- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
- Hadapi Ketidakpastian Global, Pemprov Lampung Susun Skema Kebijakan dan Prioritas APBD 2026
Bupati Parosil Mabsus Sambangi Korban Kebakaran di Belalau, Sampaikan Duka dan Harapan

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Musibah
kebakaran menghanguskan tiga unit rumah panggung di Pemangku Tiga Surabaya,
Pekon Kenali, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, pada Senin
(23/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Peristiwa ini menyisakan duka
mendalam bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta
benda mereka.
Tiga rumah yang terdampak
masing-masing milik Sopian (65), seorang pensiunan PNS, Kriston Riyadi (50),
seorang PNS, serta Tamhudi (65), juga pensiunan PNS.
Baca Lainnya :
- Sekura Cakak Buah Tetap Lestari, Bupati Parosil Ajak Semua Lapisan Jaga Warisan Budaya Lambar0
- Wabup Mad Hasnurin Sebut Pesta Sekura Merupakan Identitas Masyarakat Lampung Barat0
- Bupati Harapkan Gen Z Terus Komitmen Lestarikan Seni dan Budaya Khas Lampung Barat0
- Pemkab Lampung Barat Terbitkan Surat Edaran BHR untuk Driver Online dan THR bagi Pekerja 20260
- Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar di Taman Kota Liwa 0
Dua rumah milik Sopian dan Kriston
habis terbakar tanpa sisa, sementara rumah Tamhudi mengalami kerusakan cukup
parah di bagian dinding.
Menurut keterangan saksi, api
pertama kali terlihat dari dapur rumah Sopian. Dalam waktu singkat, kobaran api
membesar dan menjalar ke rumah di sebelah kiri dan kanan.
Material rumah yang sebagian besar
terbuat dari kayu membuat api begitu cepat melahap bangunan.
Saat kejadian, ketiga rumah dalam
keadaan kosong karena pemiliknya sedang mudik dan berwisata.
Upaya pemadaman berlangsung
dramatis selama dua jam. Empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab
Lampung Barat dikerahkan, dibantu personel BPBD, Satpol PP, TNI-Polri, aparat
pekon, serta masyarakat setempat.
Api akhirnya berhasil dipadamkan
sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Meski demikian, kerugian materi
diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Rumah Sopian dan Kriston
masing-masing ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp450 juta, sementara
kerusakan rumah Tamhudi diperkirakan mencapai Rp125 juta.
Sehari setelah kejadian, Selasa
(24/3/2026), Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, turun langsung ke lokasi
untuk menemui para korban.
Kehadiran orang nomor satu di
Lampung Barat itu membawa harapan sekaligus penguatan bagi keluarga yang tengah
dirundung duka.
Dalam nuansa haru, Parosil
menyampaikan belasungkawa mendalam.
Ia berusaha menguatkan keluarga
korban agar tetap tabah menghadapi cobaan ini.
“Kami turut berbela sungkawa dan
berduka cita. Di tengah kebahagiaan, justru datang musibah. Semoga keluarga
yang terkena musibah diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran,” ujarnya
dengan empati.
Parosil juga menyerahkan bantuan
awal kepada korban. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut adalah bentuk
kepedulian pemerintah daerah, meskipun nilainya mungkin tidak sebanding dengan
kerugian yang dialami.
“Jangan dilihat dari nilainya, ini
adalah wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Untuk bantuan lanjutan
masih kami koordinasikan dengan dinas sosial,” tambahnya.
Di akhir kunjungannya, Parosil
mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama
sebelum meninggalkan rumah.
“Mari kita lebih
berhati-hati. Pastikan kompor, listrik, dan hal-hal yang berpotensi menyebabkan
kebakaran sudah dalam kondisi aman sebelum bepergian,” pesannya.
[MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)