- Wabup Pesawaran Dampingi Tim Kementerian PUPR Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat
- Pemkab Pringsewu Apresiasi Wajib Pajak dan Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah
- Kolaborasi Harmoni Lampung Timur Gaungkan Perang Melawan Narkoba
- Santri Darul Hikmah Siap Menjadi Generasi Unggul, Bupati Ela: Ilmu Harus Diamalkan
- Bupati Parosil Lepas Keberangkatan 207 Jamaah Calon Haji Lampung Barat
- Sekda Pesisir Barat Tedi Zadmiko Tunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci
- Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat
- Pemkab Respons Serangan Hama Padi, Petani Wonosobo Minta Pendampingan
- Akses Sulit, Semangat Tak Surut: Pemkab Tanggamus Klarifikasi Sekolah Kelas Jauh di Batu Nyangka
- Gunakan DTSEN, Pemprov Lampung Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat
Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen pada Triwulan I 2026

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Daya beli masyarakat
Provinsi Lampung menunjukkan tren yang semakin positif pada triwulan I tahun
2026. Hal ini tercermin dari meningkatnya transaksi pembelian kendaraan
bermotor baru selama periode Januari hingga Maret 2026.
Berdasarkan data perbandingan periode
Januari–Maret 2025 dan Januari–Maret 2026, jumlah kendaraan baru di Lampung
meningkat dari 32.858 unit menjadi 39.817 unit. Dengan demikian, terjadi
kenaikan sebesar 6.959 unit atau tumbuh sekitar 21 persen dibandingkan periode yang
sama tahun sebelumnya.
Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari sisi
volume kendaraan, tetapi juga dari nilai ekonominya. Pada triwulan I tahun
2026, nilai transaksi pembelian kendaraan bermotor baru di Provinsi Lampung
diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 triliun. Angka ini merupakan akumulasi dari
transaksi kendaraan roda dua dan roda empat, didekati dari komponen pajak
kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.
Baca Lainnya :
- Gunakan DTSEN, Pemprov Lampung Pastikan Bantuan Tepat Sasaran0
- HUT Perdana FARRILA Berlangsung Semarak dan Meriah0
- Pemprov Lampung Ajak Stakeholder Bersinergi Sukseskan Porwanas XV 20270
- Ikuti Asistensi KemenPANRB, Lampung Dorong Optimalisasi RB, SAKIP, dan Zona Integritas0
- Pemprov Lampung Optimalkan Kualitas Layanan Publik0
Secara rinci, nilai transaksi kendaraan roda
dua diperkirakan mencapai Rp1,03 triliun, sementara kendaraan roda empat
memberikan kontribusi lebih besar, yaitu sekitar Rp1,49 triliun. Jika
digabungkan, total nilai ekonomi dari transaksi kendaraan bermotor baru
tersebut mencapai Rp2,5 triliun.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Provinsi Lampung, Saipul, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi sinyal kuat
penguatan konsumsi masyarakat di Lampung di triwulan 1 tahun 2026.
“Peningkatan ini menunjukkan bahwa daya beli
masyarakat Lampung terus membaik. Pembelian kendaraan bermotor sebagai barang
tahan lama mencerminkan meningkatnya kemampuan finansial masyarakat, kemudahan
akses pembiayaan, serta kepercayaan terhadap kondisi ekonomi daerah,” ujar
Saipul.
Ia juga menambahkan bahwa transaksi kendaraan
bermotor memberikan dampak luas terhadap perekonomian daerah.
“Perputaran uang yang mencapai sekitar Rp2,5
triliun turut menggerakkan berbagai sektor, seperti pembiayaan, asuransi,
dealer kendaraan, bengkel, hingga perdagangan suku cadang. Selain itu, hal ini
juga berdampak positif terhadap peningkatan penerimaan daerah melalui pajak
kendaraan bermotor dan bea balik nama,” tambahnya.
Dengan demikian, peningkatan pembelian
kendaraan baru pada triwulan I 2026 tidak hanya mencerminkan naiknya kebutuhan
mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi indikator membaiknya aktivitas
ekonomi di Provinsi Lampung.
Momentum ini diharapkan terus terjaga melalui
peningkatan kualitas layanan publik, kemudahan administrasi, penguatan
infrastruktur, serta kebijakan ekonomi yang adaptif guna menjaga optimisme dan
daya beli masyarakat. [MFH/Diskominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)