- Pemkab Pesawaran Perkuat Penyusunan APBD 2027 Melalui Peluncuran SATSET RKA
- Wabup Pringsewu Buka Perkemahan PTA dan Ujian SKU Pramuka Penegak Calon Bantara
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan
- Bupati dan Wakil Bupati Lamtim Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI
- Pemkot Metro Dorong Perempuan Perkuat Literasi Keuangan
- Pemerintah Kota Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2026
- Bupati Parosil Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Pekon Way Sindi Utara
- Festival Nyambai 2026 Resmi Digelar di Bumi Lebu Tenumbang
- Polsek Talang Padang Tangani Dugaan Penganiayaan Viral di Media Sosial
Pemprov Lampung dan Kejati Perkuat Sinergi
Gubernur Mirza: Penegakan Hukum Bagian dari Pembangunan

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal menggelar acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung
dari Danang Suryo Wibowo kepada Taufan Zakaria, yang berlangsung hangat dan
penuh kekeluargaan di Mahan Agung, Jumat malam (14/8/2026).
Sebelumnya, Jaksa Agung RI ST
Burhanuddin melantik Taufan Zakaria sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)
Lampung di Jakarta pada Selasa (11/8/2026), mengantikan Danang Suryo Wibowo
yang kini mendapat tugas baru sebagai Direktur II pada Jaksa Agung Muda Bidang
Intelijen Kejaksaan Agung.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat
Mirzani Djausal atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Lampung
menyampaikan apresiasi kepada Danang Suryo Wibowo atas dedikasi, sinergi, dan
integritas yang ditunjukkan selama 1 tahun 3 bulan bertugas di Provinsi
Lampung.
Baca Lainnya :
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval0
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional0
- Ngopi Kerukunan Satukan Pemerintah, Tokoh Agama dan Media Jaga Harmoni Bandar Lampung0
- Senam Kerukunan Tandai Kick Off HUT Ke-81 RI Kemenag Bandar Lampung0
- Pemprov Perkuat Kolaborasi untuk Perluas Kesempatan Penyandang Disabilitas0
"Selama ini sinergi antara
Pemda Provinsi Lampung dan Kejaksaan Tinggi telah berjalan dengan sangat baik.
Kita selama setahun tiga bulan ini banyak sekali menghadapi persoalan bersama.
Ada pembangunan yang harus dikawal, ada investasi yang butuh kepastian hukum,
ada tata kelola pemerintahan yang harus terus diperbaiki, dan ada yang lebih
penting yaitu kepercayaan masyarakat yang harus kita pertahankan," ujar
Gubernur.
Gubernur memaparkan, soliditas
jajaran Forkopimda di bawah sinergi Kejati, TNI, Polri, dan Pemda telah
memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah. Kolaborasi pengawalan program
pangan dan pendampingan UMKM berhasil menempatkan pertumbuhan ekonomi Lampung
di posisi nomor dua tertinggi di Sumatera, serta mendongkrak produksi jagung
daerah naik ke peringkat tiga nasional dengan surplus panen mencapai 400 ribu
ton.
"Dulu lihat gedung kejaksaan
takut, sekarang senang, apalagi UMKM dan wong cilik yang butuh bantuan hukum.
Terima kasih Mas Danang, selama setahun tiga bulan ini mendampingi kami
menghadirkan negara di hati masyarakat Provinsi Lampung," tuturnya.
Gubernur selanjutnya menyampaikan
ucapan selamat datang kepada Kajati Lampung yang baru, Taufan Zakaria beserta
keluarga. Gubernur optimistis kepemimpinan baru di Korps Adhyaksa Lampung akan
semakin memperkokoh stabilitas hukum dan mempercepat laju pembangunan.
"Bagi kami, pembangunan dan
penegakan hukum bukanlah dua hal yang dipertentangkan, justru keduanya harus
berjalan seiringan. Kami percaya kalau kepastian hukum terjaga, investasi akan
tumbuh. Kalau investasi tumbuh, lapangan pekerjaan terbuka. Kalau lapangan
pekerjaan bertambah, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Karena itu penegakan
hukum adalah bagian dari pembangunan," tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur
menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus menjadi mitra kerja
yang transparan, terbuka, dan kolaboratif bagi Kejaksaan Tinggi.
"Pemerintah Provinsi Lampung
siap menjadi mitra yang terbuka. Kalau ada yang perlu dikomunikasikan dan
dikoordinasikan, kita selesaikan bersama. Kalau ada yang perlu diperbaiki, kita
perbaiki bersama. Karena tujuan kita sama: membangun pemerintahan yang bersih,
memberikan kepastian hukum, mendorong investasi, dan menghadirkan rasa aman dan
adil di tengah masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, dalam pesan pamitnya, Danang
Suryo Wibowo mengungkapkan rasa syukur mendalam atas kebersamaan dan kekompakan
yang terjalin erat dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan jajaran Forkopimda.
"Saya bersama istri merasakan
15 bulan ini sebuah anugerah untuk kami. Khususnya berbagai ilmu, wawasan,
pengalaman yang berharga yang telah kami peroleh selama kami di sini, kami
rasakan dan semakin mematangkan kami, baik kami sebagai pribadi, juga sebagai
abdi negara, sebagai aparat penegak hukum, dan sebagai pimpinan di Korps
Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Lampung yang luas dan besar ini," ungkap Danang.
Danang turut meyakinkan bahwa
Kajati Lampung yang baru Taufan Zakaria, bukan sosok asing bagi Lampung karena
memiliki rekam jejak penugasan yang panjang di Lampung.
"Beliau adalah casing-nya saja
yang baru Pak Gub, kalau jeroan-nya sudah lama. Dari mulai Kasi, Kajari,
Asisten, sampai sekarang Kajati. Kami yakin dengan pengalaman dan pengetahuan
beliau tentang Provinsi Lampung akan sangat bermanfaat mendukung program
pembangunan di Provinsi Lampung," tambah Danang.
Pada kesempatan yang sama, Kajati
Lampung yang baru, Taufan Zakaria, menyampaikan kesiapannya untuk langsung
bekerja cepat melanjutkan capaian positif dan memperkuat kolaborasi bersama
seluruh pemangku kepentingan daerah.
"Dalam perjalanan tadi saya
melihat Lampung ini seperti metropolitan yang sedang berkembang dengan
pembangunan yang sangat pesat. Saya berkeinginan melanjutkan tugas yang sudah
dilaksanakan oleh sahabat saya Pak Danang. Jadi besok saya langsung on bekerja
bersama jajaran untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat," tegas Taufan
Zakaria.
Taufan juga menegaskan kesiapan
jajaran Kejati Lampung dalam mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN),
pengamanan aset, serta pendampingan Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).
"Kapasitas kami baik
secara institusi maupun intelijen, perdata dan tata usaha negara (Datun), siap
memberikan pertimbangan dan pendampingan hukum. Pengamanan bukan cuma fisik,
tetapi kepastian hukum regulasi agar tercipta iklim yang kondusif untuk
pembangunan masyarakat Provinsi Lampung," ujarnya. [MFH/Pemerintah
Provinsi Lampung]











3.jpg)