- Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026
- Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curanmor di Pasar Madang
- Oknum ASN Residivis Spesialis Pencurian Burung Ditangkap Polsek Wonosobo
- Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan
- Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ketika Pendakian Menjadi Ruang Belajar Merawat Alam
- Wakil Bupati Pringsewu Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar
- Wabup Azwar Hadi Sambut Kepulangan 283 Jemaah Haji Lamtim, Doakan Menjadi Haji Mabrur
Mad Hasnurin Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri Secara Virtual

LAMBAR,
MFH,--
Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Mad Hasnurin mengikuti
Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam
Negeri (Kemendagri) secara virtual, Selasa 19 Agustus 2025.
Wabup didampingi Asisten, Staf Ahli
Bupati, Kepala Perangkat Daerah, perwakilan Kodim 0422 LB, Kejaksaan, Camat
Balik Bukit dan BPS. Melalui aplikasi zoom meeting dari Ruang Rapat Pesagi,
kantor bupati setempat. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri) Republik Indonesia, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir memimpin rakor
dari Gambir Jakarta Pusat.
Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat
Statistik, Ateng Hartono menjelaskan kondisi inflasi dari Bulan Januari hingga
Juli 2025.
Baca Lainnya :
- HUT ke-80 RI, Parosil Mabsus: Momen Bangun Spirit dan Nasionalisme0
- Peringati HUT ke-80 RI, Pemkab Lampung Barat Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Liwa0
- Parosil Kukuhkan 50 Anggota Paskibraka Lambar pada Peringatan HUT ke-80 RI0
- ASN Bappeda Lambar Menghilang 0
- Bupati Lambar Apresiasi Muli Mekhanai, Harapkan Jadi Duta Peningkatan Pariwisata0
Menurutnya, diminggu ke-2 Bulan Agustus
tahun 2025 tercatat 14 Provinsi mengalami kenaikan IPH. Sementara 22 Provinsi
mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Adapun dua Provinsi tercatat
relatif stabil.
14 Provinsi mengalami kenaiakan
diantaranya, Sumatra Utara, Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau,
Bengkulu, Jambi, Papua Selatan, Papua Tengah, Maluku, Papua Barat, Papua Barat
Daya, Kepulauan Bangka Belitung, Papua Pegunungan dan Sumatra Selatan.
Sedangkan 22 Provinsi mengalami penurunan
adalah Lampung, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Papua, Sulawesi Selatan,
Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Banten, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat,
Bali, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Yogyakarta,
Sulawesi Barat, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Jakarta, Sulawesi Utara dan
Gorontalo.
"Komoditas penyumbang andil kenaikan
IPH di 14 Provinsi yang mengalami kenaikan IPH adalah cabai merah, bawang
merah, dan beras," ucapnya.
Sementara itu, Wabup Kabupaten Lampung
Barat Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi kepada TPID setempat yang telah
bekerja keras menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi di wilayah
tersebut.
Menurut Pun Mad Hasnurin (begitu sapaan
akrabnya), kestabilan harga saat ini juga telah menegaskan komitmen dari
pemerintah daerah untuk terus memperkuat langkah-langkah strategis. Terutama
dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Saya apresiasi bapak ibu, semua Tim
Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung Barat telah bekerja keras
mengendalikan inflasi di daerah," kata dia. [MFH/**]











3.jpg)