- Menembak Begal, Membiarkan Bandar
- Kakanwil Kemenag Tekankan Penguatan Pelayanan Umat Saat Kunjungan ke KUA Gisting Tanggamus
- Petani Cabai Lamsel Keluhkan Biaya Produksi Melonjak, Harga Jual Justru Anjlok Saat Panen Raya
- PTPN I Polisikan Lansia 72 Tahun Kasus Pencurian Getah Karet
- Rekam Jejak Polwan Pertama jadi Kapolsek di Polres Tanggamus, dari Reskrim Hingga Humas
- SDN 1 Tekad Raih Juara 1 Tari Kreasi dan jadi Juara Umum FLS3N Kecamatan Pulau Panggung
- Kabidkeu dan Kabid Dokkes Polda Lampung Pimpin Apel Pamatwil Polres Tanggamus
- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Rumah di Ulu Belu

TANGGAMUS, MFH,-- Polsek Pulau Panggung
melakukan identifikasi dan pendataan terkait peristiwa kebakaran yang
menghanguskan sebuah rumah warga di Dusun Sirna Galih Dua, Pekon Sirna Galih
Dua, Kecamatan Ulu Belu.
Kapolsek Pulau Panggung AKP Jumbadio, S.H.,
mengatakan pihaknya menerima laporan bahwa sebuah rumah milik warga terbakar
saat dalam keadaan kosong pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
“Begitu mendapatkan informasi, personel kami
langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan identifikasi. Rumah
tersebut terbakar habis, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata
AKP Jumbadio mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.,
Kamis 20 November 2025.
Baca Lainnya :
- Polsek Pugung Gerak Cepat Telusuri Video Viral Dugaan Bullying Siswi MTs Al-Khairiyah0
- Sat Lantas Polres Tanggamus Gelar Penegakan Disiplin Lalu Lintas dalam Ops Zebra 2025 di Gisting0
- Pendaftaran Bintara Brimob 2025 Dibuka0
- Hari Pertama Operasi Zebra Krakatau 2025, Polres Tanggamus Tegur 31 Pelanggar Lalu Lintas0
- Polres Tanggamus Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Krakatau 20250
Ia menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui
oleh tetangga korban yang melihat api sudah membesar. Warga sempat berupaya
memadamkan api, namun karena bangunan rumah terbuat dari papan, kobaran cepat
menjalar dan menghabiskan seluruh isi rumah.
“Material bangunan yang mudah terbakar membuat
api cepat membesar. Warga sudah membantu, tetapi tidak berhasil menyelamatkan
bangunan,” tambahnya.
Rumah tersebut diketahui milik Nasrudin (75),
seorang petani setempat. Saat kejadian, istrinya sedang berada di rumah
tetangga yang melaksanakan kegiatan sehingga rumah dalam keadaan kosong.
Api baru diketahui setelah saksi melihat
kobaran muncul dari bagian rumah korban dan langsung meminta pertolongan warga
sekitar.
"Seluruh barang berharga ikut terbakar,
mulai dari uang tunai sekitar Rp25 juta, 1,2 kuintal biji kopi kering, surat-surat
penting seperti KK, KTP, ijazah, sertifikat tanah, hingga pakaian dan peralatan
rumah tangga," jelasnya.
Kapolsek menambahkan bahwa penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
“Dari hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara
berasal dari korsleting listrik. Namun kami tetap melakukan pendalaman untuk
memastikan penyebab pastinya,” ujarnya.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
"Kami melalui
Bhabinkamtibmas telah memberikan pendampingan kepada keluarga korban dan
melakukan koordinasi dengan aparat pekon untuk penanganan lanjutan,"
tandasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)