- Perombakan Besar Pemkot Metro, 17 Pejabat Resmi Dilantik Wali Kota
- Pemkab Lamsel Perkuat Desa Anti Korupsi 2026, 17 Kecamatan Teken Pakta Integritas
- Pemkab Lampung Selatan Teken Kerja Sama dengan Dua Kampus Kebidanan
- Peringati HUT ke-38 WHDI, Plt. Bupati Lamteng Dorong Pemberdayaan Perempuan Menuju Indonesia Emas
- Plt. Bupati I Komang Koheri Resmikan Unit Pelayanan SAMSAT di Kecamatan Punggur
- Bupati Hadiri Tasyakuran Pondok Pesantren Darul Hikmatul Khair Bukit Kemuning
- Bupati Minta SPPG Jaga Sanitasi Kebersihan Lingkungan
- Sekda Tubaba: Demi Transparansi dan Akuntabilitas, Siltap Aparatur Tiyuh Wajib Lewat Sistem Payroll
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Banjir dan Longsor di Air Naningan
- Dibackup Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus, Polsek Pulau Panggung Tangkap Pelaku Curanmor
Sekda Tubaba: Demi Transparansi dan Akuntabilitas, Siltap Aparatur Tiyuh Wajib Lewat Sistem Payroll

PANARAGAN, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memberlakukan kebijakan baru dalam
penyaluran Penghasilan Tetap (Siltap) bagi seluruh aparatur tiyuh.
Mulai tahun ini, pembayaran Siltap
wajib menggunakan sistem payroll melalui perbankan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba,
Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., menegaskan bahwa langkah ini
diambil untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana
desa.
Baca Lainnya :
- RSUD Tubaba Jalani Verifikasi Lapangan Layanan Dialisis0
- Asisten I Tubaba Pimpin Rakor Satgas MBG, Pemkab Perkuat Evaluasi dan Tata Kelola Program0
- Bunda PAUD Tubaba Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI0
- Kapolres Tulang Bawang Barat Pimpin Upacara Sertijab Kasat Lantas0
- Polres Tulang Bawang Barat Launching SPPG di Panaragan Jaya0
"Penerapan sistem payroll ini
bukan sekadar mengikuti tren digital, tapi merupakan mandat dari BPK (Badan
Pemeriksa Keuangan). Tujuannya jelas, untuk meningkatkan akuntabilitas dan
transparansi pengelolaan dana desa agar lebih inklusif," ujar Iwan
Mursalin di rumah dinasnya pada Ahad (22/02/2026).
"Kebijakan ini merupakan
bagian dari komitmen kita mendukung P2DD (Program Percepatan dan Perluasan
Digitalisasi Daerah). Lewat transaksi digital nantinya tercipta ekosistem
keuangan yang lebih modern, presisi dan terdokumentasi dengan baik di tingkat
tiyuh," lanjutnya lagi.
"Dana kita siap, tinggal
menunggu update dari Bank Lampung sejauh mana proses pembukaan rekening para
aparatur tiyuh selesai," tutup Iwan.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang
Bank Lampung Tubaba, Robizal, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengawal
transisi ini.
"Bank Lampung telah melakukan
aksi jemput bola dengan mendatangi langsung tiyuh-tiyuh guna pengurusan
administrasi para aparatur. Hingga Jum'at kemarin sudah 35 tiyuh yang selesai
dan siap salur, sisanya masih berproses," ujar Robizal.
"Target kami, pada akhir Februari 2026 ini seluruh proses administrasi di 100 tiyuh selesai dilakukan. Ini mulai dari kepalo tiyuh hingga ketua-ketua RT, sehingga Siltap sudah bisa tersalurkan sepenuhnya ke rekening masing-masing aparatur," pungkas Robizal. [MFH/Diskominfo Tubaba]











3.jpg)