- Pemprov Perkuat Tata Organisasi Wujudkan Pemerintahan Efektif dan Berintegritas
- 2.038 Mahasiswa Baru Didorong Siapkan Kompetensi Dunia Kerja
- Pesta Rakyat Batanghari Meriah, Bupati Ela Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan
- Plt. Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Modal Pembangunan
- Kejuaraan Pencak Silat Piala Ketua IPSI Lampung Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Kapolda dan Bupati Tanam Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional
- Karnaval Budaya Nusantara Pesisir Barat Meriah
- Bupati Saleh Asnawi Lepas Karnaval Budaya HUT ke-81 RI di Kota Agung
- Meriah !!! Sehari Kantor Kemenag Bandar Lampung jadi Panggung Kemerdekaan
- Dari Tumpeng hingga Estafet Kelereng, DWP Kemenag Bandar Lampung Semarakkan HUT RI
Safari Ramadhan di Pagar Dewa, Bupati Lambar Pererat Silaturahmi dan Tanggapi Aspirasi Masyarakat

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat kembali menggelar Safari Ramadhan sebagai upaya
mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi ruang
kebersamaan antara pemerintah daerah dan warga, serta sarana menyampaikan
program pembangunan dan keagamaan.
Bupati Lampung Barat H. Parosil
Mabsus memimpin Tim I Safari Ramadhan di Kecamatan Sekincau dan Kecamatan Pagar
Dewa yang dipusatkan di Masjid Riyadhol Jannah, Rabu (25/02/2026).
Baca Lainnya :
- Pemkab Lambar Kembali Gelar Safari Ramadhan dan Serap Aspirasi Masyarakat0
- Safari Ramadhan di Sukau, Wabup Mad Hasnurin Serahkan Bantuan dan Tanggapi Aspirasi Masyarakat0
- Sidak Pasar Liwa, Pemkab dan Satgas Saber Pastikan Harga Bapokting Stabil Jelang Hari Raya0
- Sensus Ekonomi 2026, Bupati Lampung Barat Minta BPS Bisa Membaca Situasi0
- Bupati Minta SPPG Jaga Sanitasi Kebersihan Lingkungan0
Kegiatan tersebut dihadiri anggota
DPRD Lampung Barat, Dandim 0422/LB, Kapolres Lampung Barat, perwakilan
Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Ketua FKUB, Sekretaris Daerah, staf ahli
bupati, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, para peratin, serta
masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat menyalurkan bantuan pembangunan dan kelengkapan rumah
ibadah tahun anggaran 2026. Bantuan berupa uang tunai diserahkan sebesar Rp10
juta untuk Masjid Taqwa Pekon Pagar Dewa, Rp10 juta untuk Masjid Al-Falah Pekon
Sido Mulyo, serta Rp5 juta untuk Masjid Riyadhol Jannah Pekon Mekar Sari.
Selain itu, bupati juga menyerahkan santunan kepada anak yatim/piatu dan lansia
secara simbolis.
Safari Ramadhan ini semakin
bermakna dengan adanya pelayanan cek kesehatan gratis Penyakit Tidak Menular
(PTM) dari Puskesmas Kecamatan Pagar Dewa.
Kegiatan yang diinisiasi oleh
Pemerintah ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai sarana mempererat ukhuwah
Islamiyah antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menyampaikan
pesan-pesan pembangunan dan keagamaan.
Mewakili tokoh masyarakat H.
Syifaur Rosyid menyampaikan dukungan terhadap berbagai program Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat yang dinilai memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyuarakan harapan agar
perbaikan jalan di beberapa titik segera direalisasikan, khususnya ruas Pekon
Pahayu Jaya–Pekon Sido Dadi serta jalur Pekon Pampangan–Basungan di Kecamatan
Pagar Dewa.
“Mudah-mudahan ke depan jalur
tersebut dapat terealisasikan pembangunannya dan jalannya bisa kembali normal,”
ucapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Parosil
menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat
silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Sebetulnya tujuan dan inti dari
Safari Ramadhan ini adalah silaturahmi. Kehadiran kami di tengah-tengah bapak
ibu sekalian bukan sekadar menjalankan agenda, tetapi sebagai bentuk komitmen
untuk terus mempererat kebersamaan, mendengar aspirasi, dan membangun Kabupaten
Lampung Barat dengan hati,” jelasnya.
Menanggapi keluhan masyarakat
terkait kondisi infrastruktur jalan, Bupati Parosil menegaskan bahwa pemerintah
daerah memiliki komitmen untuk membangun secara merata.
Namun, keterbatasan anggaran
membuat pelaksanaan pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan
daerah.
“Kalau ada jalan rusak tentu sudah
dipikirkan dan masuk dalam program pembangunan. Akan tetapi karena keterbatasan
dana, pembangunannya dilakukan bertahap,” ujarnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)