- Pemkab Lambar Audensi dengan PMO dan BA, Perkuat Program KDMP Nasional
- Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Rapat Paripurna DPRD Pesibar HUT ke-13 Pesisir Barat
- Wabup Lampung Barat Hadiri Undangan Rapat Paripurna HUT ke-13 Pesisir Barat
- Cegah Kebakaran Akibat Korsleting Listrik, Bupati Lambar Himbau Warga Lebih Waspada
- Pemkab Lampung Utara Seleksi Para Finalis Muli Mekhanai
- Serap Aspirasi serta Berikan Solusi Nyata bagi Masyarakat
- Peringatan Hari Kartini ke-147, Pemkab Lamteng Dorong Peran Strategis Perempuan
- Bupati Ela Buka Lokalatih Perlindungan Pekerja Migran Perempuan
- Tiga Desa di Lamtim Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Perkuat Pembangunan Berbasis Data
- Ketua Tim Pembina Posyandu Pesawaran Tekankan Peran Keluarga Dalam Cegah Stunting
Pemkab Lambar Audensi dengan PMO dan BA, Perkuat Program KDMP Nasional

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung Koperasi Desa/Kelurahan
Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari program strategis nasional.
Hal tersebut ditegaskan dalam audiensi bersama
Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA) KDMP yang
berlangsung di ruang kerja Bupati Lampung Barat, Rabu (22/4/2025).
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati
Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang didampingi sejumlah kepala perangkat
daerah.
Baca Lainnya :
- Wabup Lampung Barat Hadiri Undangan Rapat Paripurna HUT ke-13 Pesisir Barat0
- Cegah Kebakaran Akibat Korsleting Listrik, Bupati Lambar Himbau Warga Lebih Waspada0
- Bupati Lampung Barat Hadiri ABPEDNAS Jaga Desa Award 20260
- Wabup Mad Hasnurin Apresiasi 80 Tahun Pengabdian dan Peran Muslimat NU 0
- Bupati Lampung Barat Audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta0
Sementara itu, rombongan KDMP terdiri dari 2
orang PMO dan 10 orang BA dari berbagai kecamatan.
Dalam kesempatan itu, Parosil menegaskan bahwa
pemerintah daerah akan mengawal penuh pelaksanaan KDMP agar berjalan optimal
dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Intinya kita kawal bersama KDMP sebagai
program Presiden agar ke depan berjalan dengan baik, bermanfaat, mampu
menciptakan lapangan pekerjaan, dan menumbuhkan perekonomian masyarakat,”
ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan
tim PMO dan BA yang dinilai penting dalam memperkuat koordinasi serta
implementasi program Asta Cita sebagai bagian dari agenda strategis nasional.
Menurutnya, koperasi KDMP bersifat terbuka
untuk seluruh masyarakat dengan mekanisme iuran wajib dan iuran pokok yang ditentukan
melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini
sangat bergantung pada sinergi semua pihak, termasuk peran aktif PMO dan BA di
lapangan.
“BA dan PMO berperan memberikan pendampingan
berupa masukan dan saran. Saya minta agar seluruh hambatan yang ada di lapangan
dapat diidentifikasi dengan baik, karena itu merupakan tantangan yang harus
kita tindak lanjuti bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Perwakilan BA Kecamatan Pagar
Dewa, Agung Widodo, memaparkan perkembangan pembangunan gerai KDMP di Kabupaten
Lampung Barat.
Ia menjelaskan, dari total 135 desa, telah
dibangun 84 gerai KDMP dengan rincian 7 desa telah mencapai progres 100 persen,
21 desa pada tahap 50 persen, 37 desa berada pada progres 25–50 persen, dan 19
desa masih di bawah 25 persen.
Agung juga menyampaikan apresiasi atas dukungan
penuh pemerintah daerah, termasuk hibah lahan milik pemerintah untuk
pembangunan gerai KDMP.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati
Lampung Barat yang telah memberikan arahan dan dukungan nyata, termasuk
pemanfaatan aset pemerintah untuk pembangunan 15 gerai KDMP di 15 kecamatan,”
ungkapnya.
Lebih lanjut, pihaknya berharap pemerintah
daerah dapat terus memperkuat dukungan melalui instruksi kepada seluruh
pemangku kepentingan agar program KDMP dapat berjalan lebih optimal dan
memberikan dampak signifikan bagi perekonomian desa.
Dalam pelaksanaannya, BA memiliki tugas utama
melakukan pendampingan administrasi koperasi, memfasilitasi kerja sama usaha,
serta mengawasi progres pembangunan gerai di wilayah masing-masing.
Sementara itu, PMO berperan dalam pengelolaan
proyek secara menyeluruh, termasuk perencanaan, koordinasi lintas sektor,
monitoring dan evaluasi, serta memastikan program berjalan sesuai target dan
standar yang telah ditetapkan.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, PMO,
dan BA, diharapkan KDMP di Kabupaten Lampung Barat mampu berkembang menjadi
penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]










3.jpg)