- Pemprov Lampung Siapkan ASN Unggul Melalui PKA dan Latsar CPNS 2026
- Pemprov Dorong TVRI jadi Etalase Kemajuan Desa dan Media Publik Tepercaya di Era Digital
- Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Kepulangan 206 Jamaah Haji Asal Lambar Disambut Haru Wabup Mad Hasnurin dan Pihak Keluarga
- Sekda Lambar Minta Camat Aktif Sosialisasikan Keringanan Pajak Motor ke Masyarakat
- Football Festival Bupati Cup Lampung Utara: Ajang Petakan Potensi Atlet Sepak Bola Muda
- Ribuan Peserta Ramaikan Lampung Utara Night Run 2026
- Bupati Ela Pimpin Penetapan Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 34 Lamtim
- Bupati Pringsewu Ajak Jajaran Pemkab dan Masyarakat Gowes Bersama
- Pemkab Perkuat Komitmen Zona Integritas dan Luncurkan Aplikasi Antrian Online Disdukcapil
Pemkot Metro Gelar Pasar Murah, Bantu Masyarakat Hadapi Kenaikan Harga Jelang Idul Fitri

METRO, MFH,-- Pemerintah Kota Metro
melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Metro menggelar kegiatan Pasar
Murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga
terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri yang digelar di Halaman Pasar
Cendrawasih Metro, Selasa (10/03/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh Pejabat
(PJ) Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, tersebut diselenggarakan sebagai
bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang saat ini
menghadapi kenaikan harga sejumlah bahan pokok di pasaran dengan harga lebih
rendah dibandingkan harga pasar, sehingga diharapkan dapat meringankan beban
masyarakat, khususnya menjelang momentum Ramadan dan Idul Fitri.
Kepala Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Kota Metro, Arah, menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini
merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga
bahan pokok dengan menyediakan berbagai komoditas penting yang dibutuhkan
masyarakat sehari-hari.
Baca Lainnya :
- Wakil Wali Kota Metro Pimpin Safari Ramadhan di Masjid Jami Babussalam Tejosari0
- Safari Ramadan 1447 H, Pemerintah Tekankan Sinergi dan Kolaborasi0
- Tiga Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkot Metro Resmi Dilantik0
- Pemkot Metro Perkuat 24 Indikator KLA, Targetkan Naik ke Kategori Utama0
- Pemkot Metro Ajukan Kerjasama dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung dalam Pengendalian Kas0
“Untuk kegiatan hari ini kita dari
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Metro mengadakan kegiatan pasar murah.
Dalam kegiatan ini kita menyiapkan beberapa kebutuhan sembako,” ujar Arah.
Ia menjelaskan, sejumlah komoditas
yang disediakan antara lain cabai rawit, cabai merah besar, minyak goreng, gula
pasir, telur, dan tepung terigu.
Selain itu, dalam kegiatan pasar
murah tersebut juga melibatkan Perum Bulog yang turut membuka bazar beras
dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Arah mengatakan bahwa harga yang
ditawarkan dalam pasar murah memiliki selisih yang cukup signifikan
dibandingkan harga di tingkat pengecer. “Selisih harga dari masing-masing
komoditas itu sekitar Rp5.000 sampai dengan Rp12.000 dibandingkan harga pengecer
di pasaran,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa saat ini beberapa
bahan pokok memang mengalami kenaikan harga di pasaran dan merupakan fenomena
yang umum terjadi menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri. “Memang
ada beberapa bahan sembako yang naik di pasaran karena sekarang ini sudah
mendekati hari raya Idul Fitri, sehingga harga barang mulai melonjak,” katanya.
Kondisi tersebut, lanjut Arah,
menjadi perhatian Pemerintah Kota Metro untuk mengambil langkah nyata melalui
penyelenggaraan pasar murah guna memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi
kebutuhan pokoknya tanpa terbebani dengan harga yang terus meningkat.
Ia menegaskan bahwa kegiatan pasar
murah ini bertujuan agar masyarakat tetap dapat menikmati bulan Ramadan hingga
Idul Fitri dengan lebih tenang. “Sehingga kita dari Pemerintah Kota Metro
menyiapkan pasar murah ini agar masyarakat tetap bisa menikmati bulan Ramadan
dan Idul Fitri tanpa merasa keberatan dengan harga-harga yang semakin
meningkat,” ujarnya.
Sebagai contoh, Arah menyebutkan
harga telur di pasaran saat ini telah mencapai kisaran Rp29.000 hingga Rp30.000
per kilogram. “Kalau di eceran sekarang sudah sampai Rp29.000 sampai Rp30.000,
tetapi di sini kita jual Rp22.500,” jelasnya.
Perbedaan harga tersebut diharapkan
dapat membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga bahan pokok dengan
memastikan bahwa ketersediaan stok komoditas yang disediakan dalam kegiatan
pasar murah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang datang. “Untuk stok
kami siapkan cukup banyak. Mudah-mudahan apa yang kita siapkan bisa kebagian
semua,” katanya.
Namun demikian, pihaknya mengakui
tidak dapat memperkirakan secara pasti jumlah masyarakat yang datang untuk
mengikuti kegiatan tersebut, karena antusiasme masyarakat yang sangat tinggi
sejak pagi hari.
Bahkan, sejak pukul 06.00 WIB
masyarakat sudah mulai berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan sembako
dengan harga murah.“Alhamdulillah dengan adanya pasar murah ini, antusias
masyarakat Kota Metro sangat tinggi. Mereka sudah mulai mengantre sejak jam 6
pagi, dimana seyokianya kegiatan tersebut diadakan pukul 08.00 WIB” ungkapnya.
Namun melihat masyarakat yang telah
datang lebih awal dan mulai mengantre, panitia akhirnya memutuskan untuk
memajukan waktu pelaksanaan kegiatan menjadi pukul 07.00 WIB.
“Keputusan tersebut diambil agar
masyarakat tidak terlalu lama menunggu dan dapat segera mendapatkan kebutuhan
pokok yang mereka perlukan, ” terangnya.
Dengan adanya kegiatan
pasar murah ini, Arah berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi
kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
[MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)