- Bupati Riyanto Pamungkas Kukuhkan Paskibraka Pringsewu Tahun 2026
- Paskibraka Lamtim 2026 Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih
- Karnaval HUT ke-81 RI di Kecamatan Sukadana Meriah
- Jelang HUT ke-81 RI, Wali Kota Metro Serahkan Duplikat Bendera Pusaka
- Walikota Kukuhkan 31 Calon Paskibraka Kota Metro
- Lospem Lambar Ramai Tiap Minggu, Bupati Dorong Hiburan untuk Gaet Pengunjung
- Bupati Parosil Kukuhkan Paskibraka Lampung Barat
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Jambore Nasional Pramuka XII di Cibubur
- Bupati Dedi Irawan Tutup Festival Nyambai 2026
- Polsek Wonosobo Amankan Tiga Pelajar Diduga Pelaku Jambret di Jalinbar Tanggamus
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ikuti Dakwah Damai Indonesiaku

BANDAR
LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal,
menghadiri acara Damai Indonesiaku yang bertema “Hidup Plong, Tanpa Sifat
Sombong” di Masjid Raya Al-Bakrie, Minggu (14/09/2025). Acara ini
diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peresmian masjid yang baru saja
diresmikan pada Jumat, 12 September 2025.
Masjid Raya Al-Bakrie tidak
hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan
keagamaan berskala nasional dan internasional. Hal ini ditegaskan dengan
diselenggarakannya program religi Damai Indonesiaku yang disiarkan langsung
oleh stasiun televisi tvOne. Program ini dikenal luas karena mengemas dakwah
Islam dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.
Acara Damai Indonesiaku hari
ini diisi oleh penceramah kenamaan, Ustadz Das’ad Latief dan K.H. Cholil Nafis.
Dalam ceramahnya, K.H. Cholil Nafis menyampaikan pentingnya menjaga persatuan
dan kesatuan bangsa dengan menjadikan agama sebagai landasan, bukan sumber
perpecahan.
Baca Lainnya :
- Dukung Agenda Nasional, Pemprov Lampung Komitmen Hadirkan Data yang Akurat0
- Menteri Agama Hadiri Peresmian Masjid Raya Al-Bakrie Lampung0
- Sinergi Pemprov Lampung, Kementan, dan PLN0
- Warga Way Halim dan Tanjung Senang Terima Alat Bantu Disabilitas0
- Lomba Catur dan Tenis Meja FMIPA Meriahkan Dies Natalis ke-60 Unila0
Ia juga mengajak umat untuk
mengedepankan toleransi dan saling pengertian, serta menghindari konflik yang
sering kali muncul akibat perbedaan pendapat. K.H. Cholil Nafis juga menekankan
agar umat Islam berdakwah dengan cara yang santun dan bijaksana.
Acara ini berjalan
dengan khidmad dan disambut antusias oleh para jamaah yang hadir, menunjukkan
dukungan penuh terhadap nilai-nilai perdamaian dan persatuan yang diserukan.
[MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung].











3.jpg)