- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
- Pemkab Pesisir Barat Ikuti Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Kemendagri
- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Bupati Ela SIti Nuryamah Kukuhkan Kampung Siaga Bencana
Perkuat Ketangguhan Masyarakat Hadapi Bencana

SEKAMPUNG UDIK, MFH,-- Bupati Lampung Timur,
Ela Siti Nuryamah, memimpin Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji Standar
Operasional Prosedur (SOP) Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dirangkaikan dengan
Pelatihan Kampung Siaga Bencana di Desa Gunung Agung, Kecamatan Sekampung Udik,
Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan SDN 1 Desa Gunung
Agung tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam
memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.
Program Kampung Siaga Bencana (KSB) dihadirkan
sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu melakukan penanganan
awal saat terjadi bencana, sekaligus membangun budaya siaga yang berkelanjutan
hingga ke tingkat desa.
Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah
menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam menghadapi ancaman
bencana. Menurutnya, tindakan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi akan mampu
menekan risiko, meminimalkan korban jiwa, serta mengurangi kerugian harta
benda.
Baca Lainnya :
- Panen Raya Petani Mitra Adhyaksa, Bukti Sinergi Kejaksaan dan Pemkab Lampung Timur 0
- Dinas Kominfo Lampung Timur Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis0
- Pemkab Lampung Timur Gandeng Bulog untuk Perkuat Ketahanan Pangan0
- RSUD KH Ahmad Hanafiah Jalani Survei Akreditasi LAM-KPRS0
- Pemkab Lamtim Matangkan Persiapan Peresmian Gedung Sekolah Rakyat Permanen0
"Kesiapsiagaan adalah kunci utama agar
kita mampu melakukan tindakan cepat dan tepat, guna menekan risiko dan
meminimalkan terjadinya korban jiwa maupun kerugian harta benda," ujar
Bupati.
Ia menjelaskan, melalui Program Kampung Siaga
Bencana, masyarakat dibekali pengetahuan, edukasi, dan pelatihan mengenai
mitigasi bencana. Selain itu, dibentuk pula struktur relawan dengan pembagian
tugas yang jelas sehingga setiap anggota memahami peran dan tanggung jawabnya
dalam penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.
Bupati berharap keberadaan KSB dapat
menumbuhkan kemandirian masyarakat sehingga warga menjadi garda terdepan dalam
menghadapi situasi darurat sebelum bantuan dari tim penolong tiba.
"Dengan program KSB ini, saya berharap
tumbuh kemandirian masyarakat. Warga menjadi garda terdepan yang sigap saling
menjaga, mampu menolong diri sendiri, dan membantu sesama warga sebelum tim
penolong datang," katanya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh
pengurus, anggota Kampung Siaga Bencana, dan masyarakat agar tidak memandang
KSB sebagai sekadar program seremonial, tetapi menjadikannya sebagai budaya
siaga yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk
terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, instansi terkait, dan
seluruh pilar sosial agar setiap potensi bencana dapat diantisipasi secara
bersama-sama.
"Selalu siap siaga dalam meminimalkan
risiko serta melindungi keluarga dan lingkungan dari ancaman bencana. Kesiapan
kita hari ini adalah investasi keselamatan bagi masa depan," tegasnya.
Usai apel pengukuhan dan simulasi, Bupati Ela
Siti Nuryamah meninjau langsung sejumlah fasilitas yang disiapkan sebagai
bagian dari simulasi penanggulangan bencana. Fasilitas tersebut meliputi Posko
Lumbung Sosial, Pos Dapur Umum, Pos Gardu Sosial, hingga Pos Titik Kumpul.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung
berada dalam kondisi siap digunakan ketika terjadi keadaan darurat.
Melalui kegiatan ini,
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap Program Kampung Siaga Bencana mampu
menjadi fondasi dalam membangun masyarakat desa yang tangguh, mandiri, dan siap
menghadapi berbagai ancaman bencana. Selain meningkatkan kapasitas
penanggulangan bencana, program ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat
gotong royong, kepedulian sosial, serta kebersamaan dalam menjaga keselamatan
lingkungan demi terwujudnya Lampung Timur yang aman, tangguh, dan berdaya.
[MFH/Komdigi Lampung Timur]











