- Polsek Limau Ungkap Dugaan Penadahan Motor Hasil Curian dan Tangkap Satu Tersangka
- Wagub Jihan Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Infrastruktur Lampung
- Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur Diresmikan
- Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah
- Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional
- Polsek Pugung Polres Tanggamus Tangkap DPO Kasus Curat di Kolam Ikan
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Kompetisi Surfing 2026
- Pemkab Lambar Gelar Lomba Olahraga Ceria
Pemda Pesisir Barat Ikuti Acara Kakiceran di Pekon Lemong

PESISIR BARAT, MFH,-- Bupati
Pesisir Barat, Dedi Irawan yang diwakili Camat Lemong Nurohmad membuka tradisi
kakiceran di Pugung Lemong , Kecamatan Lemong, Senin Malam ( 23/03/2026).
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Peratin Lemong, Pemuda Pemudi Pekon
Lemong, dan masyarakat setempat yang ikut menyaksikan.
Mengawali sambutannya Camat Lemong
Nurohmad menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat
mengucapkan, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Baca Lainnya :
- Bupati Pesisir Barat Hadiri Halal Bihalal di Pekon Kota Batu0
- Pemkab Pesisir Barat Terima Audiensi Repong Indonesia, Bahas Penguatan Unit Konservasi Gajah0
- Staf Ahli Heny Yulistiani Sidak Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Lebaran 20260
- Pemkab Pesisir Barat Terima Kunjungan BBPOM Bandar Lampung0
- Bupati Hadiri Safari Ramadhan 1447 H dan Serahkan Bantuan Masjid 0
"Tradisi kakiceran bukanlah
sekedar kegiatan berkumpul dan menari. Ia adalah jejak sejarah panjang yang
telah ada sejak tahun 1800-an, ketika para leluhur kita menjadikannya sebagai
ruang berkumpul, berdiskusi, bahkan menyusun strategi perjuangan. Dari sanalah
lahir semangat kebersamaan, keberanian, dan persatuan yang kita warisi hingga
hari ini.," ungkap Camat Lemong.
Seiring waktu, kakiceran berkembang
menjadi tradisi silaturahmi muda-mudi dalam balutan seni tari, khususnya dalam
merayakan hari besar umat islam, yaitu Idul Fitri. Tradisi ini menjadi bukti
bahwa budaya kita tidak hanya hidup, tetapi juga tumbuh mengikuti zaman tanpa
kehilangan jati dirinya.
"Perlu kita pahami bersama
bahwa tradisi kakiceran ini adalah kekayaan khas yang hanya dimiliki oleh
wilayah Pugung, yakni di Kecamatan Pesisir Utara dan Lemong, oleh karena itu,
sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk terus merawat dan
melestarikannya," jelasnya.
Lebih Lanjut, Pemerintah Kabupaten
Pesisir Barat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung upaya
pelestarian adat dan budaya kita. Jangan sampai warisan berharga dari para
leluhur ini tergerus oleh zaman. Justru sebaliknya, kita harus semakin bangga,
semakin cinta, dan semakin bersemangat menjaga keberlangsungannya.
"Mari kita jadikan kakiceran
ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat
persatuan, menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya, serta menjaga keharmonisan
ditengah masyarakat," pungkasnya.
Semoga tradisi ini terus
hidup, lestari, dan menjadi kebanggaan bagi generasi kita hari ini hingga generasi
yang akan datang. [MFH/ Diskominfotiksan Pesibar]











3.jpg)