- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Walikota Metro Apresiasi Kepatuhan Pajak Margodadi Capai 96 Persen

KOTA METRO, MFH,-- Walikota Metro
menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan
Margodadi Tahun 2026 digelar di Aula Margodadi, Rabu (07/01/2025).
Kegiatan yang menjadi forum
strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan
daerah tersebut mengusung tema “Penguatan Modal Manusia dan Modal Sosial
sebagai Pondasi Pembangunan Ekonomi-Sosial Berkelanjutan”.
Musrenbang yang berlangsung di wilayah
Kelurahan Margodadi tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro Bambang
Iman Santoso, unsur perangkat daerah, aparat kelurahan, tokoh masyarakat, serta
perwakilan lembaga kemasyarakatan setempat.
Baca Lainnya :
- Pemkot Metro Dukung Program Swasembada Pangan Nasional0
- Wali Kota Metro Berikan Bantuan Kepada Mahasiswa Korban Bencana Sumatera0
- Pemkot Metro Gelar Musrenbang Perdana 20260
- Apel Perdana 2026, Wali Kota Ajak ASN Refleksi dan Perkuat Peran sebagai Pelayan Masyarakat0
- Kota Metro Rayakan Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama Lintas Agama0
Dalam laporan pembuka, Lurah
Margodadi, Mhd Erwan Musaddad S Sos M Si, menyampaikan kondisi demografis
wilayahnya berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Metro,
dimana jumlah Kartu Keluarga di Kelurahan Margodadi mencapai 1.135 KK dengan
jumlah penduduk sebanyak 3.327 jiwa.
Lurah Margodadi juga menjelaskan
bahwa penyelenggaraan pemerintahan kelurahan telah berpedoman pada Peraturan
Daerah Kota Metro Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pedoman Penataan Kelurahan dan
Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan serta Peraturan Wali Kota Metro Nomor 50 Tahun
2020.
“Berdasarkan regulasi tersebut,
Kelurahan Margodadi telah melaksanakan pemilihan serentak Ketua RT dan RW untuk
periode 2026–2030 pada Minggu, 14 Desember 2025,” ujar Lurah Margodadi dalam
laporannya.
Selain itu, Kelurahan Margodadi
secara aktif melaksanakan komunikasi dan koordinasi dalam menjaga keamanan dan
ketertiban masyarakat melalui sinergi tiga pilar, yakni Lurah, Bhabinkamtibmas,
dan Babinsa bersama Ketua RT/RW, FKPM, Linmas, serta warga.
“Dalam upaya meningkatkan
pendapatan daerah, Kelurahan Margodadi juga menjalankan program Jemput Bola
Pajak Bumi dan Bangunan (Jebol PBB) dengan turun langsung ke lapangan untuk
memberikan pelayanan kepada masyarakat, ” tuturnya.
Lurah Margodadi melaporkan bahwa
pokok ketetapan PBB tahun 2025 yang sebesar Rp43.368.685 dengan jumlah SPPT
sebanyak 1.291 lembar. “Hingga 31 Desember 2025, realisasi pembayaran PBB
mencapai Rp35.459.390 atau sebesar 96 persen, capaian tersebut menjadikan
Kelurahan Margodadi sebagai kelurahan dengan realisasi PBB tertinggi kedua
se-Kota Metro,” ungkapnya.
Pada sektor pembangunan fisik,
realisasi Dana Kelurahan Tahun 2025 telah digunakan untuk pembangunan cor block
di Jalan Beringin V RT 025 RW 06 dan Jalan Pingled RT 005 RW 002.Selain itu,
pembangunan gorong-gorong plat dilaksanakan di Jalan Suprapto RT 001 RW 001,
serta pembangunan drainase di Jalan Jati IV RT 016 RW 004 dan Jalan Kenanga II
RT 020 RW 005.
Pada tahun 2026, Kelurahan
Margodadi merencanakan pembangunan drainase dan cor block di tujuh lokasi,
antara lain Jalan Supratman, Jalan Nusantara, Jalan Kenanga, Jalan Jati, Jalan
Mawar, dan Jalan Beringin.
Sementara itu, Wali Kota Metro, Hi.
Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I. dalam sambutannya menegaskan bahwa
Musrenbang kelurahan tidak hanya merupakan bagian dari siklus perencanaan
tahunan, tetapi juga menjadi forum silaturahmi antara pemerintah daerah dan
masyarakat.
“Musrenbang kelurahan ini sangat
penting karena menjadi ruang resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan
kebutuhan pembangunan. Apa yang dibahas di sini akan menjadi dasar perencanaan
hingga tingkat kota dan penganggaran daerah,” ujar Bambang.
Bambang juga menyampaikan apresiasi
dan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Margodadi atas dukungan yang telah
diberikan sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik serta
menekankan bahwa pembangunan yang berkualitas harus berangkat dari kebutuhan
riil masyarakat.
“Oleh karena itu, saya mengajak
seluruh peserta Musrenbang untuk mengawal usulan yang benar-benar prioritas dan
menyentuh kebutuhan dasar warga, ” tegasnya.
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan
bahwa tema pembangunan Kota Metro Tahun 2027 selaras dengan RPJMD Kota Metro
2025–2029, yakni penguatan modal manusia dan modal sosial guna mendukung visi
Metro sebagai kota cerdas berbasis jasa dan budaya yang religius.
Tema tersebut kemudian dijabarkan
ke dalam lima prioritas pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kompetensi
sumber daya manusia, pengembangan profesionalitas aparatur, pemerataan
infrastruktur dasar, hingga perluasan perlindungan sosial dan peningkatan
kualitas keluarga.
Bambang juga menyampaikan bahwa
kondisi fiskal daerah yang tengah menghadapi tantangan akibat menurunnya dana
transfer pusat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menuntut pemerintah daerah
untuk lebih selektif, efisien, dan inovatif dalam merencanakan pembangunan
dengan fokus pada program yang langsung dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kota Metro melalui
Bambang, telah menetapkan sejumlah strategi, di antaranya penajaman prioritas
pembangunan, optimalisasi PAD, efisiensi belanja, serta penguatan kolaborasi
dengan dunia usaha dan pemanfaatan skema pembiayaan alternatif.
“Dalam kondisi fiskal yang
terbatas, Musrenbang harus menjadi forum penyaringan usulan yang paling mendesak
dan realistis, bukan sekadar mengusulkan sebanyak-banyaknya program, ”
paparnya.
Menanggapi laporan Kelurahan
Margodadi, Wali Kota Metro mengapresiasi capaian realisasi PBB yang mencapai 96
persen serta keberhasilan pembangunan fisik yang dinilai sangat baik.“Ke depan,
kami berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan yang lebih baik, khususnya
di Kelurahan Margodadi dan wilayah Metro Selatan,” ujarnya.
Dia juga berharap terkait
rencana pembangunan jalan provinsi di wilayah Pattimura yang saat ini masih
dalam proses koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan
lancar. “Sebagai kepala daerah, saya tetap berkewajiban memperjuangkan aspirasi
masyarakat, meskipun kewenangan pembangunan berada di provinsi,” tegas Bambang.
[MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)