- Polres Tanggamus Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke 80
- Sekda Kota Metro Tinjau Pelayanan di Disdukcapil dan MPP
- Plt. Bupati I Komang Koheri Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Sunan Ampel
- Plt. Bupati Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
- Pemkab Lampura Dukung Persiapan Hari Pramuka dan Jambore Nasional 2026
- Pemkab Lampung Utara Bahas Adendum Perjanjian Kerja Sama dengan PKN STAN
- Pengurus Harpi Melati Lampung Barat 2026–2031 Dilantik
- Pemkab Perkuat Layanan Publik Melalui Kerja Sama Data Warehouse (DWH)
- Pemprov Lampung Dorong Peningkatan Tata Kelola dan Infrastruktur RSBNH
- Pemprov Perluas Akses Pandidikan Global Lewat Program Study and Network ke Korea
Polsek Wonosobo Bantu Evakuasi Warga Diduga ODGJ di Pekon Sri Melati

TANGGAMUS, MFH,-- Jajaran
Bhabinkamtibmas Polsek Wonosobo, Polres Tanggamus, melakukan tindakan cepat
mengamankan seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di Pekon
Sri Melati, Kecamatan Wonosobo, Senin (24/11/2025).
Warga tersebut diketahui bernama
Repi bin Mohan, yang sejak beberapa hari terakhir dilaporkan menunjukkan
perilaku yang meresahkan masyarakat sekitar.
Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasudin,
S.H., mengatakan pengamanan itu menindaklanjuti laporan warga, dua personel
Bhabinkamtibmas Aipda Agus Setiawan dan Bripka Pera Oktavian langsung menuju
lokasi untuk melakukan penanganan.
Baca Lainnya :
- Polsek Semaka Amankan Laga Mini Soccer Wanita Karang Taruna Cup 20250
- Patroli Perintis Presisi Polres Tanggamus Amankan 2 Motor0
- Kapolsek Talang Padang Silaturahmi dengan Ketua MUI Tanggamus0
- Polsek Talang Padang Tangkap DPO Pencuri Motor dan Dua Handphone0
- Tekab 308 Polsek Pulau Panggung Tangkap Pelaku Pencurian Uang 0
"Penanganan dimulai sekitar
pukul 10.25 WIB, setelah petugas menerima laporan dari warga terkait kondisi
Repi yang dikhawatirkan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang
lain," kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad
Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Kapolsek menjelaskan, di tempat
kejadian, pihaknya berkoordinasi dengan aparatur pekon serta keluarga untuk
memastikan proses evakuasi berjalan aman.
"Dengan pendekatan komunikatif
dan humanis, petugas berhasil menenangkan Repi sebelum akhirnya dibawa menuju
rumah sakit jiwa (RSJ) Lampung guna mendapatkan perawatan medis lebih
lanjut," jelasnya.
Kapolsek menegaskan, tindakan cepat tersebut dilakukan demi menjaga
keamanan lingkungan sekaligus memastikan warga yang mengalami gangguan jiwa
mendapatkan penanganan profesional.
“Kami mengedepankan pendekatan yang
humanis. Tujuannya bukan hanya mengamankan situasi, tetapi juga memastikan
warga yang bersangkutan memperoleh perawatan yang semestinya,” ungkapnya.
Kapolsek menambahkan, laporan
masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian mencegah potensi gangguan
kamtibmas.
“Kami berterima kasih kepada warga
yang melaporkan. Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan agar lingkungan tetap
aman dan kondusif,” tandasnya.
Selama proses evakuasi,
kondisi dilaporkan aman tanpa hambatan berarti. Petugas memastikan seluruh
tahapan dilakukan sesuai prosedur, termasuk pengawalan hingga proses membawa
Repi ke fasilitas kesehatan. [MFH/Din/rils]











3.jpg)