- Kapolres Tanggamus Latih Bela Diri Anggota
- Tanam 1.000 Pohon di Ulu Belu, Bupati Tanggamus: Saatnya Bekerja Nyata untuk Iklim
- Terima Peserta PKN II Sumsel, Wagub Jihan Dorong Pemimpin Daerah Adaptif Hadapi Perubahan
- Penataan Muara Indah Dimulai, Pedagang Ditata Demi Percantik Wajah Wisata Kotaagung
- Pemprov Lampung Raih Predikat A Nasional untuk Keamanan Pangan
- Anggota DPRD Lamsel Dorong Pemuda Aktif Kawal Kebijakan Daerah Lewat Forum Kreatif
- 48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda
- Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung
- Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
- Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Oknum Kakon di Amankan Polsek Pugung
Festival Seni Qasidah 2025 Digelar
Targetkan Lahirnya Seniman Islami Berprestasi Nasional

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah
Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam pelestarian dan pengembangan seni
budaya Islami melalui penyelenggaraan Festival Seni Qasidah, Bintang Vokalis,
dan Pop Islami Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025.
Festival ini secara resmi dibuka
oleh Gubernur Lampung diwakili oleh Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, di
Balai Keratun Lt. III, Selasa (25/11/2025).
Gubernur dalam sambutan tertulis
yang disampaikan Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa festival ini
merupakan manifestasi dari dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung untuk
mendorong partisipasi masyarakat dalam seni budaya yang berlandaskan ajaran
Islam.
Baca Lainnya :
- Polda Lampung Siapkan 1.612 Personel Amankan Ijtima Ulama Dunia 20250
- Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi Saibara untuk Permudah Transaksi Retribusi Daerah0
- Pelangi Anak Indonesia Ceriakan Panggung Budaya Lampung Fest 20250
- Tim Gabungan Tangkap Pelaku Pembunuhan Ayah Kandung di Bandar Lampung0
- Warga Antusias RSUDAM Buka Layanan Gratis di Lampung Fest 20250
“Seni
Qasidah dan lagu-lagu Islami memiliki peran vital dalam perjalanan dakwah
umat,” ujar Gubernur.
Ia menuturkan, sejak masa
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, syair-syair telah digunakan oleh para
sahabat seperti Hassan bin Tsabit dan Abdullah bin Rawahah sebagai penguat
semangat, penghibur hati, sekaligus penyampai pesan moral.
“Nilai
inilah yang akan kita hidupkan kembali melalui festival hari ini,” tegasnya.
“Ketika nanti melantunkan qasidah
atau lagu Islami, para peserta sedang meneruskan tradisi luhur para pendahulu
kita, menyebarkan pesan damai, akhlak mulia, dan kecintaan kepada Allah dan
Rasul-Nya,” lanjutnya lagi.
Gubernur selanjutnya menyampaikan
bahwa festival ini adalah strategi penting untuk menjaga seni qasidah tetap
hidup dan berkembang, serta tidak tertinggal oleh arus perubahan zaman. Selain
sebagai sarana hiburan, seni diposisikan sebagai sarana pendidikan, pembentukan
karakter, dan pengikat moral yang mampu meneguhkan keimanan dan memperkaya
kebudayaan bangsa.
“Semoga festival ini membawa
manfaat, memperkaya budaya Islami, dan memperkuat jati diri kita sebagai
masyarakat Lampung yang religius, ramah, dan berbudaya,” harap Gubernur.
Kepada seluruh peserta, pelatih,
dan pembina, Sekdaprov menyampaikan pesan khusus dari Gubernur agar terus
berkarya, menginspirasi Lampung, serta menaruh harapan besar kepada generasi
seni Islami.
“Semoga dari panggung ini lahir
penyanyi, pencipta lagu, dan seniman Islami yang membawa harum nama daerah
hingga tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPW Lasqi
Nusantara Jaya Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo, menyoroti prestasi
gemilang yang telah diraih Lampung di ajang Lasqi tingkat nasional sebelumnya.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa talenta seni Islami di Lampung
memiliki daya saing yang tinggi.
”Kini
saatnya kita bangkitkan kembali semangat juara itu. Mari kita tampilkan karya
terbaik, suara terbaik, dan niat terbaik,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, Lasqi
Lampung, kata Agnesia Marindo, menetapkan bahwa Juara 1 untuk kategori Bintang
Vokalis dan Pop Islami Tingkat Provinsi Lampung akan dikirim sebagai delegasi
resmi untuk mewakili Lampung pada Lasqi Tingkat Nasional di tahun 2026. Hal ini
diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berlatih dan
meningkatkan kualitas diri.
Kepada seluruh peserta, Agnesia
Marindo berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas terlepas dari hasil
kompetisi. Ia menekankan bahwa ajang ini harus dimanfaatkan sebagai media untuk
belajar, berkreasi, dan menjadikan seni Islami sebagai instrumen dalam
memperbaiki akhlak dan karakter.
Festival Seni Qasidah, Bintang
Vokalis, dan Pop Islami yang berlangsung selama dua hari, 25 – 26 November 2025
ini diikuti 14 DPD Lasqi Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dengan rincian
peserta, Lomba Seni Qasidah 5 grup, Lomba Bintang Vokalis diikuti 40
peserta, Lomba Pop
Islami diikuti sebanyak 24 peserta. [MFH/ Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)