- IBI Tanggamus Lampaui Target Pap Smear, Sumbang Capaian Rekor MURI Lampung
- Kepala BPS RI Piminpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi
- Bangun Lampung Berkarakter, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat
- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
- Camat Talang Padang Pimpin Bersih-bersih Titik Rawan Banjir
- Wali Kota Metro Lepas 15 Atlet Airsoftgun Komunitas KDRT ke Kejurnas INASOC II Jakarta
- Wakil Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kapolres Cup 2026
- Azwar Hadi Kembali Pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–2031
- Sekda Rustam Effendi Buka MUSKAB V PMI Lampung Timur
Kepala BPS RI Piminpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026
sebagai langkah strategis untuk menghadirkan data ekonomi yang akurat, lengkap,
dan mutakhir guna memperkuat perencanaan pembangunan daerah.
Dukungan tersebut ditegaskan Gubernur Lampung,
Rahmat Mirzani Djausal dalam Apel Siaga dan Penguatan Komitmen Bersama Sensus
Ekonomi 2026 di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (27/6/2026).
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan yang
berkualitas harus diawali dengan ketersediaan data yang valid. Karena itu,
Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan
agenda nasional yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun tersebut.
Baca Lainnya :
- Bangun Lampung Berkarakter, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat0
- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas0
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi0
- Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Baru Masuki Tahap Akhir0
- Gubernur Dorong Kebangkitan Desa-Desa Budaya Lampung0
"Kita sadari bersama bahwa pembangunan
yang berkualitas dan tepat sasaran berawal dari data yang akurat. Tanpa data
yang lengkap dan benar, sulit bagi kita mengambil keputusan ataupun menyusun
kebijakan yang tepat sasaran," ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, Sensus Ekonomi 2026 memiliki
peran yang sangat penting dalam memotret kondisi perekonomian daerah secara
menyeluruh. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan
kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Ia menilai Provinsi Lampung memiliki potensi
ekonomi yang besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan,
perikanan, industri, perdagangan, pariwisata, hingga jutaan pelaku usaha mikro,
kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak
hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana
masyarakat merasakan manfaatnya melalui terciptanya lapangan kerja,
meningkatnya pendapatan, serta semakin kuatnya usaha rakyat.
Untuk itu, Gubernur mengajak seluruh elemen
masyarakat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan sensus agar seluruh potensi
ekonomi Lampung dapat terdokumentasi secara utuh.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga
menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas lapangan yang akan menjadi ujung
tombak pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia berpesan agar seluruh petugas
menjalankan tugas dengan profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan
yang ramah dan humanis kepada masyarakat.
Selain mengikuti Apel Siaga, Gubernur Lampung
turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Badan Pusat
Statistik (BPS) RI, di antaranya jalan sehat bersama dan meninjau kegiatan
donor darah.
Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar
Widyasanti, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Lampung yang memberikan
dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Amalia, sensus ekonomi merupakan
instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian nasional maupun
daerah. Ia mengibaratkan sensus sebagai medical check-up atau rekam medis
perekonomian yang akan menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan
kebijakan pembangunan, pengembangan investasi, dan pemberdayaan dunia usaha.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk
berpartisipasi aktif dalam memberikan data yang benar karena setiap informasi
yang dihimpun akan menjadi fondasi penting dalam merancang kebijakan yang mampu
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Amalia turut memberikan
motivasi kepada 8.619 petugas Sensus Ekonomi 2026 yang akan bertugas di 15
kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Ia menyebut para petugas sebagai
"pejuang data" yang memegang peran penting dalam menentukan
keberhasilan pelaksanaan sensus.
Melalui sinergi antara pemerintah, BPS,
masyarakat, dan seluruh petugas lapangan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
diharapkan mampu menghasilkan data ekonomi yang berkualitas sebagai pijakan
dalam mewujudkan pembangunan ekonomi Lampung yang lebih inklusif, berkelanjutan,
dan tepat sasaran. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)