- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
- Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI Berlangsung Khidmat
- Kemenag Kota Bandar Lampung Gelorakan Nasionalisme lewat Upacara HUT ke-81 RI
- HUT RI ke-81, Momentum Refleksi Perjalanan Bangsa dan Solidaritas di Tengah Bencana
- Ketua DWP Kemenag Bandar Lampung Upacara HUT ke-81 RI di Kantor Wali Kota
- Erwinto: Satker Kemenag Bandar Lampung Harus Bergerak Satu Arah dan Taat Regulasi
- Sekdaprov Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung
- Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan jadi Perekat Bangsa
- Bupati Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Lampung Timur
Lampung Siap Gaet Investor Lewat LEIF 2025
Fokus pada Pariwisata dan Energi Terbarukan

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung,
Rahmat Mirzani Djausal memimpin rapat persiapan penyelenggaraan Lampung
Economic Investment Forum (LEIF) 2025 di Ruang Kerja Gubernur, Senin
(6/10/2025).
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari
koordinasi yang dilakukan oleh Forum Investasi Lampung (FOILA) dalam rangka
percepatan investasi di Lampung.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan
bahwa LEIF 2025 harus dikaitkan dengan value event dan berfokus pada investasi
berbasis komoditas unggulan daerah, terutama hilirisasi pangan.
Baca Lainnya :
- Pemprov Dorong Peningkatan Akses dan Kesetaraan Penyandang Disabilitas0
- Ketua DPRD Lampung Utara Terima Audensi Media Faktual Hukum0
- Kisah Heroik Istri di Tanggamus, Selamatkan Suami dari Kobaran Api yang Hanguskan Rumah0
- Musholla At Taqwa Gelar Bakti Sosial Donor Darah0
- Polisi Tangkap Pencuri Motor di Parkiran Supermarket0
“Seluruh hilirisasi pangan itu ada di
Provinsi Lampung. Kita berfokus berbasis ke komoditas agar dapat menangkap
issue nasional dan instrumennya bisa berkolaborasi,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan
Bank Indonesia (BI) Lampung, Bimo, yang hadir dalam rapat, memastikan bahwa
LEIF 2025 akan dilaksanakan sesuai rencana pada awal November 2025, tepatnya
pada 4 November 2025 di Hotel Bidara, Jakarta.
Kegiatan utama meliputi Talkshow bersama
narasumber, pemaparan proyek investasi, dan sesi one on one meeting dengan
calon investor.
Sesi Talkshow akan menghadirkan narasumber,
yaitu Gubernur Lampung dengan fokus pada peluang investasi di sektor Pariwisata
dan Energi Terbarukan, Kepala Kantor Perwakilan BI Lampung yang akan memaparkan
kondisi perekonomian daerah, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, serta
Project Owner PLTS Terapung Waduk Cirata, Jawa Barat yang akan berbagi success
story implementasi investasi energi terbarukan.
Dalam forum ini, Pemerintah Provinsi
Lampung akan mempromosikan sejumlah proyek investasi strategis di berbagai
sektor, diantaranya :
1. Lampung Harbour City – Bakauheni:
Proyek pariwisata terpadu seluas 160 Hektar ini, dengan estimasi nilai
investasi total Rp 4,7 Triliun, akan menawarkan peluang di sektor Hotel,
Resort, Villa, Marina Port, Perumahan, Taman Rekreasi, dan fasilitas penunjang
lainnya. Saat ini, fokus pengembangan diarahkan pada Hotel, Villa, dan Marina
Port di atas lahan 57 Hektar.
2. Kawasan Kota Baru Provinsi Lampung:
Proyek di atas lahan milik Pemerintah Provinsi seluas 1.308 Hektar ini memiliki
estimasi nilai investasi sebesar Rp 2,9 Triliun. Peluang investasi dibuka untuk
pengembangan sarana komersial, perumahan, dan wisata.
3. Bandar Lampung Agripark: Proyek di
sektor pariwisata ini memiliki luas 4,4 Hektar dengan estimasi nilai investasi
Rp 20,6 Miliar. Peluang yang ditawarkan meliputi pengembangan Hotel,
Commercial, Leisure, Cottage, Restoran, Fishing Pond, Coffee Shop, dan Camping
Ground.
4. PLTS Terapung Bendungan Way Sekampung:
Di sektor energi terbarukan, ditawarkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya
(PLTS) Terapung dengan kapasitas listrik sebesar 27,4 MegaWatt. Proyek ini akan
memanfaatkan genangan air seluas 137 Hektar dari total lahan yang tersedia.
Rapat koordinasi ini
menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk memastikan LEIF 2025
berjalan sukses sebagai katalisator akselerasi investasi dan pertumbuhan
ekonomi daerah. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)