- Polsek Pugung Tangkap Residivis, Pelaku Pencurian Mesin Pompa Air Milik Warga
- Ari-Azad Juara Pertama Turnamen Gaple Kapolres Tanggamus Cup 2026
- Pemkab Turut Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 Bersama Polres Pesisir Barat
- PT.Gunung Madu Plantations Siap Bersinergi dengan Pemkab Lampura
- Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- IBI Tanggamus Lampaui Target Pap Smear, Sumbang Capaian Rekor MURI Lampung
- Kepala BPS RI Piminpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi
- Bangun Lampung Berkarakter, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat
- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional

JAKARTA, MFH,-- 3 Maret 2026 Musim
mudik selalu menjadi momentum pergerakan terbesar bangsa ini. Tahun 2026, arus
mobilitas diproyeksikan kembali meningkat, menuntut kesiapan infrastruktur dan
layanan yang lebih adaptif. Menyikapi hal tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry
(Persero) memastikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah guna menjamin
kelancaran Angkutan Lebaran, terutama di lintasan penyeberangan strategis
Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
Direktur Jenderal Perhubungan
Darat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa pembagian pelabuhan telah disiapkan
bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengurai kepadatan di Merak,
Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Jangkar, Padang Bai hingga Lembar. Strategi berbasis
golongan kendaraan diterapkan agar distribusi arus penyeberangan lebih merata
dan penumpukan dapat dicegah sejak awal.
Mengacu pada SKB tertanggal 5
Februari 2026, pada arus mudik 13–20 Maret 2026 lintasan Merak–Bakauheni
diatur: penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan IVa, Va, VIa, IVb tetap
melalui Merak; golongan I, II, III, Vb dan VIb (dua sumbu) melalui Ciwandan;
sementara truk VIb (tiga sumbu), VII, VIII, IX diarahkan ke BBJ Bojonegara atau
buffer zone bila terkena pembatasan operasional. Skema serupa diterapkan pada
arus balik 23–29 Maret 2026 dengan penyesuaian tujuan Sumatera dan Jawa.
Baca Lainnya :
- Duduk Lesehan Bahas 7 Tuntutan Mahasiswa, Egi: Kritik Boleh, Demokrasi Harus Dewasa0
- Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Bawa Harapan Baru bagi Petani dan Warga 0
- Penantian 30 Tahun Warga Rawa Pitu Berakhir, Infrastruktur Mulai Dibenahi0
- Purnama Wulan Sari Buka Dauroh Quran Ramadan 1447 H, Perkuat Karakter Generasi Muda di Era Digital0
- Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD0
Di lintasan Ketapang–Gilimanuk dan
Dermaga MB pada 13–29 Maret 2026, layanan diprioritaskan bagi penumpang dan
kendaraan kecil. Kendaraan barang dialihkan ke Dermaga LCM dan Bulusan.
Alternatif trayek Tanjung Wangi–Gilimas dan Jangkar–Lembar juga disiapkan untuk
mendukung distribusi logistik menuju NTB. Operasional penyeberangan dihentikan
sementara saat Hari Raya Nyepi di Ketapang (18 Maret 17.00–20 Maret 06.00),
Gilimanuk (19 Maret 05.00–20 Maret 06.00), Lembar (18 Maret 21.00–20 Maret
01.30), dan Padangbai (19 Maret 04.00–20 Maret 11.30).
Untuk menjaga kelancaran,
diterapkan delaying system melalui buffer zone di berbagai ruas tol dan non-tol
menuju pelabuhan utama, serta pembatasan radius pembelian tiket: 4,71 km dari
Merak; 4,24 km dari Bakauheni; 2,65 km dari Ketapang; dan 2 km dari Gilimanuk.
Distribusi Merata
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo,
menegaskan kesiapan armada: 28–33 kapal per hari di Merak–Bakauheni; 9–12 kapal
Ciwandan–Wika Beton; 10–12 kapal BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu; serta 28–32
kapal di Ketapang–Gilimanuk. Penguatan layanan juga dilakukan melalui
penambahan dermaga express, optimalisasi Port Operation Control Center (POCC)
berbasis pemantauan real time, layanan pelanggan 24 jam, penyediaan toilet
portable, dan peningkatan sistem penerangan kawasan pelabuhan.
Untuk mendorong kelancaran arus
mudik, ASDP siap menerapkan stimulus diskon tarif inisiasi Pemerintah sebesar
100 persen untuk tarif jasa pelabuhan—setara rata-rata 21,9 persen dari total
tarif penyeberangan. Diskon berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis
bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan
kaki dan golongan II express. Kebijakan single tarif juga diberlakukan di Merak
(13 Maret 12.00 WIB–20 Maret 15.00 WIB) dan Bakauheni (23 Maret 00.00 WIB–29
Maret 24.00 WIB) bagi golongan I hingga VIA guna memastikan distribusi layanan
lebih merata.
Secara nasional, ASDP
memproyeksikan pergerakan penumpang mencapai 5,8 juta orang atau meningkat 9,4
persen dibanding periode sebelumnya. Pergerakan kendaraan diperkirakan menembus
1,4 juta unit atau naik 9,3 persen. Dengan kesiapan armada dan infrastruktur
tersebut, ASDP optimistis mobilitas masyarakat tetap lancar sekaligus menjaga
konektivitas logistik selama arus mudik dan balik.
ASDP mengimbau masyarakat membeli
tiket melalui aplikasi atau website Ferizy sejak H-60, tiba di pelabuhan sesuai
jadwal tertera di tiket, serta pastikan ketika membeli tiket agar mengisi data
identitas secara lengkap dan benar demi akurasi manifest serta keselamatan
pelayaran. [MFH/Jun]











3.jpg)