- Polsek Pugung Tangkap Residivis, Pelaku Pencurian Mesin Pompa Air Milik Warga
- Ari-Azad Juara Pertama Turnamen Gaple Kapolres Tanggamus Cup 2026
- Pemkab Turut Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 Bersama Polres Pesisir Barat
- PT.Gunung Madu Plantations Siap Bersinergi dengan Pemkab Lampura
- Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- IBI Tanggamus Lampaui Target Pap Smear, Sumbang Capaian Rekor MURI Lampung
- Kepala BPS RI Piminpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi
- Bangun Lampung Berkarakter, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat
- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren Cetak SDM Unggul dan Berkarakter


LAMPUNG
SELATAN, MFH,-- Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendukung
generasi muda, khususnya para santri, dalam meraih pendidikan tinggi dan
berkontribusi di tingkat global.
Hal tersebut
disampaikan Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi,
Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam
acara Haflah Tasyakur Pelepasan Santri Kelas VI Shuffah/XII MA Pondok Pesantren
Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah, Lampung Selatan, Minggu (19/4/2026).
Baca Lainnya :
- BEJAT! Kakek di Sidomulyo Setubuhi Cucu Kandung Hingga Melahirkan0
- Pemandangan Indah Kalianda Tertutup Kabel Semrawut, Warga Soroti Kelalaian Provider0
- Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green and Sport Hospital0
- Disnaker Lamsel Siap Konfirmasi Dugaan PHK Sepihak PT. Galaxy Wood Industry0
- Turun Langsung ke Lokasi, Yuti Rama Yanti Dorong Perbaikan Jalan Berlubang0
Dalam
sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Duta Besar
Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattarni, ini menjadi simbol
kuat persaudaraan dan solidaritas antara masyarakat Lampung dan Palestina.
“Kehadiran
beliau bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga penguat nilai kemanusiaan dan
kebersamaan yang terus dijunjung tinggi oleh masyarakat Lampung,” ujarnya.
Gubernur
juga memberikan apresiasi tinggi kepada pondok pesantren yang konsisten
mencetak generasi unggul. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam
membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual,
tetapi juga kuat dalam iman, akhlak, dan karakter.
“Momen
Haflah Tasyakur ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal bagi para santri
untuk melangkah lebih jauh. Kalian lulus di saat Indonesia bersiap menuju
Indonesia Emas 2045. Pemerintah Provinsi Lampung hadir dan tidak akan
membiarkan kalian berjuang sendiri,” tegasnya.
Ia
menambahkan, Pemprov Lampung telah menyiapkan berbagai program pendidikan
sebagai “karpet merah” bagi generasi muda, mulai dari peningkatan akses dan
mutu pendidikan, penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan
dunia kerja, hingga pengembangan sumber daya manusia unggul dan berkarakter.
Selain itu,
Pemprov Lampung juga membuka peluang lebih luas melalui program inovatif,
seperti kelas vokasi dan kerja sama internasional, guna mempersiapkan generasi
muda menghadapi persaingan global.
Dukungan
terhadap pesantren pun terus diperkuat sebagai bagian integral dari sistem
pendidikan nasional sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat.
Gubernur
juga menyoroti perhatian khusus pemerintah terhadap para penghafal Al-Qur’an.
Melalui sinergi dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Lampung,
jalur prestasi bagi hafiz dan hafizah semakin diperluas.
“Kami ingin
melahirkan pemimpin masa depan Lampung yang tidak hanya cerdas secara
intelektual, tetapi juga memiliki hati yang bercahaya dengan nilai-nilai
Al-Qur’an,” katanya.
Ia pun
berpesan kepada para santri agar mampu beradaptasi dengan perkembangan
teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
“Jadilah generasi yang modern dalam teknologi,
namun tetap teguh dalam prinsip ibadah. Bawalah nama baik Lampung hingga ke
kancah internasional,” pungkasnya.
Sementara
itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattarni,
menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia, termasuk
Lampung, terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ia menyebut Indonesia sebagai
“rumah kedua” bagi rakyat Palestina.
“Kami
merasakan persaudaraan yang tulus di negeri ini. Dukungan dan kepedulian bangsa
Indonesia menjadi harapan besar bagi kami,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan
keyakinannya bahwa keadilan akan terwujud dan Palestina akan merdeka.
“Suatu hari
nanti, kita semua akan dapat beribadah dengan damai di Masjid Al-Aqsa. Terima
kasih atas segala dukungan yang tidak pernah putus,” tutupnya.
Momentum ini
diharapkan semakin memperkuat semangat generasi muda untuk terus belajar,
berprestasi, dan berkontribusi, sekaligus menumbuhkan kepedulian global yang
berlandaskan nilai kemanusiaan dan keimanan. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi
Lampung]











3.jpg)