- Polres Tanggamus Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke 80
- Sekda Kota Metro Tinjau Pelayanan di Disdukcapil dan MPP
- Plt. Bupati I Komang Koheri Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Sunan Ampel
- Plt. Bupati Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
- Pemkab Lampura Dukung Persiapan Hari Pramuka dan Jambore Nasional 2026
- Pemkab Lampung Utara Bahas Adendum Perjanjian Kerja Sama dengan PKN STAN
- Pengurus Harpi Melati Lampung Barat 2026–2031 Dilantik
- Pemkab Perkuat Layanan Publik Melalui Kerja Sama Data Warehouse (DWH)
- Pemprov Lampung Dorong Peningkatan Tata Kelola dan Infrastruktur RSBNH
- Pemprov Perluas Akses Pandidikan Global Lewat Program Study and Network ke Korea
Polsek Pulau Panggung dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Temuan Mayat di Gunung Meraksa

TANGGAMUS, MFH,-- Polsek Pulau
Panggung bersama tim Inafis Polres Tanggamus melakukan identifikasi terhadap
temuan sesosok mayat laki-laki di saluran irigasi Sawah Lebar, Pekon Gunung
Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Senin (9/2/2026) sore.
Kapolsek Pulau Panggung AKP
Jumbadio, S.H., setelah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya juga
berkoordinasi dengan tenaga kesehatan. Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi
tubuh korban diketahui sudah tidak utuh dan mengalami pembusukan.
“Jenazah korban dievakuasi dengan
bantuan masyarakat setempat, tim Inafis Polres Tanggamus, serta Basarnas
Tanggamus,” kata AKP Jumbadio mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad
Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa 10 Februari 2026.
Baca Lainnya :
- Satgas Pangan Polres Tanggamus Bersama Bapanas Lakukan Saber Harga Sembako 0
- Dibantu Warga, Polsek Limau Amankan Tiga Pemuda Terduga Pelaku Pencurian 11 Tabung Gas LPG 0
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi0
- Polres Tanggamus Gandeng TNI, Pemda dan Relawan Gelar Korve Massal di Dua Pantai Wisata Unggulan0
- Wakapolres Tanggamus Tegaskan Disiplin Anggota, Periksa Sikap Tampang Hingga Surat-surat0
AKP Jumbadio menjelaskan, penemuan
jenazah tersebut diketahui sekitar pukul 17.30 WIB bermula saat salah satu
warga, Nurhasan (60), mencium bau tidak sedap dari aliran air irigasi ketika
hendak mencuci tangan.
Merasa curiga, Nurhasan kemudian
mengajak dua warga lainnya, Cecep (41) dan Patra (28), untuk menelusuri sumber
bau tersebut. Ketiganya menemukan sesosok mayat di bawah pepohonan pisang di
aliran irigasi. Setelah penemuan itu, warga sekitar segera berdatangan ke
lokasi.
"Korban diketahui bernama Ibnu
Wafid Alfarobi (18), warga Pekon Gunung Megang, Kecamatan Pulau Panggung.
Identitas korban dikenali dari pakaian yang digunakan warga setempat maupun keluarganya setelah
dilakukan pengecekan di lokasi kejadian," jelasnya.
Kapolsek menambahkan, korban Ibnu
Wafid Alfarobi, sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah sejak Selasa, 27
Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB tanpa pamit kepada keluarga.
"Atas permintaan pihak
keluarga, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi dengan
jadwal hari ini, guna mengetahui penyebab pasti kematian," tandasnya.
[MFH/Din/rils]











3.jpg)