- Dari Regulasi ke Pembangunan, Pemprov Lampung Dukung Penyusunan 28 Raperda 2027
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Mahasiswa Lampung Bangun Mindset Adaptif di Era Digital
- Kasus Intimidasi Jurnalis Kompas TV 10 Bulan Mandek di Kejaksaan Lampung Selatan
- Pemkab Pesawaran Studi Komparasi ke Pemkab Gunung Kidul
- Hari Pramuka Ke-65, Wabup Pringsewu Umi Laila Terima Tanda Penghargaan
- Bupati Terima Penghargaan Nasional Desa Sidodadi Sebagai Desa Cantik Terbaik 2026
- Bupati Buka Kushin Ryu Championship 2026 Piala Kemenag dan Lantik Pengurus KKI
- Bupati Hadiri Pengajian Rutin Ahad Pahing Muslimat NU Way Seputih dan Seputih Banyak
- Semangat Hari Pramuka ke-65, Bupati Pesisir Barat Buka Lomba Tingkat III ke-I
- Dekranasda Pesisir Barat Pamerkan Wastra dan Kriya Khas Daerah di Kriya Nusa 2026
Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Provinsi Lampung kembali
menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan data resmi
Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengawasan
Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Kamis (04/06/2026). Lampung
mencatat inflasi tahunan (year-on-year) sebesar 1,94 persen pada Mei 2026,
menjadi yang terendah di Indonesia.
Angka tersebut berada jauh di bawah tingkat
inflasi nasional yang tercatat sebesar 3,08 persen, sekaligus menempatkan
Lampung sebagai provinsi dengan kinerja pengendalian inflasi terbaik secara
nasional pada periode tersebut.
Informasi mengenai capaian tersebut juga
disampaikan melalui media sosial Inspektorat Provinsi Lampung, yang turut
mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerah bersama
jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait.
Baca Lainnya :
- Peningkatan SDM Jadi Prioritas, Pemprov Lampung Fokus Perkuat Mutu Sekolah0
- Pemprov Lampung Perkuat Akuntabilitas, Targetkan Peningkatan SAKIP dan Zona Integritas0
- Pemprov Lampung Dorong Pramuka jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan0
- Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program MBG0
- Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 20260
Dalam unggahannya, Inspektorat Provinsi Lampung
menampilkan data hasil paparan yang menunjukkan posisi Provinsi Lampung sebagai
daerah dengan tingkat inflasi tahunan terendah di Indonesia pada Mei 2026.
Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas
langkah-langkah pengendalian inflasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung
bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), melalui penguatan koordinasi
lintas sektor, pemantauan pasokan dan harga kebutuhan pokok, serta berbagai
upaya menjaga kelancaran distribusi barang di seluruh wilayah.
Keberhasilan Lampung mencatat inflasi terendah
secara nasional menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TPID,
instansi vertikal, pelaku usaha, dan masyarakat berjalan dengan baik.
Stabilitas harga yang terjaga memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus
mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Pengendalian
Inflasi Daerah, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Dr.
Ir. Bachril Bakri, M.App.Sc., CFrA., menjelaskan bahwa dinamika inflasi
nasional pada Mei 2026 masih dipengaruhi oleh kelompok pengeluaran makanan,
minuman, dan tembakau. Namun demikian, sejumlah daerah mampu mengendalikan tekanan
harga secara efektif, termasuk Provinsi Lampung.
Keberhasilan Lampung juga tercermin pada
capaian kabupaten dan kota di wilayahnya. Kabupaten Lampung Timur mencatat
inflasi tahunan sebesar 1,88 persen, menjadikannya salah satu daerah dengan
tingkat inflasi terendah di Indonesia.
Sementara itu, Kota Bandar Lampung berhasil
menjaga inflasi tahunan pada level 1,79 persen, sehingga masuk dalam kelompok
10 kota dengan inflasi paling terkendali secara nasional.
Kinerja positif tersebut menunjukkan bahwa pengendalian
inflasi tidak hanya berlangsung di tingkat provinsi, tetapi juga didukung oleh
komitmen pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga keseimbangan pasokan,
kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga barang kebutuhan pokok.
Dengan capaian tersebut, seluruh wilayah
penghitungan inflasi di Provinsi Lampung berhasil menjaga laju inflasi tetap
berada dalam rentang sasaran yang ditetapkan Pemerintah Pusat, yakni 1,5 persen
hingga 3,5 persen. [MFH/**]











