- Peringati Harkitnas ke 118, Pemprov Lampung Gaungkan Semangat Kebangkitan Kolektif Bangsa
- Sekda Tanggamus Bacakan Amanat Bupati pada Upacara Harkitnas ke-118
- Terima Aspirasi Buruh, Pemprov Lampung Gelar Dialog
- Pemkab Tanggamus Mulai Tata Pasar Gisting, Pedagang Diminta Masuk Area Dalam Pasar
- Polres Tanggamus Identifikasi Remaja Korban Tenggelam di Pantai Teba
- Pemprov Lampung Dorong GAPEMBI jadi Garda Terdepan Penyediaan Pangan Sehat
- Lampung Perkuat Ketahanan Wilayah Hadapi Ancaman Multidimensi
- Satgas Kodim 0421/Ls Berhasil Pertemukan Wanita Linglung di Pelabuhan Bakauheni dengan Keluarga
- Komitmen Ciptakan Generasi Sehat, Pemkab Pesawaran Hadirkan Edukasi Bersama Kemenkes RI
- Bupati Pringsewu Resmikan UPT SDN 1 Gunungraya sebagai Sekola Definitif
Bupati Ela Hadiri Rakor Nasional RTRW Tegaskan Arah Pembangunan Lamtim

JAKARTA, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur terus memperkuat arah pembangunan daerah melalui penataan ruang yang
terencana, terarah, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan
kehadiran Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah dalam Rapat Koordinasi Lintas
Sektor pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang
Wilayah (RTRW) yang digelar di Tribrata Convention Center, Darmawangsa Raya,
Jakarta Selatan. Senin 18/05/2026
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ela didampingi
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Rustam Effendi, Ketua DPRD Kabupaten
Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) terkait yang terlibat langsung dalam proses penyusunan dan
sinkronisasi tata ruang wilayah.
Rapat koordinasi lintas sektor ini menjadi
tahapan penting dalam proses harmonisasi antara pemerintah daerah dan
pemerintah pusat sebelum Rancangan Peraturan Daerah RTRW ditetapkan menjadi
regulasi resmi. Pembahasan dilakukan bersama kementerian dan lembaga teknis
guna memastikan kebijakan tata ruang daerah selaras dengan program strategis
nasional, kebijakan provinsi, serta kebutuhan pembangunan jangka panjang
daerah.
Baca Lainnya :
- Wabup Azwar Hadi Tekankan Penguatan Nasionalisme dan Deteksi Dini 0
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha0
- Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Lampung Timur Perketat Pengawasan Hewan Kurban0
- Pastikan Fasilitas Kawasan Nelayan Terintregasi, Wapres Tinjau KNMP Desa Margasari0
- Pemkab Lamtim Gandeng KPK, Perkuat Integritas dan Pengawasan Pemerintahan0
Dalam forum tersebut, berbagai aspek strategis
turut dibahas secara komprehensif, mulai dari penataan kawasan pertanian,
pengembangan permukiman, pembangunan infrastruktur, kawasan industri, hingga
perlindungan kawasan lingkungan hidup serta wilayah rawan bencana. Sinkronisasi
ini dinilai penting agar pembangunan di Lampung Timur memiliki arah yang jelas
serta terhindar dari tumpang tindih kebijakan di masa mendatang.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah
menegaskan bahwa RTRW bukan sekadar dokumen administratif, melainkan menjadi
peta besar pembangunan daerah yang akan menentukan wajah Lampung Timur dalam
jangka panjang.
“RTRW ini menjadi dasar utama pembangunan
daerah. Karena itu penyusunannya harus benar-benar matang, sinkron dengan
pemerintah pusat, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan
daerah ke depan,” ujar Ela.
Menurutnya, tata ruang yang baik akan
memberikan dampak langsung terhadap percepatan pembangunan daerah, peningkatan
investasi, kemudahan perizinan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas
sektor dalam penyusunan RTRW agar seluruh potensi daerah dapat diakomodasi
secara maksimal tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur dalam rakor nasional tersebut sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah
daerah dalam membangun wilayah yang tertata, terarah, serta memiliki kepastian
hukum dalam pengembangan kawasan strategis di masa depan.
Melalui pembahasan RTRW yang komprehensif dan
terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap arah pembangunan
daerah dapat berjalan lebih efektif, membuka peluang investasi baru, serta
mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan
masyarakat. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)