- BPOM Siap Bangun Kantor di Tanggamus Wabup: Kami Siapkan Lahan Lebih dari yang Diminta
- Sinergi Pemprov–BKKBN, Warga Lampung Didorong Lebih Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas
- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates–Metro
- Wagub Jihan Nurlela Gelar Pertemuan dengan Wamen Perdagangan di Jakarta
- Koni Siapkan Musyawarah, Bupati Parosil Bahas Kepengurusan dan Program Olahraga
- Sinergi Pajak Diperkuat, Bupati Paparkan Kendala Balik Nama Kendaraan
- Ketum TP-PKK Hadiri Sosialisasi dan Penandatanganan Mou Ruang Bersama Indonesia
- TMMD Ke-128 Dimulai, Program Kodim 0424/Tanggamus Dorong Akses dan Harapan Warga
- 20 Tahun Menabung, Tukang Sayur Keliling Akhirnya Berangkat Haji 2026
- Polres Lamsel Gerebek Rumah Warga di Rajabasa, Diduga Ladang Ganja Dalam Polybag
Penguatan Peran Guru Ngaji Jadi Pilar Pemkab Pringsewu Bangun Masyarakat Religius

PRINGSEWU, MFH, – Pemerintah
Kabupaten Pringsewu menempatkan penguatan peran guru ngaji sebagai pilar utama
dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Melalui
peningkatan kapasitas sumber daya pendidik keagamaan, pengembangan metode
pembelajaran Al-Qur’an, serta dukungan berkelanjutan, pemerintah daerah
berupaya memastikan pendidikan keagamaan memberikan dampak nyata bagi
pembentukan karakter generasi muda.
Komitmen tersebut diwujudkan
melalui pelaksanaan Sosialisasi Pengembangan Metode Baca Al-Qur’an bagi guru
ngaji se-Kabupaten Pringsewu Tahun 2025 yang digelar di Masjid Agung Al-Asma’ul
Husna, Islamic Center Kabupaten Pringsewu, Selasa (16/12/2025).
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila,
saat membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa guru ngaji memiliki peran
strategis dalam membentengi moral anak-anak di tengah tantangan era digital.
Menurutnya, kualitas pembelajaran Al-Qur’an yang baik akan berpengaruh langsung
terhadap pembentukan sikap, perilaku, dan karakter generasi penerus.
Baca Lainnya :
- Wabup Pringsewu Hadiri HUT ke-80 PGRI dan HGN ke-310
- Pejabat Kejaksaan Agung RI Didampingi Bupati Pringsewu Kunjungi SD N 1 Pringsewu0
- Rakor Penyuluh Pertanian Perkuat Peran Penyuluh di Pringsewu0
- Bupati Pringsewu Ajak Jajaran Perkuat Kebersamaan untuk Optimalisasi Pelayanan Publik0
- Bupati Lepas Kontingen Pramuka Pandu Maarif NU Lampung ke Kemah Perdamaian0
Ia menjelaskan bahwa peningkatan
mutu pengajaran Al-Qur’an tidak hanya bertujuan mencetak peserta didik yang
lancar membaca, tetapi juga mampu memahami, merenungi, dan mengamalkan
nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penguasaan
metode pembelajaran yang efektif dan relevan menjadi kebutuhan mendesak bagi
para guru ngaji.
Melalui kegiatan sosialisasi ini,
pemerintah daerah berharap para guru ngaji semakin profesional, adaptif, dan
inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran. Dengan metode yang tepat,
proses belajar mengajar diharapkan lebih menarik dan mampu menumbuhkan
kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an, sekaligus memperkuat nilai keimanan dan
akhlakul karimah.
Sebagai bentuk dukungan konkret,
Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus berupaya meningkatkan perhatian terhadap
tenaga pendidik keagamaan informal lintas agama. Pada tahun 2025, pemerintah
daerah mengusulkan sebanyak 605 guru informal keagamaan sebagai penerima
dukungan, yang terdiri atas 525 guru Muslim dan 80 guru Non-Muslim, guna
memastikan pembinaan keagamaan berjalan inklusif dan berkelanjutan di tengah
masyarakat. [MFH/Diskominfo Pringsewu]











3.jpg)