- Pemkab Pesibar Perkuat Pengelolaan Fiskal Melalui Rapat Tindak Lanjut Asistensi Kemendagri
- Teguhkan Komitmen, Berikan Yang Terbaik untuk Kabupaten Lampung Utara
- Bupati Cup Dorong Peningkatan Prestasi Petenis Lampung Utara
- Parade Mighul dan Pawai Budaya, Perkenalkan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara
- Bupati Ela Siti Nuryamah jadi Responden Perdana Sensus Ekonomi 2026
- Ratusan Anak Lamtim Tampilkan Karya, Bupati Ela: Mereka Adalah Masa Depan Daerah
- RSUD Pringsewu Canangkan Zona Integritas
- Sekda Pringsewu Ajak ASN Patuh Membayar Pajak Kendaraan Bermotor
- Wabup Agus Hadiri Gerakan Lampung Menanam dan Temu Kader Golkar di Tanggamus
- Respon Cepat Polsek Wonosobo Identifikasi Laporan Beruang Masuk Perkebunan Warga
Lampung Siapkan Atlet Domino ke Nasional Lewat Kejurprov ORADO 2026

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Kejuaraan Provinsi
(Kejurprov) Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Provinsi Lampung 2026
Piala Gubernur Lampung resmi digelar di Balai Keratun Lantai III, Kompleks
Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (18/04/2026).
Pembukaan kejuaraan dilakukan secara simbolis
oleh Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Descatama
Paksi Moeda, dengan melakukan lemparan pertama dalam permainan domino.
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang
disampaikan oleh Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda
menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Menurutnya,
domino merupakan olahraga yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Sekdaprov Marindo Kurniawan Buka Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I Tahun 20260
- Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Organisasi Lingkungan Internasional EDF0
- Lampung Siap Jadi Tuan Rumah HUT REI ke-540
- Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul0
- Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak0
"Permainan ini sering kita jumpai di
warung kopi, teras rumah, hingga saat berkumpul bersama. Suasananya santai dan
penuh canda, namun di dalamnya terdapat strategi, ketelitian, serta kemampuan
membaca langkah lawan," ujarnya.
Ia menegaskan, dari permainan sederhana dapat
lahir kompetisi yang sehat dan bermartabat. Olahraga, lanjutnya, tidak selalu
identik dengan aktivitas fisik, tetapi juga mampu mengasah kecerdasan,
kesabaran, dan pengendalian diri.
Selain itu, kejuaraan ini dinilai menjadi
sarana mempererat kebersamaan antar daerah. Peserta yang berasal dari berbagai
kabupaten/kota di Lampung hadir membawa semangat dan identitas daerah
masing-masing, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan.
Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung
terus mendorong pertumbuhan berbagai sektor, termasuk olahraga sebagai bagian
dari pembangunan sumber daya manusia. Hal ini bertujuan menciptakan masyarakat
yang sehat, aktif, dan memiliki ruang berkembang sesuai minat dan potensi,
termasuk pada cabang olahraga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari seperti
domino.
"Kejuaraan seperti ini menjadi bagian
penting dalam proses pembinaan. Dari sini akan lahir pemain-pemain yang
terlatih, terbiasa berkompetisi, dan memiliki mental bertanding yang
kuat," tambahnya.
Gubernur juga berpesan kepada seluruh peserta
untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menikmati setiap proses pertandingan.
"Kemenangan memang penting, tetapi
pengalaman dan kebersamaan juga memiliki nilai yang besar," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi ORADO
Lampung, Budi Dharmawan, menjelaskan bahwa ORADO merupakan federasi olahraga
domino tingkat nasional yang baru dideklarasikan pada 7 Januari 2026 di
Jakarta.
Dalam waktu tiga bulan, lanjutnya, ORADO telah
membentuk kepengurusan di 38 provinsi serta lebih dari 50 persen kabupaten/kota
di seluruh Indonesia. Berbagai kegiatan juga telah digelar baik oleh pengurus
pusat maupun daerah.
"Insya Allah minggu depan akan berlangsung
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pertama ORADO di Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Karena itu, Kejurprov ini menjadi ajang seleksi untuk menentukan perwakilan
Lampung," jelasnya.
Ia menambahkan, juara pertama dalam Kejurprov
ini berhak mewakili Provinsi Lampung pada Kejurnas tersebut, sekaligus
mendapatkan uang pembinaan.
Saat ini, ORADO Lampung telah membentuk 10
pengurus cabang di tingkat kabupaten/kota. Namun, baru enam daerah yang telah
melaksanakan kejuaraan cabang (Kejurcab), sehingga peserta Kejurprov berasal
dari enam kabupaten/kota tersebut.
Budi juga mengakui bahwa pengembangan atlet
kelompok umur masih menjadi pekerjaan rumah bagi ORADO Lampung. Pasalnya, minat
pada kategori usia dini masih terbatas, berbeda dengan beberapa provinsi lain
yang telah menggelar kompetisi kelompok umur di bawah 17 tahun.
"Kami berharap ke depan bisa menjaring
lebih banyak bibit atlet muda agar Lampung mampu bersaing di tingkat
nasional," harapnya.
Kejurprov ORADO Provinsi Lampung 2026 Piala
Gubernur Lampung diharapkan dapat berjalan lancar, penuh semangat, serta
menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)