- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Pringsewu jadi Lokasi KKN-T Mahasiswa IPB, Pemkab Harap Hadir Solusi Nyata bagi Petani

PRINGSEWU, MFH,-- Pemkab Pringsewu
menyambut kehadiran 28 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang akan
menjalankan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi selama lebih dari satu
bulan di Kabupaten Pringsewu.
Program pengabdian tersebut
berlangsung mulai 22 Desember 2025 hingga 30 Januari 2026. Para mahasiswa
disebar di 4 (empat) pekon di Kecamatan Adiluwih, yakni Pekon Adiluwih, Pekon
Waringinsari Timur, Pekon Purwodadi, dan Pekon Enggalrejo, dengan fokus utama
pada penguatan sektor pertanian dan pengolahan hasilnya.
Penerimaan resmi mahasiswa KKN-T
IPB dilakukan di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, Senin (22/12/2025), oleh
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, S.Ag. Wakil Bupati menilai program tersebut
memiliki nilai strategis karena tidak hanya berorientasi pada kegiatan
akademik, tetapi juga diharapkan memberikan solusi nyata bagi petani.
Baca Lainnya :
- Umi Laila Buka Musran V Kwarran Adiluwih0
- Wisuda Akbar 172 Santri Rumah Tahfizh Qur\'an Al Islah 0
- Penguatan Peran Guru Ngaji Jadi Pilar Pemkab Pringsewu Bangun Masyarakat Religius0
- Wabup Pringsewu Hadiri HUT ke-80 PGRI dan HGN ke-310
- Pejabat Kejaksaan Agung RI Didampingi Bupati Pringsewu Kunjungi SD N 1 Pringsewu0
Menurutnya, singkong merupakan
salah satu komoditas unggulan daerah yang masih memiliki ruang besar untuk
dikembangkan. Tantangan yang dihadapi petani, mulai dari produktivitas hingga
pengolahan pascapanen, membutuhkan sentuhan inovasi dan pendampingan
berkelanjutan.
“Pengembangan singkong, termasuk
pemanfaatannya menjadi mocaf, memerlukan sinergi lintas sektor. Mulai dari
praktik budidaya yang tepat, pengolahan hasil, sampai penguatan akses pasar,”
kata Umi Laila.
Ia berharap kehadiran mahasiswa IPB
mampu menjadi katalis pengetahuan baru di tengah masyarakat. Selain meningkatkan
kapasitas kelompok tani, kolaborasi ini juga diharapkan melahirkan rekomendasi
berbasis data, model pengelolaan yang aplikatif, serta teknologi sederhana yang
bisa langsung diterapkan oleh petani maupun pelaku UMKM lokal.
Sementara itu, Koordinator Wilayah
KKN-T IPB di Pringsewu, Dr. Ir. Ahyar Ismail, M.Agr., menjelaskan bahwa
mahasiswa yang diterjunkan berasal dari lintas disiplin ilmu. Mereka merupakan
mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas
Perikanan, Fakultas Peternakan, Fakultas Teknologi Pertanian, serta Sekolah
Bisnis.
Dengan latar belakang keilmuan yang
beragam tersebut, para mahasiswa diharapkan mampu memberikan pendekatan yang
komprehensif, baik dari sisi teknis produksi, kesehatan ternak dan ikan,
pengolahan hasil pertanian, hingga aspek kewirausahaan dan pemasaran.
[MFH/Diskominfo Pringsewu]











3.jpg)