- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
- Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI Berlangsung Khidmat
- Kemenag Kota Bandar Lampung Gelorakan Nasionalisme lewat Upacara HUT ke-81 RI
- HUT RI ke-81, Momentum Refleksi Perjalanan Bangsa dan Solidaritas di Tengah Bencana
- Ketua DWP Kemenag Bandar Lampung Upacara HUT ke-81 RI di Kantor Wali Kota
- Erwinto: Satker Kemenag Bandar Lampung Harus Bergerak Satu Arah dan Taat Regulasi
- Sekdaprov Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung
- Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan jadi Perekat Bangsa
- Bupati Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Lampung Timur
BAZNAS Tanggamus Siapkan Program Nelayan Berdaya, DKP Diminta Data Penerima

TANGGAMUS, MFH,-- Badan Amil Zakat Nasional
(BAZNAS) Kabupaten Tanggamus mulai mengarahkan program pendistribusian zakat
kepada masyarakat nelayan melalui program Nelayan Berdaya dengan tagline
"Dari Zakat Laut Menjadi Sumber Harapan." Program tersebut
direncanakan berupa bantuan alat tangkap, mesin perahu, jaring hingga paket
sembako bagi nelayan kurang mampu.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, BAZNAS
menggandeng Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Tanggamus guna mendata
calon penerima di sembilan kecamatan pesisir. Pembahasan program itu dilakukan
saat Ketua BAZNAS Tanggamus, Ibnu Nizar, mengunjungi Kantor DKP Tanggamus,
Selasa, 23 Juni 2026.
Ibnu Nizar mengatakan, sebelum program
dijalankan pihaknya ingin bertemu dengan kelompok atau organisasi nelayan agar
bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
Baca Lainnya :
- Bupati Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP Dua Kali Berturut-turut0
- Polsek Pulau Panggung Ungkap Pencurian Puluhan TKP di Ulu Belu0
- Wabup Soroti Kerusakan WC dan Saluran Pembuangan di RSUD Batin Mangunang0
- Polres Tanggamus Kerahkan 30 Personel Amankan Pemulangan Jamaah Haji Kloter 19 JKG0
- Nama Bupati Tanggamus Terus Dikaitkan, Kuasa Hukum: Jangan Hakimi Tanpa Dasar Hukum0
"Sekarang segmennya akan kita arahkan ke
nelayan. Kita ingin bertemu dengan pengurus atau kelompok nelayan supaya tahu
kebutuhan mereka. Bentuk bantuannya bisa jaring, alat tangkap, mesin atau
bentuk lain yang memang dibutuhkan. Kalau belum memungkinkan, minimal sembako
untuk membantu saat mereka tidak melaut," kata Ibnu Nizar.
Menurutnya, BAZNAS masih menghitung kemampuan
anggaran yang tersedia sehingga jenis bantuan akan disesuaikan dengan hasil
pendataan yang dilakukan bersama DKP.
"Kalau diberikan uang, khawatir tidak
digunakan untuk kebutuhan keluarga. Karena itu kita lebih memilih bantuan dalam
bentuk barang atau kebutuhan pokok yang manfaatnya langsung dirasakan,"
ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Tanggamus, Darma, menyambut baik langkah BAZNAS yang mulai
memberikan perhatian kepada sektor perikanan melalui Program Nelayan Berdaya.
Ia menjelaskan, selain memiliki nelayan di
sembilan kecamatan pesisir, Tanggamus juga memiliki pembudidaya ikan di hampir
seluruh kecamatan serta pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.
"Kami sangat berterima kasih karena BAZNAS
mau masuk ke segmen nelayan. Ini sejalan dengan upaya percepatan pengentasan
kemiskinan yang sedang kami dorong bersama pemerintah daerah," ujar Darma.
Darma mengungkapkan, berdasarkan data yang
sedang disusunnya terdapat 76 wilayah pesisir di sembilan kecamatan yang
berisiko masuk kategori miskin ekstrem apabila tidak segera mendapat intervensi
program.
"Secara administrasi mereka memang belum
masuk kategori miskin ekstrem. Tetapi kalau tidak disentuh dengan program
pemberdayaan, saya khawatir beberapa tahun ke depan kondisinya akan semakin
berat," katanya.
Ia menambahkan, sebagian besar masyarakat
pesisir merupakan buruh nelayan dengan pendapatan yang tidak menentu. Karena
itu, bantuan dari berbagai pihak dinilai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan
kesejahteraan mereka.
Melalui Program Nelayan Berdaya dengan tagline
"Dari Zakat Laut Menjadi Sumber Harapan," BAZNAS dan DKP Tanggamus
berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban ekonomi nelayan,
tetapi juga menjadi langkah awal pemberdayaan masyarakat pesisir agar lebih
mandiri dan sejahtera. [MFH/Din/rils]











3.jpg)