- Tidur Panjang Sang Raksasa: Ketika Krakatau Diam, Sebelum Ia Mengamuk
- Presiden Buka Munas HIPMI XVIII di Lampung
- Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir Pesisir Barat
- Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
- Pemkab Tanggamus Tegaskan SPMB 2026 Bersih dari Titipan dan Pungli
- Lampung Siap Jadi Tuan Rumah Munas HIPMI
- Bupati Pesisir Barat Tinjau Kesiapan RSUD KH. Muhammad Thohir Jelang Kunker Presiden RI
- Bupati Lampung Utara Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
- Audiensi ke Kemendagri, Bupati Ela Dorong Lampung Timur Masuk Prioritas Program WEFSRID
- Bupati Ela Siti Nuryamah Dorong Desa Penyangga Way Kambas jadi Pusat Ekonomi Berkelanjutan
Gubernur Lampung Dorong UMKM Bersertifikat Halal Tembus Pasar Ekspor Global

BANDAR LAMPUNG, MFH, – Gubernur Provinsi Lampung,
Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmennya untuk mendorong produk-produk
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersertifikat halal dari Lampung agar
mampu menembus pasar ekspor global. Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka
Rapat Koordinasi Fasilitasi Sertifikasi Halal di Hotel Novotel, Jumat
(1/8/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur
Mirza menyatakan bahwa percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM merupakan
bagian dari ikhtiar bersama untuk menjamin produk yang aman dan sesuai syariat,
sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab konstitusional dan moral terhadap
masyarakat.
“Kami akan mendesain bagaimana
produk UMKM kami bisa ekspor. Bantu kami, bantu Pemprov untuk mendorong seluruh
UMKM-UMKMnya mendapatkan sertifikasi halal,” ujar Gubernur Mirza.
Baca Lainnya :
- Gubernur Lampung Lepas Purna Bakti Tina Malinda 0
- Nama Kajari Bandar Lampung Dicatut0
- Peringati Harlah KNPI ke-52, Gubernur Mirza Ajak Pemuda Jadi Motor Penggerak Perubahan0
- PPPK Lampung Resmi Dilantik, Gubernur: Ini Awal Pengabdian kepada Negara0
- Eka Afriana Dicopot dari Jabatan Kadisdikbud Balam0
Gubernur menjelaskan, produk
UMKM asal Lampung yang telah bersertifikat halal memiliki peluang besar untuk
memasuki pasar luar negeri, khususnya ke negara-negara yang memberikan insentif
dan tarif ekspor ringan seperti Vietnam, Korea Selatan, Australia, Pakistan,
China, dan Jepang.
Sebagai provinsi penghasil
pangan nasional seperti jagung, beras, dan singkong, Lampung memiliki potensi
besar. Dari sekitar 490.000 UMKM yang ada, mayoritas bergerak di sektor makanan
dan menyumbang sekitar 60 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Menurut Gubernur, tantangan ke depan adalah memastikan produk unggulan daerah
tersebut mampu bersaing tidak hanya di pasar nasional, tetapi juga menembus
pasar global.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan
Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut,
menyampaikan bahwa Rakor ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BPJPH
dengan pemerintah daerah dalam mempercepat sertifikasi halal.
“Saat ini, terdapat 225.852
produk di Lampung yang telah bersertifikat halal, dengan total 145.213
sertifikat halal yang telah diterbitkan. Lampung menjadi salah satu provinsi
yang menunjukkan kemajuan paling signifikan dalam hal ini,” ungkap Haikal.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan daerah kini tidak hanya
diukur dari capaian penurunan stunting, inflasi daerah, atau peningkatan
produktivitas, tetapi juga dari kemajuan dalam sertifikasi halal.
“Kami telah audiensi dengan Mendagri, dan disepakati bahwa integrasi
program Jaminan Produk Halal akan menjadi bagian dari prioritas pembangunan
daerah,” pungkasnya. [MFH/**]











3.jpg)