasi muda Lampung.
Gubernur juga menekankan bahwa peluncuran Toko
Tapis tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Marketplace
tersebut harus tumbuh menjadi platform yang dipercaya, dimanfaatkan secara
luas, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal.
Karena itu, Pemprov Lampung meminta pengelolaan
Toko Tapis dilakukan secara profesional dengan sistem pembayaran yang aman,
mekanisme transaksi yang jelas, layanan pengaduan yang responsif, serta
dukungan pendampingan bagi UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk dan
literasi digital.
Selain itu, pemerintah mendorong kolaborasi
lintas sektor antara perangkat daerah, BUMD, perbankan, perguruan tinggi,
komunitas digital, dan sektor swasta untuk memperkuat pengembangan marketplace
tersebut, baik melalui pelatihan, pembiayaan, promosi, maupun dukungan logistik
dan distribusi.
Direktur Utama PT Wahana Raharja (Perseroda),
Asep Muzaki, mengatakan Toko Tapis merupakan salah satu ikhtiar BUMD untuk
menghadirkan platform transaksi yang dapat dimanfaatkan perangkat daerah
sekaligus mendukung peningkatan pendapatan daerah.
Ia menjelaskan keberadaan marketplace lokal
tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi belanja pemerintah serta
mendorong perputaran ekonomi agar lebih banyak memberikan manfaat bagi pelaku
usaha dan masyarakat Lampung.
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian
Setdaprov Lampung Asrul Tristianto menyampaikan bahwa peluncuran Toko Tapis
merupakan bagian dari percepatan transformasi digital ekonomi daerah.
Marketplace ini dirancang sebagai sarana promosi, transaksi, dan pengembangan
produk unggulan Lampung yang lebih modern, terintegrasi, dan mudah diakses.
Dalam kesempatan yang sama, Vice President
MBizmarket Ade Kurniawan memberikan sosialisasi terkait penggunaan platform
Toko Tapis kepada perwakilan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di
lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat
mempercepat implementasi dan pemanfaatan marketplace lokal dalam mendukung
pengadaan serta pemasaran produk daerah.
Selain itu, pada kesempatan tersebut juga
dilakukan penandatanganan Momorandum of Understanding (MoU) antara BUMD PT.
Wahana Raharja dan mitra platform digital MBizmarket.
Dengan hadirnya Toko Tapis, Pemerintah Provinsi
Lampung berharap semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas, memperluas pasar,
meningkatkan omzet usaha, serta menciptakan lapangan kerja baru. Pada akhirnya,
penguatan ekosistem ekonomi digital ini diharapkan dapat meningkatkan
kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Lampung di
tingkat nasional. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)