- Anggota DPRD Lamsel Dorong Pemuda Aktif Kawal Kebijakan Daerah Lewat Forum Kreatif
- 48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda
- Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung
- Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
- Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Oknum Kakon di Amankan Polsek Pugung
- Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gelar Berbagai Perlombaan untuk Masyarakat
- Polres Tanggamus Gelar Donor Darah, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Desain Pengembangan Rest Area Labuhan Ratu VI
- Pemkab Lampung Utara Laksanakan Korve di Empat Lokasi
- Wabup Irawan Topani Hadiri Penyerahan SPPT Pajak Tahun 2026 di Pesisir Utara
Kemenag dan Pemkab Luncurkan Gerakan Lampung Selatan Bertadarus
Target 5.000 Khatam Al-Qur\\\\

KALIANDA, MFH, - Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan berkolaborasi dengan Pemerintah
Kabupaten Lampung Selatan meluncurkan gerakan “Lampung Selatan Bertadarus”
dengan target 5.000 kali khatam Al-Qur’an selama Ramadan 1447 Hijriah. Program
tersebut resmi diluncurkan pada Senin (23/2/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Lampung Selatan, H. Ahmad Rifai, mengatakan gerakan ini bertujuan
meningkatkan kecintaan aparatur dan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus
memperkuat nilai spiritual dalam budaya kerja pemerintahan.
“Program ini kami hadirkan untuk
membangun lingkungan birokrasi yang religius, berkarakter, dan menjadikan
Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Ahmad
Rifai saat peluncuran.
Baca Lainnya :
- Pemkab Lamsel Perkuat Desa Anti Korupsi 2026, 17 Kecamatan Teken Pakta Integritas0
- Pemkab Lampung Selatan Teken Kerja Sama dengan Dua Kampus Kebidanan0
- Polda Bersama Bapanas RI dan Stakeholder Laksanakan Sidak Saber Pangan di RPH Terbesar Lampung0
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni0
- Kawanara 1.335 Hektare Candipuro Diproyeksikan jadi Pusat Pertanian Modern0
Gerakan ini tidak hanya menyasar
aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga melibatkan guru, santri, tokoh agama,
hingga masyarakat umum.
Target 5.000 khatam diharapkan
tercapai melalui partisipasi kolektif dari berbagai elemen, mulai dari kantor
pemerintahan, masjid, sekolah, hingga lingkungan keluarga.
Sementara itu, mewakili Bupati
Lampung Selatan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Firmansyah menilai gerakan
tersebut sebagai langkah strategis dan visioner dalam membangun budaya literasi
Qur’ani di daerah.
Menurutnya, pembangunan daerah
tidak semata berbicara tentang infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan,
melainkan juga pembangunan manusia yang berakar pada akhlak, nilai, dan
keimanan.
“Daerah yang maju tidak hanya
diukur dari pertumbuhan ekonominya, tetapi dari kualitas moral warganya. Karena
itu, pembangunan manusia harus dimulai dari penguatan karakter dan
spiritualitas,” kata Firmansyah.
Ia mengajak seluruh elemen
masyarakat menjadikan tadarus sebagai gerakan berkelanjutan, bukan hanya
program seremonial selama Ramadan.
“Dari kantor pemerintahan hingga
ruang keluarga, dari masjid hingga sekolah, mari kita hidupkan tradisi membaca,
memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Jika Al-Qur’an kita muliakan, insyaallah
Allah akan memuliakan daerah ini dan membimbing langkah pembangunan kita,”
ujarnya.
Melalui gerakan “Lampung Selatan
Bertadarus”, pemerintah daerah bersama Kemenag berharap Ramadan 1447 Hijriah
menjadi momentum penguatan spiritual sekaligus fondasi pembangunan karakter
masyarakat Lampung Selatan secara berkelanjutan. [MFH/Diskominfo Lamsel]











3.jpg)