- Sekolah Rakyat Kota Baru Disiapkan jadi Pusat Pendidikan Terpadu Lampung
- Korupsi Dana Desa, Mantan Kepala Desa Bangunan Ditahan Kejari Lampung Selatan
- Muzani Sentil Harga Kopi hingga Dorong Inpres Jalan Desa di Tanggamus
- Tanpa Data, Semua Jadi Sia-sia, Wabup Agus Suranto Pimpin Komitmen EPSS 2026 di Tanggamus
- Pemprov Lampung Ajak Stakeholder Bersinergi Sukseskan Porwanas XV 2027
- Ikuti Asistensi KemenPANRB, Lampung Dorong Optimalisasi RB, SAKIP, dan Zona Integritas
- Pemprov Lampung Optimalkan Kualitas Layanan Publik
- Sekda Pesisir Barat Terima Kunjungan Kemenkum, Perkuat Pembinaan Hukum Daerah
- Pemkab Pesisir Barat Gelar Rapat Pembahasan Pembangunan Jalan Bumi Ratu Sumber Agung
- Tiga ASN Purna Bhakti, Bupati Parosil Apresiasi Dedikasi Puluhan Tahun
Sekolah Rakyat Kota Baru Disiapkan jadi Pusat Pendidikan Terpadu Lampung


LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Sekretaris Daerah Provinsi
Lampung, Marindo Kurniawan, melakukan peninjauan lapangan guna memastikan
kesiapan fasilitas pendukung Program Strategis Nasional (PSN) di kawasan Kota
Baru, Rabu (29/04/2026).
Peninjauan ini difokuskan pada pembangunan
Sekolah Rakyat Provinsi Lampung yang diproyeksikan menjadi pusat pendidikan
terpadu di kawasan tersebut. Dalam kunjungannya, Sekdaprov menegaskan komitmen
Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengawal agar proyek ini rampung tepat waktu
sesuai target yang telah ditetapkan.
Baca Lainnya :
- Korupsi Dana Desa, Mantan Kepala Desa Bangunan Ditahan Kejari Lampung Selatan0
- Tanggapi Keluhan Warga, Camat Ketapang Bersama Perusahaan PT Agro Utama Indonesia Temui Warga0
- Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Kali Sari Rata dengan Tanah0
- Polsek Palas Perkuat Sinergi dengan Warga, Sabuk Kamtibmas Jaga Kondusifitas0
- Pengurus WLC Lampung Selatan 2026-2029 Resmi Dilantik0
"Kita ingin memastikan bahwa progres
pembangunan Sekolah Rakyat ini sesuai dengan jadwal. Pemerintah Provinsi
Lampung melalui Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum, dengan pengawasan ketat
dari Pemerintah Pusat, terus memonitor perkembangannya," ujar Sekdaprov.
Lebih lanjut, Sekdaprov menjelaskan bahwa fokus
peninjauan tidak hanya pada bangunan utama, tetapi juga kesiapan infrastruktur
penunjang di sekitarnya.
"Ketika pengerjaan fisik selesai,
Pemerintah Pusat akan melakukan kunjungan. Kita pastikan kesiapan pendukungnya
seperti infrastruktur jalan, penerangan (lampu), pengelolaan sampah, dan
fasilitas lainnya sudah siap seratus persen," tambahnya.
Berdasarkan data progres fisik, saat ini
pembangunan Sekolah Rakyat telah mencapai angka 38%. Target besar ditetapkan
pada awal Mei 2026 di mana progres diharapkan menyentuh angka 50%, hingga
akhirnya mencapai 100%pada minggu ketiga Juni 2026.
"Mudah-mudahan pada minggu ketiga Juni
sudah bisa dioperasionalkan. Setelah itu, kita akan masuk ke tahap penerimaan
siswa baru, karena proses belajar mengajar ditargetkan dimulai pada awal Juli
mendatang," jelas Sekdaprov.
Dalam paparan yang disampaikan oleh Direktur
Lapangan Sekolah Rakyat, Adi, proyek ini didanai oleh Kementerian PUPR, Proyek
yang dikerjakan oleh KSO PT Brantas Abipraya (Persero) - PT Sumber Bangun
Sentosa ini mencakup area lahan seluas 95.478 m^2.
Fasilitas yang tersedia di kompleks ini
nantinya sangat lengkap, mencakup Gedung Serba Guna, Masjid, Guest House,
Asrama Putra dan Putri (SD, SMP, SMA), Kantin, hingga sarana olahraga seperti
Lapangan Atletik dan Lapangan Basket.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap hadirnya
Sekolah Rakyat di Kota Baru ini dapat mempercepat pemerataan kualitas
pendidikan dan menjadi motor penggerak aktivitas di kawasan pusat pemerintahan
baru tersebut. [MFH/Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung]










3.jpg)