- Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026
- Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curanmor di Pasar Madang
- Oknum ASN Residivis Spesialis Pencurian Burung Ditangkap Polsek Wonosobo
- Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan
- Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ketika Pendakian Menjadi Ruang Belajar Merawat Alam
- Wakil Bupati Pringsewu Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar
- Wabup Azwar Hadi Sambut Kepulangan 283 Jemaah Haji Lamtim, Doakan Menjadi Haji Mabrur
Pemprov Dorong Peningkatan Akses dan Kesetaraan Penyandang Disabilitas

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh upaya terwujudnya daerah
yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Hal tersebut di sampaikan pada audiensi
dengan Dewan Pengurus Daerah Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia
(DPD Gerkatin) Provinsi Lampung, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Senin
(06/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD
Gerkatin Lampung, Muhammad Faris, bersama jajaran pengurus Gerkatin didampingi
oleh Akbar selaku Juru Bahasa Isyarat (JBI) dan Sely selaku Pendamping dari
Yayasan Satunama Yogyakarta menyampaikan aspirasi dan meminta dukungan
Pemerintah Provinsi Lampung untuk mewujudkan Lampung yang lebih inklusif,
sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca Lainnya :
- Musholla At Taqwa Gelar Bakti Sosial Donor Darah0
- Gubernur Ajak Bupati Walikota Intensifkan Dapur MBG untuk Patuhi SOP0
- Hadiri Pagelaran Budaya Karo, Gubernur Mirza Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya0
- Gubernur Lampung Tinjau SPPG Rajabasa0
- Kontingen Pornas XVII Korpri Lampung Dibiayai Iuran Anggota0
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela,
menyampaikan apresiasi atas semangat komunitas Tuli yang terus aktif
memperjuangkan kesetaraan.
“Kami, Pemerintah Provinsi Lampung
mempunyai visi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Saya
senang bisa bertemu dengan teman-teman Gerkatin. Pemerintah, di bawah pembinaan
Bapak Gubernur, sangat peduli terhadap penyandang disabilitas, termasuk
teman-teman Tuli,” ucapnya.
Wagub menegaskan bahwa kehadiran Juru
Bahasa Isyarat merupakan hal yang sangat penting dalam setiap kegiatan
pemerintah yang bersifat publik agar informasi dapat diakses secara setara oleh
seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatan-kegiatan yang menjangkau banyak
orang seperti Musrenbang, dan banyak kegiatan lain itu nanti dihadirkan teman
juru bahasa isyarat. Mungkin nanti akan kita konsultasikan dengan biro hukum
dengan pembuatan MoU bersama Gerkatin sehingga Gerkatin dapat membawa salah
satu anggotanya untuk menjadi juru bahasa isyarat,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Gerkatin juga
menyampaikan sejumlah masukan terkait peluang kerja, pelatihan vokasi, dan
peningkatan keterampilan bagi penyandang Tuli di Provinsi Lampung. Menanggapi
hal itu, Wagub Jihan menyatakan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti aspirasi
tersebut melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait.
“Masukan teman-teman terkait bursa kerja,
pelatihan vokasi, pelatihan kerja akan kami tampung dan kaji bersama dinas
terkait. Insya Allah kami akan berupaya mengakomodasi kebutuhan pelatihan dan
peningkatan keterampilan bagi teman-teman Gerkatin,” lanjutnya.
Wagub juga berpesan agar Gerkatin terus
memberikan motivasi kepada para anggota, khususnya yang putus sekolah, untuk
melanjutkan pendidikan.
“Kami, pemerintah juga akan tetap berusaha
mengadvokasi apa yang dibutuhkan berkenaan dengan pelatihan peningkatan skill,
peningkatan kerja. Nanti, setelah ini akan kami tindaklanjuti dengan OPD
terkait untuk bisa mengadvokasi kemampuan yang diharapkan oleh teman-teman
Gerkatin,” ujarnya.
Melalui audiensi ini,
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama
dengan berbagai komunitas penyandang disabilitas guna mewujudkan Lampung yang
inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi
Lampung]











3.jpg)