- Menembak Begal, Membiarkan Bandar
- Kakanwil Kemenag Tekankan Penguatan Pelayanan Umat Saat Kunjungan ke KUA Gisting Tanggamus
- Petani Cabai Lamsel Keluhkan Biaya Produksi Melonjak, Harga Jual Justru Anjlok Saat Panen Raya
- PTPN I Polisikan Lansia 72 Tahun Kasus Pencurian Getah Karet
- Rekam Jejak Polwan Pertama jadi Kapolsek di Polres Tanggamus, dari Reskrim Hingga Humas
- SDN 1 Tekad Raih Juara 1 Tari Kreasi dan jadi Juara Umum FLS3N Kecamatan Pulau Panggung
- Kabidkeu dan Kabid Dokkes Polda Lampung Pimpin Apel Pamatwil Polres Tanggamus
- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
Kisah Heroik Istri di Tanggamus, Selamatkan Suami dari Kobaran Api yang Hanguskan Rumah

TANGGAMUS, MFH—
Suasana pagi yang biasanya tenang di Pekon Sukajaya, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, mendadak berubah
mencekam pada Senin (6/10/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Sebuah rumah kayu
milik pasangan suami istri, Buhori dan istrinya,
ludes dilalap api hingga rata dengan tanah.
Peristiwa tragis ini
menyisakan kisah heroik yang mengharukan. Sang istri, dengan keberanian luar
biasa, mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan sang suami yang sudah lanjut
usia dan pikun dari kobaran api yang kian membesar.
Kepala Pekon Sukajaya,
Dulkarim, menjelaskan bahwa kebakaran berawal dari dugaan korsleting
listrik di bagian depan rumah. Saat kejadian, istri Buhori tengah memasak dan
membersihkan rumah ketika tiba-tiba melihat percikan api muncul dari sudut
atap.
Baca Lainnya :
- Polsek Semaka Identifikasi Mayat Petani yang Jatuh ke Jurang Rewel0
- Kejari Tanggamus Kawal Proyek Strategis Nasional Revitalisasi Pendidikan0
- Wagub Lampung Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Tanggamus0
- Desa TAPIS Hadir di Tanggamus0
- Ulubelu jadi Pilot Plant Pertama Pusat Energi Hijau Nasional0
“Api langsung
membesar karena rumah terbuat dari kayu. Warga berusaha membantu, tapi kobaran
api terlalu cepat menyebar,” ujar Dulkarim saat ditemui di lokasi kejadian.
Petugas menduga kuat
sumber api berasal dari instalasi listrik yang mengalami arus pendek. Dalam
hitungan menit, seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar.
Dalam situasi panik,
istri Buhori dihadapkan pada pilihan sulit: menyelamatkan harta benda atau
mengevakuasi suaminya yang masih tertidur di dalam rumah. Tanpa ragu, ia
memilih menyelamatkan nyawa sang suami meski harus menghadapi bahaya besar.
Namun, upaya
penyelamatan itu tak sepenuhnya tanpa korban. Buhori mengalami luka bakar di
kedua tangan dan leher bagian belakang akibat sempat tersambar api. Beruntung,
warga sekitar dengan sigap membantu mengevakuasi korban ke Puskesmas Semaka
untuk mendapatkan perawatan medis.
“Saat kejadian, istrinya terus berteriak minta tolong.
Warga datang dan langsung bantu padamkan api dengan alat seadanya,” ungkap
salah satu saksi, warga setempat bernama Jumadi. [MFH/**]











3.jpg)